• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Wahid Foundation Cegah Intoleransi di Solo Melalui Desa Damai

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 9 Oktober 2021 - 21:49
in Nusantara
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid saat berbincang dengan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Sabtu (9/10/2021). ANTARA/Aris Wasita

Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid saat berbincang dengan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Sabtu (9/10/2021). ANTARA/Aris Wasita

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Organisasi kemanusiaan Wahid Foundation berusaha menghindari intoleransi di Solo, Jawa Tengah, lewat Deklarasi Desa Damai yang diselenggarakan di Taman Pringgodani, Kelurahan Jebres, Solo, Sabtu.

Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid di Solo, Sabtu, berkata penentuan wilayah tersebut sebagai Desa Damai sebab dari hasil evaluasi yang dilakukan sempat terjalin kasus radikalisme dan intoleransi di kawasan itu.
“Makanya kami masuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Ini juga dilakukan di semua provinsi dan kota yang ada kasusnya. Dengan demikian, lebih mudah membandingkan kasusnya,” ujarnya.

BacaJuga:

STIKes Yarsi Pontianak Sabet Akreditasi Unggul untuk Dua Program Studi

Gandeng KPK dan Pemda se-Sultra, Kementerian ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi hingga Peningkatan Ekonomi Daerah

Sita 14 Ribu Butir Ekstasi, Bea Cukai dan Polri Ringkus Jaringan Ekstasi Antarprovinsi

Ia mengatakan jika dibandingkan dengan daerah lain, kasus intoleransi di Kota Solo relatif rendah. Berdasarkan survei yang dilakukan Wahid Foundation, kasus intoleransi yang paling tinggi terjadi di Jakarta dan Jawa Barat.

“Jateng cenderung lebih landai. Kalau kita mengukur data agregat, bukan hanya satu fokus, toleransi di Solo secara keseluruhan cukup tinggi,” ungkapnya.

Menurut dia, dengan Program Desa Damai diharapkan dapat menciptakan mental positif di tengah masyarakat.

“Tidak mudah terpancing, terprovokasi, warga sudah dikuatkan. Penguatan ekonomi, pelatihan tentang toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, dan penguatan peran perempuan. Evaluasi juga harus dilakukan terus-menerus,” tuturnya

Selain itu, katanya, pada program tersebut anak muda akan diajak bermain peran.

“Ketika dihadapkan pada skenario, ada yang memainkan peran sebagai korban, pelaku intoleran, tokoh agama, pejabat pemerintah. Dengan demikian, mereka langsung diajak memahami dan membentuk empati,” imbuhnya.

Ia mengatakan langkah tersebut penting mengingat saat ada sebagian masyarakat yang hanya dicekoki oleh satu narasi.

“Kadang warga ‘nggak’ tahu, hanya dicekoki satu narasi saja, narasi tentang kafir, jihad, hanya agama tertentu yang bisa membawa kebenaran. Dalam konteks bernegara harus ada rasa saling memahami dan menghormati,” ucapnya. (mg4)

Tags: Desa DamaisoloWahid Foundation

Berita Terkait.

Yarsi
Nusantara

STIKes Yarsi Pontianak Sabet Akreditasi Unggul untuk Dua Program Studi

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:09
ttd
Nusantara

Gandeng KPK dan Pemda se-Sultra, Kementerian ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi hingga Peningkatan Ekonomi Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:04
Petugas
Nusantara

Sita 14 Ribu Butir Ekstasi, Bea Cukai dan Polri Ringkus Jaringan Ekstasi Antarprovinsi

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:51
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nusantara

Dorong Dunia Kerja yang Lebih Inklusif, Mitra Netra Hadirkan Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:01
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nusantara

Sambut Kembalinya Penerbangan Internasional di Biak, Bea Cukai Laksanakan Planezoeking

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:01
Abdul-Mu'ti
Nusantara

Mendikdasmen: Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sasar 576 Sekolah di NTT

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:01

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3696 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.