• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Isu PT 20 dan Nol Persen Pertarungan Merebut Kekuasaan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 19 Desember 2021 - 21:53
in Nasional
pt 0 persen

Pengamat Politik Ujang Komarudin

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Isu Presidential Threshold (PT) atau ambang batas kembali muncul menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024. Kali ini, ambang batas yang diusulkan nol persen.

Pengamat Politik, Ujang Komarudin menilai pertarungan ambang batas 20 persen dan nol persen lebih dominan untuk pertarungan demi kekuasaan, bukan kepentingan rakyat semata.

BacaJuga:

Prabowo Pastikan Mekanisme Penunjukan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Hardiknas 2026: Ary Ginanjar Raih Lencana Emas, Jatim Percepat Mesin Talenta

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Jika ambang batas nol persen, nilai kapasitas partai yang besar tidak berpengaruh terhadap pengusungan calon presiden. Namun saat ini yang berlaku 20 persen, parati besar seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), memiliki peran lebih dalam menentukan calon.

Baca Juga : Demokrat Nilai PT 0 Persen Sesuai Iklim Demokrasi di Indonesia

“Pertarungan kekuasaan. PDIP tak mau nol persen. Jika nol persen, partai besar seperti PDIP tak akan berpengaruh besar dalam soal pencapresan. Karena partai-partai kecil pun bisa ajukan Capres. Lalu, Capres yang diajukan partai kecil itu bisa saja menang melawan partai besar itu,” katanya saat dihubungi, Minggu (19/12/2021).

Ia mengatakan, ambang batas dengan nol persen akan menimbulkan banyak pasangan calon kepala negara atau kepala daerah yang bermunculan. KArena semua partai dapat mengusung tanpa ada aturan batas kursi legislator.

“PT nol persen bagus-bagus saja. Agar banyak muncul capres alternatif. Semakin banyak capres semakin bagus. Karena rakyat diberikan banyak pilihan,” ujarnya.

Baca Juga : Idealnya PT 30 Persen agar Berjalan Seiring dengan Multi Partai Sederhana

Selama ini, kata dia, ambang batas yang berlaku dengan 20 persen, calon yang diusung ditentukan oleh oligarki. Calon yang muncul merupakan kehendak partai, bukan kehendak rakyat. Pemilih hanya disodorkan pilihan yang sudah ditentukan partai.

“PT 20 persen capresnya hanya itu-itu saja. Karena dikuasai oligarki. Sedangkan jika nol persen, banyak dari kalangan rakyat yang akan maju jadi capres,” terangnya.

Ia menduga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) mengenai ambang batas. Mengingat, Presiden Jokowi di back up oleh partai besar seperti PDIP.

Ditambah, PDIP saat ini sudah mengeluarkan stetmen atas ketidaksepakatannya terhadap ambang batas nol persen.

“Sepertinya tak mungkin Jokowi keluarkan Perpu. Karena pemerintahan Jokowi diback up oleh koalisi besar. Dimana PDIP sebagai pendukung utama Jokowi, tak akan mau PT nya nol persen. Karena jika PT nol, maka partai besar, salah satunya PDIP tak akan berpengaruh lagi dalam penentuan capres dan partai kecil bisa saja menang dalam Pilpres,” jelasnya.

Di sisi lain juga, Mahkamah Kontitusi (MK) sudah pernah menolak Judicial review beberapa kali. Artinya, aturan ambang batas 20 persen dinilai tidak mengganggu demokrasi.

“Terkait ini MK sudah puluhan kali menolak. Artinya MK tak mau nol persen. Dalam pandangan MK, 20 persen bukan berarti tak demokratis. Saya sih ingin nol persen. Tapi sepertinya sulit bisa direalisasikan,” paparnya. (son)

Tags: pemilupilprespolitikPresidential ThresholdPT 0 Persen

Berita Terkait.

bowo
Nasional

Prabowo Pastikan Mekanisme Penunjukan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:11
ary
Nasional

Hardiknas 2026: Ary Ginanjar Raih Lencana Emas, Jatim Percepat Mesin Talenta

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:23
Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”
Nasional

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:31
Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!
Nasional

Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:55
Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan
Nasional

Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31
99 Persen Kader Internal Isi Kepengurusan Baru, Jazuli: PB Mathla’ul Anwar Siap Melesat Lebih Tinggi
Nasional

51 Jemaah Haji Ilegal Ditangkap di Soetta Selama April – Mei 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:32

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3689 shares
    Share 1476 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.