INDOPOSCO.ID – Banjir yang menggenangi tiga kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, berangsur-angsur surut. Ketinggian muka air turun secara perlahan.
Kondisi tersebut mendorong sebagian warga yang sempat mengungsi ke Balai Desa Pondok Joyo maupun di Desa Sidomulyo memutuskan kembali ke rumah mereka masing-masing.
“Ada sejumlah warga yang berpindah ke rumah kerabat mereka,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis (11/11/2021).
Baca Juga : BPBD Jember: 577 Rumah Terkena Banjir dan Longsor
Warga yang bertahan maupun yang kembali dari pengungsian disibukkan untuk membersihkan rumah mereka dari sampah yang terbawa banjir.
“Pada siang ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat 864 jiwa masih berada di pengungsian,” beber Abdul.
Baca Juga : Ini Daftar Daerah Rawan Banjir dan Tanah Longsor di Bulan November
Mendukung pelayanan dasar warga yang mengungsi di balai desa maupun masyarakat terdampak, BPBD telah memberikan bantuan makanan dan distribusi air bersih.
Petugas kesehatan tampak memberikan pelayanan kesehatan untuk memastikan kesehatan warganya. Tim gabungan mengoperasikan dapur umum untuk melayani warga yang masih mengungsi.
Banjir melanda sejumlah desa di tiga kecamatan pada, Rabu (10/11/2021). Sejumlah wilayah Kabupaten Jember terdampak, antara lain Desa Manggisan, Patemon dan Darungan (Kecamatan Tanggul), Desa Pondok Joyo, Pondok Dalem dan Sidomulyo (Kecamatan Semboro) serta Desa Gelang dan Sumberagung (Kecamatan Sumber Baru). (dan)











