• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Antisipasi Third Wave Covid-19 saat Libur Natal dan Tahun Baru

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 22 September 2021 - 19:13
in Nasional
indoposco

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memberikam keterangan soal penanganan Covid-19. Dok: BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penurunan kasus Covid-19 yang sangat drastis di Indonesia saat ini merupakan kabar menggembirakan sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Tidak hanya bagi pemerintah tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebab, kondisi menurunnya kasus Covid-19 bisa membuat masyarakat lengah, abai terhadap protokol kesehatan serta menyepelekan Covid-19.

BacaJuga:

Tak Sekadar Nilai Rapor, ESD Ajarkan Murid Selamatkan Bumi dari Bangku Sekolah

Menteri PANRB Ungkap 5 Pilar Integritas ASN, E-Learning Antikorupsi Jadi Program Nasional

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Karena itu, pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19, mengajak masyarakat untuk mengantisipasi gelombang ketiga (third wave) Covid-19, dengan cara belajar terkait  tren lonjakan kasus jika disandingkan antara Indonesia dan dunia.

Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan pada lonjakan pertama, baik Indonesia maupun dunia sama-sama mengalaminya di periode natal dan tahun baru,  pada bulan Januari 2021. Namun, dunia mengalami second wave (gelombang kedua)  lebih cepat dibandingkan Indonesia yaitu pada bulan April 2021.

“Indonesia baru menyusul second wave pada bulan Juli 2021 atau selang 3 bulan dari second wave dunia,” ujar Wiku, Rabu (22/9/2021).

Ia menjelaskan, saat dunia sedang mengalami second wave, Indonesia justru sedang mengalami titik terendah kasus mingguan. Dan pada saat Indonesia sedang mengalami kasusnya meningkat, justru dunia sedang mengalami penurunan kasus sebelum akhirnya kembali meningkat dan mencapai third wave (gelombang ketiga).

Dari perbandingan pola kasus antara dunia dan Indonesia, kata Wiku, dapat diambil pelajaran bahwa adanya lonjakan kasus di Indonesia pada bulan Juli 2021 kemarin, nyatanya tidak berkontribusi signifikan terhadap kasus dunia. Mengingat pada waktu yang sama, dunia tengah mengalami penuruan.

Sebaliknya, lonjakan kasus di tingkat global dan beberapa negara, tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap kasus di Indonesia. Terbukti, dengan kasus Covid-19 yang melandai  di saat kasus di negara lain melonjak.

“Hal ini dapat terjadi, karena upaya menjaga batas negara yang ketat, sehingga importasi kasus dari negara-negara yang sedang mengalami lonjakan dapat ditekan seminimal mungkin,” katanya.

Menurut Wiku, lonjakan kasus di Indonesia pada bulan Juli 2021 lalu, tidak disebabkan oleh naiknya kasus global. Ataupun datang dari negara-negara lain, melainkan dari dalam Indonesia sendiri.

Ia menegaskan beberapa faktor penyebab kenaikan kasus dan penyebaran  virus, adalah meningkatnya mobilitas dan aktivitas sosial masyarakat yang terjadi bersamaan dengan periode mudik Idulfitri serta sikap abai terhadap protokol kesehatan.

Selain itu, dengan pola kenaikan kasus di Indonesia yang relatif lebih lambat dari kenaikan kasus dunia, tentunya kita perlu mewaspadai kondisi dunia yang saat ini tengah mengalami third wave. Pada pola second wave, di mana terdapat jedah 3 bulan, perlu kita antisipasi mengingat dalam tiga bulan ke depan kita akan memasuki kembali periode libur natal dan tahun baru 2022.

“Yang artinya, potensi kenaikan kasus makin meningkat. Tentunya dengan pembelajaran first and second wave, yang telah berhasil kita lewati, kita harus makin tangguh menghadapi pandemi Covid-19 ini. Perlu dipahami bahwa mobilitas penduduk dan aktivitas masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan menjadi penyumbang terbesar bagi lonjakan kasus Covid-19,” ujarnya.

Wiku mengatakan tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah bagaimana mempertahankan kondisi ideal ini, hingga Indonesia dan dunia terbebas dari pandemi dan memasuki endemi Covid-19.

“Seperti yang telah kita alami bersama, lonjakan kasus kedua pada bulan Juli 2021 lalu, telah memberikan banyak  pelajaran, salah satunya adalah penanganan Covid-19 pada saat lonjakan kasus tentunya lebih mahal lebih lama dan lebih memakan korban.  Untuk itu, upaya yang terbaik dapat kita lakukan adalah dengan melanggengkan tren penurunan kasus selama mungkin dan tetap mematuhi protokol kesehatan, sedikit pun tidak boleh lengah dan menyepelekan Covid-19 meskipun kasusnya telah turun drastis,” ujarnya.

Perlu diingat, kata Wiku,  lonjakan kasus akan terjadi jika masyarakat mulai lengah dan menganggap kondisi sudah aman, sehingga di situlah peluang Covid-19 menyebar kembali dan meningkat. (dam)

Tags: nataltahun baruthird wave covid-19

Berita Terkait.

esg
Nasional

Tak Sekadar Nilai Rapor, ESD Ajarkan Murid Selamatkan Bumi dari Bangku Sekolah

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:30
RINI
Nasional

Menteri PANRB Ungkap 5 Pilar Integritas ASN, E-Learning Antikorupsi Jadi Program Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:23
yan
Nasional

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:11
sultan
Nasional

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:22
indo
Nasional

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:12
senen
Nasional

Libur Sekolah Tiba, 331 Ribu Tiket Kereta Diskon Ludes Diburu Penumpang

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7124 shares
    Share 2850 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.