• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan Politik Atas Desakan ASEAN

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:03
in Internasional
myanmar

Ilustrasi - Sekelompok perempuan membawa obor saat mereka melakukan protes terhadap kudeta militer di Yangon, Myanmar, Rabu (14/7/2021). Foto: Antara/Reuters/Stringer/pras/cfo/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah militer Myanmar membebaskan ratusan tahanan politik, termasuk juru bicara Partai Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi dan komedian kenamaan Zaarganar, dari penjara Insein, lapor media setempat.

Tak lama setelah penguasa militer in Aung Hlaing berpidato pada Senin, stasiun TV pemerintah mengumumkan bahwa lebih dari 5.600 orang yang ditangkap atau dikejar karena peran mereka dalam protes antikudeta akan dibebaskan melalui amnesti atas dasar kemanusiaan, Selasa (19/10), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Pembebasan itu digambarkan oleh sejumlah kalangan sebagai taktik militer berkuasa untuk membangun kembali reputasi internasional mereka setelah ASEAN menempuh langkah yang langka mereka ambil, yaitu tidak menyertakan pimpinan junta pada KTT ASEAN.

Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Tom Andrews via Twitter menyambut baik pembebasan tersebut, namun mengatakan penahanan tersebut dari awal merupakan tindakan yang “keterlaluan”.

“Junta membebaskan tahanan politik di Myanmar bukan karena tergugah hatinya, tetapi karena tekanan,” katanya.

Baca Juga : ASEAN Sepakat Tidak Undang Pemimpin Junta Myanmar dalam KTT

Sejak melakukan kudeta pada Februari, junta sudah beberapa kali membebaskan tahanan.

ASEAN memutuskan untuk mengundang perwakilan non-politik ke KTT ASEAN pada 26-28 Oktober.

Keputusan kelompok negara-negara Asia Tenggara itu merupakan penghinaan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pimpinan militer yang berada di balik kudeta pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi.

“Mereka hari ini datang menemui saya dan mengatakan akan memulangkan saya, itu saja,” kata Monywa Aung Shin, juru bicara partai kepada media setempat Democratic Voice of Burma pada Senin (18/10) dalam perjalanan pulang dari penjara.

Monywa Aung Shin ditangkap pada 1 Februari dan menghabiskan delapan bulan di penjara.

Juru bicara lapas Myanmar dan juru bicara junta belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Sejumlah tahanan politik lainnya, seperti anggota parlemen dan wartawan, dibebaskan pada Senin di kota-kota lain, termasuk Mandalay, Lashio, Meiktila dan Myeik.

Akan tetapi, 11 dari 38 orang yang dibebaskan dari penjara Meiktila di Myanmar tengah dijebloskan kembali ke penjara, menurut media lokal Democratic Voice of Burma.

Reuters belum dapat memverifikasi informasi tersebut secara independen.

Situasi di Myanmar menjadi rusuh semenjak kudeta, yang merusak demokrasi dan reformasi ekonomi yang sebelumnya telah berjalan selama satu dekade.

Pasukan keamanan menewaskan lebih dari 1.100 orang, menurut para pegiat dan PBB.

Pasukan juga menangkap 9.000 orang lebih termasuk Suu Kyi, menurut kelompok pembela HAM Assistance Association for Political Prisoners yang mendokumentasikan pembunuhan dan penangkapan tersebut. (mg3)

Sumber: Reuters

Tags: ASEANMyanmar

Berita Terkait.

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
KBRI
Internasional

Perkuat Kemitraan, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN ke-59 di KBRI Ottawa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02
toys
Internasional

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3682 shares
    Share 1473 Tweet 921
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.