• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Vaksin Covid-19 Apa Saja yang Dipakai di Indonesia?

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 29 Oktober 2021 - 19:13
in Headline
stok vaksin

Ilustrasi - Sejumlah ampul berisi vaksin Covid-19 berbagai merek. (Antara/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Virus corona penyebab Covid-19 pertama kali muncul di salah satu pasar di Kota Wuhan, China bagian tengah pada akhir Desember 2019. Virus ini tidak membutuhkan waktu lama untuk menulari banyak orang di dunia.

Ketika belum genap setahun kemunculannya, virus corona sudah mewabah lebih dari 100 negara dan kawasan di dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), per 27 Oktober tercatat 244.385.444 kasus terkonfirmasi dan 4.961.489 kematian akibat Covid-19 di seantero bumi.

BacaJuga:

Rupiah Pekan Ini Terancam Makin Anjlok, Usulan Setop Sementara MBG Mengemuka

BNPB Temukan 44 Area Kebakaran di Sumsel, Korporasi Pembakar Lahan Bakal Disanksi

Four Firefighters Killed in Bromo Wildfire; House of Representatives Calls for Comprehensive Safety Review

Para ilmuwan di sejumlah negara berlomba-lomba untuk mengembangkan vaksin Covid-19 untuk mencegah manusia terinfeksi penyakit yang menyerang pernapasan tersebut.

Berbagai uji klinis vaksin Covid-19 berskala besar pun sudah dilakukan. Para peneliti berpacu dengan waktu untuk menghasilkan vaksin yang ampuh melawan virus corona.

Vaksin merupakan salah satu bentuk ikhtiar memerangi virus corona yang tak henti menelan korban. Berkat vaksinasi Covid-19, kasus infeksi di sejumlah negara sebagian besar sudah melandai.

Namun, tak sedikit negara yang malah menghadapi lonjakan infeksi lantaran munculnya varian-varian baru virus corona, seperti Alpha, Beta, Delta dan Gamma, yang diyakini lebih menular dari varian asli.

Keganasan corona dapat diredam, salah satunya dengan vaksin Covid-19. Itulah sebabnya dunia menggencarkan vaksinasi Covid untuk memutus mata rantai penularan sang virus agar bisa kembali hidup normal.

Pemerintah Indonesia pertama kali menyambut kedatangan vaksin Covid-19 pada Desember 2020.

Vaksin-vaksin itu datang lewat berbagai jalur, seperti pembelian, hibah, dose-sharing, dan skema berbagi vaksin COVAX yang dipelopori WHO.

Sebelum digunakan vaksin-vaksin itu harus mendapatkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Berikut ini adalah vaksin-vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan EUA dari BPOM dan mendarat di Indonesia:

Sinovac

Vaksin bernama CoronaVac ini diproduksi Sinovac Biotech Ltd di Beijing, China dan diberikan dalam dua dosis dengan interval sekitar 4 pekan.

Vaksin Sinovac pertama kali mendarat di Indonesia pada 6 Desember 2020. Setelah mendapatkan izin dari BPOM pada 11 Januari, vaksin tersebut mulai diberikan kepada masyarakat.

Hingga 26 Oktober, Indonesia sudah menerima 66.776.000 dosis vaksin Sinovac.

AstraZeneca

Vaksin yang juga dikenal sebagai vaksin Oxford ini dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi asal Inggris dan peneliti Universitas Oxford. Sesuai anjuran WHO vaksin ini diberikan dalam dua dosis, dengan jarak dosis pertama dan kedua sekitar 8-12 pekan.

Vaksin AstraZeneca mengantongi izin BPOM pada 22 Februari dan per 26 Oktober sebanyak 33.456.030 dosis sudah mendarat di Indonesia.

Sinopharm

Vaksin ini diproduksi Beijing Bio-Institute of Biological Products dan telah direstui penggunaannya oleh BPOM pada 29 April.

Vaksin Sinopharm diberikan dalam dua dosis dengan interval 21-28 hari. Hingga 26 Oktober Indonesia telah memperoleh 8.450.000 dosis.

Moderna

Vaksin ini adalah vaksin pertama berbasis mRNA (messenger RNA) yang disetujui BPOM pada 1 Juli. Vaksin mRNA menggunakan materi genetik untuk memberikan stimulus kepada tubuh manusia untuk membentuk antibodi.

Di Indonesia vaksin ini juga dijadikan sebagai vaksin booster (penguat) atau dosis ketiga untuk tenaga medis yang berada di lini terdepan perjuangan melawan corona.

