INDOPOSCO.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai (BC) Riau dan Bea Cukai Bengkalis, bekerja sama dengan Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti gagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan internasional Malaysia-Meranti, pada Senin (27/4/2026).
Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis, Novryansyah menjelaskan penindakan narkotika ini bermula pada Minggu (26/4/2026) ketika petugas Bea Cukai Bengkalis mendapatkan informasi akan adanya pengiriman narkotika dalam jumlah besar dari Batu Pahat, Malaysia.
Menurutnya, Bea Cukai kemudian bersinergi dengan Polres Kepulauan Meranti membentuk tim gabungan dan melaksanakan patroli laut, menggunakan dua kapal patroli Bea Cukai Bengkalis dan satu armada Satresnarkoba dan Polair Polres Kepulauan Meranti.
“Pada Senin (27/4/2026), tim gabungan menghadang speedboat target yang melintas di Perairan Selat Akar,” ujar Novryansyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026).
Ia mengungkapkan, upaya penindakan tersebut pada awalnya tak berjalan mulus. Semula target sempat memberikan perlawanan dengan mencoba menabrak kapal patroli meski sudah diberikan tembakan peringatan, tetapi tim gabungan akhirnya dapat mengamankan speedboat target.
“Penindakan ini menegaskan sinergitas dan ketegasan aparat dalam memutus rantai peredaran narkotika di Indonesia,” tegas Novryansyah.
Ia menyebut, dari hasil penggeledahan speedboat, tim gabungan menemukan barang bukti berupa 17 paket besar sabu dalam tas jinjing hitam, 10 paket besar sabu dalam tas plastik biru, 260 buah cartridge yang diduga mengandung Etomidate, serta 2 unit handphone. Tim gabungan juga mengamankan dua orang pria yang bertindak sebagai kurir laut, yakni M (26) dan S (38).
Diperkirakan, penindakan ini berhasil menyelamatkan sekitar 135.260 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, penindakan ini berpotensi menghemat anggaran negara untuk biaya rehabilitasi kesehatan sebesar Rp120,68 miliar.
“Saat ini, tersangka dan seluruh barang bukti telah kami serahkan ke Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti untuk pengembangan lebih lanjut. Bea Cukai akan terus meningkatkan pengawasan dan memperkuat sinergi antarlembaga demi menjaga keamanan serta kedaulatan negara dari ancaman barang-barang berbahaya,” ujar Novryansyah.(ipo)











