• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pidato Jokowi soal Deforestasi di COP26 Dinilai Berisi False Claim

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 3 November 2021 - 10:15
in Nasional
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pada pertemuan Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP26) di Glasgow, Skotlandia, Inggris, Selasa (2/11/2021). Foto: Antara/REUTERS/Yves Herman/rwa.

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pada pertemuan Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP26) di Glasgow, Skotlandia, Inggris, Selasa (2/11/2021). Foto: Antara/REUTERS/Yves Herman/rwa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) mengkritik pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal krisis iklim di forum COP26 Glasgow. Lantaran tidak menyebutkan peran masyarakat adat dalam menghadapi kriris iklim.

Menurut Project Manager AMAN, Monica Kristiani Ndoen, pidato yang disampaikan Jokowi dalam dalam KTT Perubahan Iklim tersebut tidak ada hal baru. Padahal sejumlah negara justru menekankan peran penting masyarakat adat.

BacaJuga:

Tata Kelola Hutan, Data Geospasial Jadi “Mata” Kementerian Kehutanan

Anggaran Pendidikan Disentil di Muktamar NU, MBG Diminta Tak Pakai Dana Pendidikan

Merdeka Run Diserbu 12 Ribu Peserta, Pengamat Beri Catatan untuk Pemerintah

“Kita tahu Jokowi tidak ada sama sekali menyebutkan (peran masyarakat adat) itu, malah fokus pada carbon market, carbon pricing, dan istilah ekosistem mobil listrik, lucu juga kalau didengar,” kata Monica dalam keterangan virtual di YouTube Walhi dilihat, Rabu (3/11/2021).

Sejumlah negara justru menyebutkan tentang peran penting masyarakat adat ketika berbicara krisis iklim. Sebut saja seperti negara, Bolivia, Britania Raya, Norwegia, Jerman, Amerika Serikat, Belanda dan negara lainnya.

“Ini berbanding terbalik, di pidato itu sendiri tidak menyebutkan, bahwa ada peran besar masyarakat adat dalam menjaga stok karbon di wilayah adat,” sesal Monica.

Kontribusi masyarakat adat juga sangat penting untuk menjaga emisi karbon, menjaga wilayah adat dan kelestarian alam. Itu semua tidak disampaikan Jokowi dalam forum KTT Perubahan iklim.

“Kecewa pasti, tapi sebenarnya ini sudah terbaca,” ucap Monica.

Pidato Jokowi dinilai banyak berisi false claim, soal pencapaian pemerintah Indonesia dalam menghadapi krisis iklim. Klaim itu seperti penurunan deforestasi, kebakaran hutan, dan rehabilitasi sangat berbanding terbalik dengan yang terjadi di wilayah adat.

“Kita tahu masyarakat adat di Kinipan, Kalimantan Tengah. Itu pohon adat yanh luas, pohonnya besar-besar justru ditebang habis sama perusahaan sawit,” bebernya. Ia mempertanyakan data yang disampaikan dalam pidato tersebut.

Presiden Jokowi dalam pidatonya menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam membantu menangani perubahan iklim yang terus memburuk.

Bahkan menyampaikan, rencana Indonesia mencapai nol emisi seperti restorasi hutan hingga memaparkan capaian terkait kebakaran hutan yang diklaim turun signifikan dan terendah dalam 20 tahun terakhir.

“Dengan potensi alam yang begitu besar, Indonesia terus berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim. Laju deforestasi turun signifikan, terendah dalam 20 tahun terakhir,” ucao Jokowi.

Kebakaran hutan juga turun 82 persen di tahun 2020. Indonesia juga telah memulai rehabilitasi hutan mangrove seluas 600 ribu hektare sampai 2024, terluas di dunia.

“Indonesia juga telah merehabilitasi 3 juta lahan kritis antara tahun 2010-2019. Sektor yang semula menyumbang 60 persen emisi Indonesia kan mencapai karbon nett selambatnya tahun 2030,” tambahnya.(dan)

Tags: COP26Pak Jokowipidato

Berita Terkait.

hutan
Nasional

Tata Kelola Hutan, Data Geospasial Jadi “Mata” Kementerian Kehutanan

Senin, 31 Agustus 2026 - 02:20
guru
Nasional

Anggaran Pendidikan Disentil di Muktamar NU, MBG Diminta Tak Pakai Dana Pendidikan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:23
run
Nasional

Merdeka Run Diserbu 12 Ribu Peserta, Pengamat Beri Catatan untuk Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:02
muktamar
Nasional

Ruang Sidang Tanpa Asap Rokok di Muktamar NU, Langkah Kecil dengan Pesan Besar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:11
dasco
Nasional

Berani Pertaruhkan Jabatan, Pengamat Ungkap Pesan Kuat Pimpinan DPR soal RUU Perampasan Aset

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:19
karhutla
Nasional

Karhutla Mengintai, BRIN Andalkan Satelit Prediksi Risiko dan Pantau Titik Api

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:18

OLAHRAGA

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik
Olahraga

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31

INDOPOSCO.ID – Nurburgring langsung menunjukkan wajah kerasnya sejak Paid Test hingga dua sesi Free Practice GT World Challenge Europe (GTWCE)...

SelengkapnyaDetails
Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:55
Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:01
u20

Ini Daftar 23 Pemain Timnas U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:07
siswa

Olahraga Bukan Sekadar Adu Jago, Bisa Jadi Sekolah Karakter Anak

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.