• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sulap Rumput Menjadi Sedotan, Nasabah Binaan BRI Ini Jadi Pahlawan Lingkungan dan Masyarakat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 10 November 2021 - 20:00
in Ekonomi
Ketua Kelompok Klaster Purun Eco Straw, Hartati

Ketua Kelompok Klaster Purun Eco Straw, Hartati

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di mata Hartati, rumput Purun bukan hanya sekadar tanaman liar. Tanaman bernama latin lepironia articulata sejenis rumput anggota suku teki-tekian (cyperaceae) itu memiliki nilai ekonomi tinggi, karena bisa diolah menjadi sedotan ramah lingkungan.

Hartati mengenang, dahulu di daerah tempat tinggalnya masyarakat memanfaatkan tanaman Purun sebagai bahan dasar membuat tali yang dianyam. Tali dari Purun sangat kuat untuk menahan beban yang berat. Namun seiring berkembangnya zaman, hal itu ditinggalkan.

BacaJuga:

Doulos Hope Hadir di Jakarta, Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran Impor Buku

Jelajahi Wisata Lombok di Pertamina Grand Prix 2026, Pertamina Hadirkan MyPertamina Your Journey Partner

PLN EPI Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Membangun Reputasi

Kendati demikian, Hartati tetap memandang rumput Purun sebagai bahan alam yang bisa bermanfaat banyak bagi perekonomian masyarakat sekitar jika potensinya terus digali. Dia membuktikan hal itu. Hartati bereksperimen dan menelaah, benda apa saja yang bisa diproduksi dari Purun.

“Akhirnya setelah belasan kali bereksperimen saya pikir Purun itu bagus untuk bahan sedotan menggantikan plastik,” ujar warga Desa Dukong, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu lewat saluran telepon.

Bahkan Hartati sudah punya visi jika sedotan ini secara luas diterima pasar, dia akan membuat barang-barang lain dari Purun seperti bingkai foto, tempat tisu, hingga dudukan lampu dan hiasan bunga kering dari bunga Purun.

Berawal dari 2019, Hartati yang dibantu 3 orang rekannya yang berasal dari keluarga dan tetangga, memberanikan diri memproduksi sedotan berbahan dasar Purun. Dia tak menyangka, produk yang ramah lingkungan itu mendapat dukungan pemerintah daerah dan diperkenalkan melalui acara seperti pameran produk asli daerah.

Dengan modal pribadi dan bantuan pemerintah daerah, Hartati bahkan bisa memasarkan sedotan ramah lingkungan berbahan dasar Purun hingga Jakarta, Bali dan Surabaya. Dengan perkembangan tersebut, Hartati mengajak hingga 20 koleganya untuk menjadikan produksi sedotan Purun sebagai usaha sampingan.

“Saat Maret 2020 itu kami tidak menyangka ada pandemi. Padahal kami lagi semangat-semangatnya karena permintaan mulai banyak. Tapi karena pandemi pesanan langganan jadi terhenti. Akhirnya kami sempat berhenti produksi sekitar 7 bulan,” ujarnya.

Akan tetapi cobaan tersebut tak membuat Hartati ‘patah arang’. Dia mulai kembali memproduksi sedotan dari tanaman Purun. Hartati menyebut, permintaan saat ini memang berkurang drastis. Namun bukan berarti harus disikapi dengan pesimistis.

Bayangkan saja, sebelum pandemi pihaknya bisa memproduksi belasan ribu sedotan per hari sedangkan saat ini hanya berkisar 6.000 buah saja. Meski begitu Hartati tetap optimistis. Bahkan dia berangan-angan kelak produknya menembus pasar dunia.

Optimisme Hartati bukan tanpa alasan. Dia melihat kebutuhan akan sedotan begitu tinggi. Di sisi lain, masyarakat global ingin menekan penggunaan plastik. Hartati pun punya cita-cita mulia. Dia ingin warga di daerah tempat tinggalnya lebih berdaya. Tanaman Purun, bisa menjadi penopang ekonomi yang menjanjikan.

Bertemu BRI, Gayung Bersambut
Untuk memulai usahanya kembali, Hartati sadar optimismenya harus ditopang pendanaan atau akses modal yang mumpuni. Gayung pun bersambut, Hartati mendapat suntikan dana dari bank yang dikenal luas giat memberdayakan pelaku UMKM, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Hartati memperoleh kucuran dana sebesar Rp 50 juta melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal itu digunakannya untuk modal awal dan membeli alat-alat produksi. Meski demikian, Hartati mengatakan alat-alat produksinya saat ini masih sangat sederhana dan tradisional.

