• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

AS Akan Tambah Donasi Vaksin Covid-19 untuk Indonesia

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 25 September 2021 - 15:47
in Nasional
indoposco

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Amerika Serikat berkomitmen untuk menyumbangkan 800.000 dosis vaksin COVID-19 tambahan untuk Indonesia melalui mekanisme global COVAX.

“Ada komitmen baru menambah vaksin 800.000 dosis melalui COVAX Facility dan dalam waktu dekat akan tiba di Indonesia,” kata Menlu Retno dalam pernyataan pers secara virtual tentang kegiatannya di New York seperti dikutip Antara, Sabtu (25/9/2021).

BacaJuga:

Menangkap Pergeseran Dunia

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Komitmen donasi vaksin tersebut akan menambah 12.665.060 dosis vaksin yang sebelumnya telah diterima Indonesia dari AS. Pada KTT Global Covid-19 yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (22/9), Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa AS akan menyumbangkan tambahan 500 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech.

Sumbangan itu akan dikirimkan ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di seluruh dunia mulai Januari 2022. Komitmen tersebut mengganti jumlah keseluruhan vaksin yang disumbangkan oleh AS menjadi lebih dari 1,1 miliar dosis.

Sampai saat ini, AS sudah mengirimkan hampir 160 juta dosis vaksin Covid-19 ke-100 negara secara free dan tanpa ketentuan, dengan pengiriman jutaan dosis tiap harinya. Hampir di tiap pertemuan bilateral yang dilakukan dengan para mitra Indonesia, Menlu Retno senantiasa mangulas mengenai penindakan Covid-19.

“Dan saya sampaikan positivity rate di Indonesia saat ini rata-rata di bawah 2 persen atau di bawah standar WHO sebesar 5 persen. Sebelumnya, positivity rate Indonesia sempat mencapai titik 31 persen,” ucap Retno.

Positivity rate atau tingkat positivitas merupakan persentase jumlah kasus positif dibanding dengan jumlah tes Covid-19 yang dilakukan.

Secara khusus, Menlu Retno meminta beberapa negara yang masih memasukkan Indonesia dalam daftar merah (red list) Covid-19 untuk memikirkan dan mengganti status tersebut. “Satu contoh, Perancis sudah mengeluarkan Indonesia dari red list,” ujar dia. Tidak hanya itu, Indonesia juga menyampaikan kesedihan kepada ketimpangan, diskriminasi, dan politisasi vaksin.

Indonesia berikrar dengan mitra-mitranya untuk mempersempit ketimpangan vaksin dan mengakhiri diskriminasi serta politisasi vaksin. “Saya juga membahas bagaimana dunia dapat memperkuat tata kelola kesehatan global sehingga mampu mengantisipasi potensi pandemi di masa yang akan datang,” tutur Retno.

Selama dua hari terakhir pada 23-24 September, Menlu Retno melakukan pertemuan bilateral dengan 18 mitra, di antaranya dengan Komisaris Tinggi UNHCR, Sekjen Liga Arab, CEO Dewan Bisnis AS-ASEAN, Sekjen PBB, PM Belanda, Presiden Palau, Menlu Inggris, dan Utusan Khusus AS untuk Afghanistan. Retno juga bertemu dengan para menlu dari Sri Lanka, Jepang, Mozambik, Pakistan, Serbia, Iran, Prancis, Mauritania, dan Thailand. (mg4/wib)

Tags: Amerika SerikatindonesiaVaksin Covid-19

Berita Terkait.

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:21
Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara
Nasional

Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:55

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    3368 shares
    Share 1347 Tweet 842
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.