• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Ritual Bersih Nagari HUT Tulungagung Digelar Tanpa Arak-arakan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 19 November 2021 - 03:39
in Daerah
ruwatan

Sepasang remaja berpakaian adat yang dianalogikan sebagai keluarga bangsawan, diiringi belasan dayang-dayang dan sepasukan kerajaan, berjalan memasuki halaman pendopo dalam tradisi ruwatan bersih nagari di Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (18/11/2021). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ritual bersih nagari memperingati HUT Ke-816 Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis, digelar dengan pembatasan sosial untuk mencegah kerumunan masyarakat, termasuk tanpa arak-arakan.

Sebelum pandemi, ritual itu biasanya membuat berjubel penonton dan berlangsung perebutan “bucengan” di sesi “purak tumpeng agung”.

BacaJuga:

Bea Cukai Sita 10,85 Juta Batang Rokok Ilegal dari Kapal di Perairan Aceh Utara

Bawa Tortor ke Turki, Sanggar Seni Binaan Tambang Emas Martabe Tampil di 2 Festival Internasional

Komisioner KI Banten Dituding Tak Berpengalaman, KI Beberkan Rekam Jejak 4 Komisioner dan 1 Nama Tak Disebut

“Buceng lanang” dan “buceng wadon” yang berisi aneka hasil bumi serta makanan dan lauk-pauk dikemas menyerupai tumpeng besar tetap ada dalam kegiatan itu, sebagai syarat ritual bersih nagari.

Namun, sepasang tumpeng besar yang diusung menggunakan dua pikap dan diiringi beberapa rombongan tokoh masyarakat serta perangkat berpakaian adat itu hanya dibawa secara simbolis dari depan kompleks pendopo kabupaten setempat menuju ke pendopo yang berjarak hanya 100-an meter.

“Perubahan atau pembatasan seremoni kegiatan ini dilakukan untuk mencegah kerumunan yang bisa memicu penularan Covid-19,” kata Juru Bicara Pemkab Tulungagung Mugiyanto seperti dikutip Antara, Kamis (18/11/2021).

Tak hanya memotong susunan kegiatan dengan meniadakan pawai sepanjang 3 km dari depan kantor Pemkab Tulungagung menuju pendopo, seluruh peserta dan tamu undangan diharuskan menggunakan masker.

Warga yang ingin melihat susunan ritual bersih nagari juga tidak diperkenankan masuk lingkungan pendopo.

Hanya tamu undangan serta awak media yang diperkenankan masuk lokasi. Itu juga dengan pembatasan gerak peliputan demi meminimalkan resiko kerumunan.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo yang memimpin langsung jalannya kegiatan adat itu mengatakan tradisi bersih nagari tetap diselenggarakan biarpun dalam situasi pandemi sebagai bentuk pelestarian budaya dan syukur kepada Tuhan.

“Apa yang sudah kita rintis bertahun-tahun ini wajib kita syukuri dan kita kembangkan lebih baik,” katanya.

Alunan gamelan yang lembut dan aroma pekat kemenyan mengiringi jalannya peringatan ini. Peringatan ini diawali dengan iring-iringan pataka yang diikuti dengan “buceng lanang” dan “buceng wadon”.

Baca Juga: Wagub Banten Berharap Tradisi “Keceran” Jadi Event Nasional

“Buceng lanang” berisi tumpeng setinggi kurang lebih 1,5 meter, lengkap dengan lauk berupa sayur dan ingkung, sedangkan “buceng wadon” berisi hasil bumi berupa sayuran, umbi, bumbu dapur dan buah-buahan.

Berlainan dengan peringatan sebelumnya, dalam”buceng wadon” kali ini tak ada buah impor, semua berawal dari Kabupaten Tulungagung.

Setelah didoakan, kedua”buceng” itu diperebutkan oleh warga yang ada di dalam pendopo. Ritual bersih nagari dalam rangka memeringati HUT Kabupaten Tulungagung dulu diselenggarakan pada 1 April hingga tahun 2000.

Namun momentum hari jadi kemudian digeser menjadi 18 November setelah Pemkab Tulungagung dengan bantuan tim peneliti yang terdiri atas akademisi, budayawan dan pemerhati sejarah merumuskan bahwa dasar atau pangkal jejak sejarah Tulungagung ditandai dengan Prasasti Lawadan yang dibuat pada 18 November, 816 tahun silam. (mg4)

Tags: Arak-arakanHUT TulungagungRitual Bersih Nagari

Berita Terkait.

bc
Daerah

Bea Cukai Sita 10,85 Juta Batang Rokok Ilegal dari Kapal di Perairan Aceh Utara

Senin, 2 November 2026 - 14:04
tor
Daerah

Bawa Tortor ke Turki, Sanggar Seni Binaan Tambang Emas Martabe Tampil di 2 Festival Internasional

Senin, 2 November 2026 - 03:33
ki
Daerah

Komisioner KI Banten Dituding Tak Berpengalaman, KI Beberkan Rekam Jejak 4 Komisioner dan 1 Nama Tak Disebut

Minggu, 1 November 2026 - 17:07
tilang
Daerah

Hari Ketujuh Ops Patuh Maung 2026, Polda Banten Kedepankan Edukasi dan Pelayanan Humanis

Minggu, 1 November 2026 - 16:24
Gempa-Kendari
Daerah

Gempa Bumi M2,8 Guncang Kota Kendari di Sultra, Pusat Episenter 14 Km dari Kota

Minggu, 1 November 2026 - 07:49
Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan
Daerah

Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:01

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1807 shares
    Share 723 Tweet 452
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5160 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.