Sehingga dalam memproduksi sedotan dari bahan dasar hingga siap dipasarkan membutuhkan waktu 4-5 hari. Proses terlama adalah mengeringkan kadar air dari Purun. Usaha tak pernah menghianati hasil, karena keseriusannya Hartati memperoleh perhatian lebih dari manajemen bank dengan jaringan terluas di Tanah Air tersebut.

Bahkan usaha Hartati mendapat kunjungan dari Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani. Dia pun menceritakan kendala yang saat ini dihadapinya dalam mengembangkan usaha. Tak disangka, Handayani menilai prospek dan keseriusan usaha Hartati sangat menjanjikan.

“Saya sangat bersyukur bisa bertemu dan dibantu BRI. Saya nggak menyangka BRI dari awal mencairkan dana dengan mudah dan memberikan pendampingan usaha. Saya juga tidak mengira BRI diam-diam memberikan perhatian, baru-baru ini kami dikunjungi salah satu pimpinan BRI. Beliau menjanjikan kami bisa mendapat pinjaman lagi. Ini penting buat pengembangan usaha kami karena kami ingin membeli oven yang sesuai dengan produksi kami untuk proses pengeringan. Dana Rp 50 juta di awal itu tidak cukup untuk membeli alat produksi yang bagus,” ujar Hartati semakin optimistis.

Usaha Hartati dan koleganya itu pun kini menjadi klaster usaha binaan BRI dengan nama Klaster Purun Eco Straw yang beranggotakan 20 orang. Untuk saat ini, Purun Eco Straw sebagian besar dipasarkan ke hotel di Belitung juga kafe di Jakarta dan Bali.

Dari apa yang dilakukan Hartati tersebut, kini Hartati dianggap sebagai pahlawan lingkungan dan juga bagi masyarakat sekitar, karena telah membukakan lapangan pekerjaan.

Untuk pengembangan usaha ke depan, Hartati sebagai Ketua Kelompok Klaster Purun Eco Straw juga bersedia jika penjualan produk ini dilakukan dengan bantuan re-seller.

Menurut Hartati, selain terkait ekonomi, angannya untuk memberdayakan tanaman Purun adalah agar alam di daerahnya tetap lestari. Masyarakat di sana banyak yang bergantung pada tambang timah tradisional.

Hartati menambahkan, tanaman Purun dapat lebih cepat memulihkan lahan bekas tambang. Hal tersebut dikarenakan, dengan adanya tanaman purun dilokasi bekas tambang akan menyerap unsur logam. Hal itu diketahuinya melalui tes uji coba di laboratorium mili Institut Teknologi Bandung (ITB). Selain itu banyak lahan tidak produktif yang awalnya digunakan untuk sawah, kini dapat digunakan untuk tanaman purun.

“Jika usaha kami semakin besar, kami bisa mendorong masyarakat untuk bisa mengambil manfaat ekonomis dari rumput Purun ini. Sehingga masyarakat bisa lebih melestarikan alam. Dan dengan bantuan BRI ke depan saya yakin Purun Eco Straw bisa mendunia. Karena kebutuhan sedotan ramah lingkungan ini sangat besar. Kami harap kerja sama dengan BRI ini tidak lepas dan bisa terus dijalin. Karena kami membutuhkan dukungan itu untuk terus berkembang,” pungkasnya.(adv)

Tags: Klaster UsahaPemberdayaan UMKMUMKM BangkitUMKM Go Global

Berita Terkait.

Bea Cukai Gresik Musnahkan 9,1 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp13,61 Miliar
Ekonomi

Doulos Hope Hadir di Jakarta, Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran Impor Buku

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:37
Jelajahi Wisata Lombok di Pertamina Grand Prix 2026, Pertamina Hadirkan MyPertamina Your Journey Partner
Ekonomi

Jelajahi Wisata Lombok di Pertamina Grand Prix 2026, Pertamina Hadirkan MyPertamina Your Journey Partner

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:17
epi
Ekonomi

PLN EPI Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Membangun Reputasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:15
arya
Ekonomi

Pertamina Dorong Homestay Lokal di Mandalika Naik Kelas lewat Pelatihan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:47
gadai
Ekonomi

Setahun TRING! Pegadaian, 7,5 Juta Nasabah Catat Transaksi Rp113 Triliun

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:37
pertamina
Ekonomi

Pertamina Perkuat Kompetensi SDM untuk Garap Potensi Migas Nonkonvensional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:20

OLAHRAGA

BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
Olahraga

BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026

Editor Ali Rachman
Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:26

INDOPOSCO.ID — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan berbagai kemudahan transaksi dan program bagi nasabah selama gelaran...

SelengkapnyaDetails
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.