• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jelang Hari AIDS Sedunia, UNAIDS Soroti Rendahnya Akses Pengobatan di Indonesia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 30 November 2021 - 19:43
in Nasional
unaids

UNAIDS Indonesia Country Director, Krittayawan Boonto (kanan), pada Ngobrol@Tempo - World AIDS Day 2021, Press Briefing “End Inequalities, End AIDS, End Pandemics", Selasa (30/11/2021). Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Gabungan PBB Untuk HIV/AIDS (UNAIDS) mengeluarkan peringatan, jika para pemimpin gagal mengatasi ketidaksetaraan dan langkah-langkah transformatif yang diperlukan untuk mengakhiri AIDS, dunia akan terus terjebak dalam krisis covid-19 dan tetap tidak siap menghadapi pandemi yang akan datang.

“Masih ada jutaan orang di dunia yang tertinggal dalam respon HIV karena ketimpangan sosial,” kata UNAIDS Indonesia Country Director, Krittayawan Boonto, pada Ngobrol@Tempo – World AIDS Day 2021, Press Briefing “End Inequalities, End AIDS, End Pandemics”, Selasa (30/11/2021).

BacaJuga:

Menteri Wihaji Gandeng BRI Bedah Rumah Keluarga Berisiko Stunting di Bandung Barat

Pertamina UMK Academy 2026 Dorong UMK Binaan Berkembang dan Berdaya Saing

Super El Nino 2026–2027 Mengintai, Kemarau Panjang dan Panas Ekstrem Ancam Indonesia

“Hal ini semakin diperparah dengan adanya pandemi covid-19. Kegagalan untuk meningkatkan capaian baik layanan pencegahan, tes dan pengobatan HIV akan mengakibatkan 7,7 juta kematian selama dekade ini,” tambah Krittayawan.

Ungkapan peringatan tersebut muncul dalam laporan terbaru yang diluncurkan UNAIDS dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia 1 Desember besok, yang berjudul “Unequal, unprepared, under threat: why bold action against inequalities is needed to end AIDS, stop Covid-19 and prepare for future pandemics”.

Peluncuran laporan ini dilakukan UNAIDS Indonesia bersama Kementerian Kesehatan RI dan Jaringan Indonesia Positif di acara Tempo Press Briefing, Selasa (30/11/2021).

Beberapa negara, termasuk negara dengan angka HIV tertinggi, telah berhasil membuat kemajuan yang luar biasa melawan AIDS. Namun capaian itu tidak merata, sehingga secara global masih terjadi 1,5 juta infeksi HIV baru di tahun 2020, dimana 31% terjadi di kalangan orang muda berusia 15-24 tahun.

Pada tahun 2020, diestimasikan ada 37,7 juta orang hidup dengan HIV di dunia, 15% diantaranya atau 5,8 juta orang tinggal di kawasan Asia dan Pasifik.

Tahun ini menandai 40 tahun pertamakalinya kasus AIDS dilaporkan. Sejak itu, data UNAIDS menunjukkan ada kemajuan besar, terutama pada perluasan akses ke pengobatan. Pada Juni 2021, sebanyak 28,2 juta orang telah mengakses pengobatan HIV, naik dari 7,8 juta pada 2010.

Namun, sayangnya, cakupan pengobatan HIV di Indonesia belum mencapai target.

“Saat ini diperkirakan ODHIV di Indonesia mencapai 543.100 orang, sampai dengan September 2021 sebanyak 378.446 diantaranya telah ditemukan. Namun, diantara ODHIV itu baru 149.833 yang mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) dan 48.588 ODHIV mengalami supresi viral load. Angka infeksi HIV baru di Indonesia mulai mengalami penurunan, namun masih di level yang cukup tinggi yakni 27.580 infeksi baru pada tahun 2020. Tentunya di tengah pandemi Covid-19 saat ini, isu HIV AIDS tidak boleh luput dari perhatian sehingga capaian Indonesia akan lebih baik lagi,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, pada acara yang sama.