Hingga 26 Oktober sebanyak 8.000.160 dosis vaksin Moderna telah mendarat di Indonesia.

Pfizer-BioNTech

Vaksin Covid-19 ini merupakan hasil kerja sama antara perusahaan farmasi AS Pfizer dan perusahaan bioteknologi asal Jerman BioNTech.

Vaksin mRNA ini mengantongi izin penggunaan darurat di Indonesia pada 15 Juli. Sama seperti vaksin lainnya, vaksin Pfizer-BioNTech diberikan dalam dua dosis dengan jarak pemberian dosis 21-28 hari.

Hingga 26 Oktober Indonesia telah menerima 21.976.060 dosis.

Johnson&Johnson

Vaksin yang juga dikenal sebagai J&J atau Janssen ini dikembangkan oleh Janssen Pharmaceuticals Companies of Johnson&Johnson. Pemakaiannya hanya sekali atau dosis tunggal.

BPOM menerbitkan izin penggunaan vaksin J&J pada 7 September dan sampai 26 Oktober, sekitar 500.000 dosis sudah tiba di Indonesia.

Vaksin lainnya

BPOM juga menerbitkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Sputnik V buatan Rusia pada 24 Agustus, vaksin Convidecia buatan CanSino China pada 7 September, dan vaksin Zifivax buatan Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical China pada 7 Oktober.

Indonesia juga mengembangkan vaksin Covid-19 buatan sendiri. Vaksin bernama Merah Putih itu dikembangkan di dalam negeri dari tahap awal mulai dari pengembangan seed vaksin hingga proses formulasi dan pengisian (filling).

BPOM mendukung pengembangan vaksin Merah Putih dengan memberikan asistensi regulatori, sehingga vaksin ini diharapkan mampu memenuhi persyaratan aspek keamanan, khasiat, dan mutu vaksin.

Izin penggunaan vaksin Covid-19 Merah Putih buatan dalam negeri diharapkan dapat diberikan pada semester pertama 2022.

Perkembangan Vaksinasi

Jumlah dosis vaksin Covid-19 yang telah diterima Indonesia totalnya mencapai 305.735.960 dosis, baik dalam bentuk jadi maupun curah (bulk).

Sampai 28 Oktober, 11.620.281 orang di Indonesia telah menerima dosis pertama, 71.099.869 orang menerima dosis kedua, dan 1.116.882 orang menerima dosis ketiga.

Pemerintah menyasar vaksinasi nasional kepada 208.265.720 penduduk agar kekebalan komunal (herd immunity) dapat terbentuk. (m2)

Sumber: Antara

Tags: pandemi covid-19Vaksin Covid-19Vaksinasi Covid-19

Berita Terkait.

Rupiah Pekan Ini Terancam Makin Anjlok, Usulan Setop Sementara MBG Mengemuka
Headline

Rupiah Pekan Ini Terancam Makin Anjlok, Usulan Setop Sementara MBG Mengemuka

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:22
kabut
Headline

BNPB Temukan 44 Area Kebakaran di Sumsel, Korporasi Pembakar Lahan Bakal Disanksi

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:44
hutan
Headline

Four Firefighters Killed in Bromo Wildfire; House of Representatives Calls for Comprehensive Safety Review

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:17
karhutla
Headline

Empat Pemadam Karhutla Tewas di Bromo, DPR RI Desak Evaluasi Total Keselamatan Petugas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:07
Jokowi Berubah Sikap ke Prabowo? Pengamat Bongkar 2 Pemicu di Balik Manuver Politiknya
Headline

Jokowi Berubah Sikap ke Prabowo? Pengamat Bongkar 2 Pemicu di Balik Manuver Politiknya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:38
Ayah-Mansuri
Headline

Fatherless Mengkhawatirkan, Ayah Mansuri Terbitkan Buku untuk Obati Luka Anak

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:49

OLAHRAGA

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan
Olahraga

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Editor Ali Rachman
Senin, 19 Oktober 2026 - 11:06

INDOPOSCO.ID - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tampil luar biasa untuk merebut gelar juara Denmark Open 2026. Ganda putra Indonesia itu...

SelengkapnyaDetails
Zaskia Putri Salurante

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24
Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39
Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Persija Tantang Persita di Banten, Ujian Konsistensi Sang Pemuncak Klasemen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:59
gp

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2619 shares
    Share 1048 Tweet 655
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1389 shares
    Share 556 Tweet 347
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.