• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Momentum Hardiknas Meneguhkan Pendidikan yang Memerdekakan dan Berkarakter

Nasuha Editor Nasuha
Minggu, 3 Mei 2026 - 00:30
in Nasional
diknas

Upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026. Foto: Dokumen Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajakan untuk menghidupkan kembali semangat pendidikan yang berpihak pada kemanusiaan.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional,” ujar Mu’ti dalam keterangan, Sabtu (2/5/2026).

BacaJuga:

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Sertifikasi ISPO Tingkatkan Daya Saing Sawit Petani di Pasar Dunia

PHI Zona 10 Rayakan Kartini dengan Edukasi Kesehatan dan Penguatan Peran Perempuan

Ia menerangkan, pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia. “Inti proses pendidikan adalah memuliakan, sebagaimana sistem among Ki Hajar Dewantara: asah, asih, dan asuh,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Ki Saur Panjaitan XIII, Panitera Umum Taman Siswa. Ia mengingatkan bahwa tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks di tengah derasnya arus globalisasi.

Ia menyinggung peringatan Ki Hajar Dewantara tentang “zaman kebingungan”, di mana nasionalisme diuji bukan lagi melalui peperangan fisik, melainkan melalui arus budaya asing, produk impor, dan penetrasi digital yang dapat menggerus jati diri bangsa.

“Pendidikan sesungguhnya bukan hanya mengisi kepala anak-anak dengan pengetahuan saja. Ia adalah menuntun mereka menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur,” ujarnya.

“Dalam tradisi Taman Siswa, hal ini dikenal dengan ungkapan “Lawan Sastra Ngesti Mulya , Suci Tata Ngesti Tunggal”, serta membentuk pribadi yang Ngandel, Kendel, Bandel, Kandel, Beriman, Berani, Teguh, dan Kuat,” sambungnya.

Ia menambahkan, bahwa peringatan Hardiknas harus dimaknai sebagai gerakan bersama seluruh elemen bangsa. “Hari Pendidikan Nasional ini adalah milik kita semua, bukan sekadar seremoni tetapi panggilan untuk kembali pada esensi pendidikan,” ungkapnya. (nas)

Tags: Abdul Mu'tiHardiknasHariMendikdasmennasionalpendidikan

Berita Terkait.

eati
Nasional

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:06
ispo
Nasional

Sertifikasi ISPO Tingkatkan Daya Saing Sawit Petani di Pasar Dunia

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:05
Grup-PHI
Nasional

PHI Zona 10 Rayakan Kartini dengan Edukasi Kesehatan dan Penguatan Peran Perempuan

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:14
haji
Nasional

Kemenhaj Tegaskan Pembayaran Dam lewat Adhahi

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:06
adaksi
Nasional

Adaksi Sampaikan 7 Tuntutan pada Hardiknas 2026, Apa Saja

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:05
umar
Nasional

Peran Guru Ngaji Itu Memperkuat Moral Bangsa, Ini Penilaian Menag

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:44

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3576 shares
    Share 1430 Tweet 894
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1594 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.