• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Lagi, Kader Golkar Berurusan dengan KPK

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:09
in Nasional
Golkar

Partai Golkar.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kader Partai Golkar kembali berurusan dengan kasus dugaan korupsi. Kali ini Bupati Musi Banyuasin (MUBA) Dodi Reza Alex Noerdin kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (15/10/21) malam.

Sebelumnya orangtua Dodi, Alex Noerdin, juga berurusan dengan kasus dugaan korupsi. Alex Noerdin kini di tahan di Kejaksaan Agung (Kejagung).

BacaJuga:

Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia

Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum

Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Kasus dugaan korupsi lainnya, dilakukan Azis Syamsudin. Kini Azis berurusan dengan KPK.

“Kasus dugaan korupsi yang dilakukan para kader Golkar ini tentu mencoreng Partai Golkar. Hal ini akan berdampak terhadap elektabilitas Golkar pada pemilu 2024,” ujar Pengamat Komunikasi Politik M Jamiluddin Ritonga melalui gawai, Sabtu (16/10/2021).

Laporan Pandora Papers yang mencantumkan nama Airlangga Hartarto dan Luhut Binsar Panjaitan, menurutnya juga, menambah beban bagi Golkar. Partai berlambang beringin ini menanggung beban yang amat berat dalam menyongsong Pileg dan Pilpres 2024.

“Rakyat kerap kejam terhadap partai yang terindikasi korup. Mereka diam-diam akan menghukumnya dengan tidak memilih partai tersebut,” katanya.

Runtutan kasus tersebut, dikatakan dia, tentu membuat Golkar perlu melakukan langkah preventif. Internal Golkar harus melakukan koreksi total dengan melakukan sanksi yang setimpal terhadap kader yang koruptif.

Bahkan, lanjut dia, Partai Golkar perlu meminta penjelasan kepada Airlangga dan Luhut terkait Laporan Pandora Papers. Hal itu diperlukan agar isunya tidak melebar tak terkendali yang berakibat rusaknya citra Golkar.

“Kader yang diduga korupsi juga perlu diberi sanksi yang tegas. Pemecatan harus dilakukan agar Golkar tidak dinilai melindungi kader yang koruptif,” ungkapnya.

Selain itu, masih ujar Jamiluddin, rakyat harus diberi informasi terkait kasus-kasus tersebut agar memiliki pemahaman yang utuh. Hal ini diperlukan agar rakyat tidak menilai berdasarkan persepsi masing-masing.

“Langkah-langkah itu perlu dilakukan untuk menyelamatkan Golkar dari kehancuran akibat ulah segelintir kadernya. Kalau tidak, Golkar akan terpuruk pada pemilu 2024,” ucapnya. (nas)

Tags: Dodi Reza Alex Noerdinhukumkorupsiott kpkPartai Golkar

Berita Terkait.

Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia
Nasional

Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:32
Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum
Nasional

Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:09
Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa
Nasional

Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03
12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan
Nasional

12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:17
Fauzan
Nasional

Lebih dari 8.400 Kasus, Wamendiktisaintek Fauzan Dorong Kampus Bersatu Perangi TBC di Sulteng

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:09
Anak-anak
Nasional

Pembelajaran Pascabencana Flores Tetap Jalan, Sekolah Gunakan Beragam Moda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:08

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.