Covid-19 melemahkan respon AIDS di banyak tempat. Jumlah tes HIV menurun secara merata, dan sedikit orang yang hidup dengan HIV mulai melakukan pengobatan pada tahun 2020 di 40 dari 50 negara yang melapor ke UNAIDS.

“Pandemi covid-19 menjadi situasi yang sangat berat bagi komunitas orang yang hidup dengan HIV dan populasi kunci yang rentan terhadap HIV. Menghadapi krisis seperti ini membuat organisasi komunitas langsung sigap mendukung kebutuhan komunitas orang dengan HIV dan populasi kunci. Kami bekerja untuk memastikan akses pengobatan HIV tidak berhenti, kami berupaya agar orang dengan HIV mendapatkan akses yang setara terhadap vaksin COVID-19, dan kami melakukan monitoring dan advokasi hak-hak mereka terpenuhi,” ucap Meirinda Sebayang, Ketua Sekretariat Nasional Jaringan Indonesia Positif.

Empat dekade dari respons AIDS telah memberikan pelajaran yang dapat menjadi manfaat bagi respons covid-19 dan pandemi lainnya di masa depan. Laporan UNAIDS mengkaji lima elemen penting yang menjadi pelajaran dari respons HIV, yang harus diaplikasikan pada respons covid-19 maupun pandemi lainnya.

Baca Juga: 200 Napi di Lapas Kelas IIA Tangerang Ikuti Screening HIV/AIDS

Lima elemen penting itu adalah; Respons yang dipimpin komunitas, Akses yang setara terhadap obat dan teknologi kesehatan, Dukungan terhadap garda terdepan, Respons yang berbasis hak asasi manusia, dan Sistem data yang dapat mendeteksi ketimpangan

Laporan UNAIDS menunjukkan, negara yang memiliki hasil terbaik dalam respons HIV, adalah negara yang melibatkan komunitas dan memiliki sistem kesehatan yang kuat dan inklusif. Sedangkan wilayah dengan kesenjangan sumber daya, memiliki pendekatan hukum yang punitif, dan tidak menggunakan pendekatan berbasis hak untuk kesehatan, akan bernasib buruk.

“Kita sadar bahwa tindakan yang kita perlukan untuk mengakhiri AIDS juga akan membantu kita menghentikan pandemi masa depan. Kita punya alat untuk melakukannya: kita punya strategi dan komitmen di tingkat global. Kita harus bekerja sama untuk menerjemahkannya ke dalam komitmen nasional dan aksi lokal. Jika sukses, hasilnya akan kita dapatkan dalam hal kesehatan, pembangunan manusia, serta ekonomi,” pungkas Krittayawan. (arm)

Tags: hari aids seduniahiv/aidsKrittayawan Boontopandemi covid-19unaids

Berita Terkait.

wihaji
Nasional

Menteri Wihaji Gandeng BRI Bedah Rumah Keluarga Berisiko Stunting di Bandung Barat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:33
pertamina
Nasional

Pertamina UMK Academy 2026 Dorong UMK Binaan Berkembang dan Berdaya Saing

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:13
air
Nasional

Super El Nino 2026–2027 Mengintai, Kemarau Panjang dan Panas Ekstrem Ancam Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:26
kkp
Nasional

KKP Accelerate Sertifikasi Awak Kapal Perikanan Lewat Modernisasi Pelatihan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42
atr
Nasional

Kemen ATR/BPN Siapkan RUU Reforma Agraria Guna Urai Kebuntuan Hukum Konflik Pertanahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:30
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Mitigasi Risiko Bencana Wajib Masuk Perencanaan Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:10

OLAHRAGA

nurisa
Olahraga

Nurisa Dian Ukir Sejarah! Emas Panahan Pertama Indonesia di Asian Games

Editor Laurens Dami
Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:56

INDOPOSCO.ID - Sebuah anak panah melesat, menancap di sasaran, lalu mengubah sejarah panahan Indonesia di Asian Games. Nurisa Dian Ashrifah...

SelengkapnyaDetails
made

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10
gp

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Rabu, 30 September 2026 - 21:11
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3918 shares
    Share 1567 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1130 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.