• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ritual Bersih Nagari HUT Tulungagung Digelar Tanpa Arak-arakan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 19 November 2021 - 03:39
in Nusantara
ruwatan

Sepasang remaja berpakaian adat yang dianalogikan sebagai keluarga bangsawan, diiringi belasan dayang-dayang dan sepasukan kerajaan, berjalan memasuki halaman pendopo dalam tradisi ruwatan bersih nagari di Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (18/11/2021). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ritual bersih nagari memperingati HUT Ke-816 Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis, digelar dengan pembatasan sosial untuk mencegah kerumunan masyarakat, termasuk tanpa arak-arakan.

Sebelum pandemi, ritual itu biasanya membuat berjubel penonton dan berlangsung perebutan “bucengan” di sesi “purak tumpeng agung”.

BacaJuga:

Bea Cukai Hadiri Pemusnahan 4,989 Kilogram Sabu di BNNP Aceh

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

“Buceng lanang” dan “buceng wadon” yang berisi aneka hasil bumi serta makanan dan lauk-pauk dikemas menyerupai tumpeng besar tetap ada dalam kegiatan itu, sebagai syarat ritual bersih nagari.

Namun, sepasang tumpeng besar yang diusung menggunakan dua pikap dan diiringi beberapa rombongan tokoh masyarakat serta perangkat berpakaian adat itu hanya dibawa secara simbolis dari depan kompleks pendopo kabupaten setempat menuju ke pendopo yang berjarak hanya 100-an meter.

“Perubahan atau pembatasan seremoni kegiatan ini dilakukan untuk mencegah kerumunan yang bisa memicu penularan Covid-19,” kata Juru Bicara Pemkab Tulungagung Mugiyanto seperti dikutip Antara, Kamis (18/11/2021).

Tak hanya memotong susunan kegiatan dengan meniadakan pawai sepanjang 3 km dari depan kantor Pemkab Tulungagung menuju pendopo, seluruh peserta dan tamu undangan diharuskan menggunakan masker.

Warga yang ingin melihat susunan ritual bersih nagari juga tidak diperkenankan masuk lingkungan pendopo.

Hanya tamu undangan serta awak media yang diperkenankan masuk lokasi. Itu juga dengan pembatasan gerak peliputan demi meminimalkan resiko kerumunan.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo yang memimpin langsung jalannya kegiatan adat itu mengatakan tradisi bersih nagari tetap diselenggarakan biarpun dalam situasi pandemi sebagai bentuk pelestarian budaya dan syukur kepada Tuhan.

“Apa yang sudah kita rintis bertahun-tahun ini wajib kita syukuri dan kita kembangkan lebih baik,” katanya.

Alunan gamelan yang lembut dan aroma pekat kemenyan mengiringi jalannya peringatan ini. Peringatan ini diawali dengan iring-iringan pataka yang diikuti dengan “buceng lanang” dan “buceng wadon”.

Baca Juga: Wagub Banten Berharap Tradisi “Keceran” Jadi Event Nasional

“Buceng lanang” berisi tumpeng setinggi kurang lebih 1,5 meter, lengkap dengan lauk berupa sayur dan ingkung, sedangkan “buceng wadon” berisi hasil bumi berupa sayuran, umbi, bumbu dapur dan buah-buahan.

Berlainan dengan peringatan sebelumnya, dalam”buceng wadon” kali ini tak ada buah impor, semua berawal dari Kabupaten Tulungagung.

Setelah didoakan, kedua”buceng” itu diperebutkan oleh warga yang ada di dalam pendopo. Ritual bersih nagari dalam rangka memeringati HUT Kabupaten Tulungagung dulu diselenggarakan pada 1 April hingga tahun 2000.

Namun momentum hari jadi kemudian digeser menjadi 18 November setelah Pemkab Tulungagung dengan bantuan tim peneliti yang terdiri atas akademisi, budayawan dan pemerhati sejarah merumuskan bahwa dasar atau pangkal jejak sejarah Tulungagung ditandai dengan Prasasti Lawadan yang dibuat pada 18 November, 816 tahun silam. (mg4)

Tags: Arak-arakanHUT TulungagungRitual Bersih Nagari

Berita Terkait.

Rahmat-Priyandoko
Nusantara

Bea Cukai Hadiri Pemusnahan 4,989 Kilogram Sabu di BNNP Aceh

Senin, 20 April 2026 - 12:10
Tournament
Nusantara

Surabaya Jadi Barometer Mind Sport Nasional! Turnamen Domino HGI Berlangsung Meriah

Minggu, 19 April 2026 - 13:30
Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    837 shares
    Share 335 Tweet 209
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.