• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Atasi Harga Pakan, DPR Minta Kemendag Jangan Gegabah Impor Jagung

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 21 September 2021 - 22:40
in Nasional
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rapat kerja Komisi VI DPR bersama Menteri Perdagangan (Mendag) M. Luthfi berlangsung panas saat membahas soal jeritan peternak atas anomali harga telur yang saat ini anjlok dan harga jagung untuk pakan naik.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) pun diminta untuk membuat terobosan, tidak hanya sekadar menulis surat ke kementerian lain untuk mengatasi jeritan peternak ini.

BacaJuga:

Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Anggota Komisi VI DPR Mufti Aimah Nurul Anam mengaku mendapat banyak keluhan dari para peternak kecil di daerah atas lambatnya kebijakan Kemendag merespon anjloknya harga telur di tingkat peternak.

Sebenarnya, kata dia, para peternak telur ini sudah mulai gelisah ketika harga pakan jagung ini mulai naik di awal Juli 2021, sebelum akhirnya ada aksi Suroto, yang kemudian viral setelah melakukan aksi protes di tengah kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Blitar.

Harga jagung ini sudah di atas harga acuan pembelian (HAP) yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 7 Tahun 2021 yakni Rp 4500 per kilogram.

“Artinya memang di lapangan harganya tidak terkontrol dengan baik. Kami melihat bahwa Kemendag memang belum optimal dalam mengelola perdagangan jagung ini,” protes Mufti dalam rapat kerja Komisi VI bersama Mendag dan jajaran di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (21/09/2021).

Dia pun mewanti-wanti kepada Kemendag untuk tidak gegabah dengan mengeluarkan kebijakan importase jagung atasi gejolak harga ini. Ditegaskannya, gejolak harga komoditi tidak selalu solusinya adalah impor sebab nyatanya saat ini, untuk jagung produksinya surplus.

Data dari Kementerian Pertanian (Kementan) menyebutkan bahwa ada surplus jagung lokal dimana stok hingga pekan kedua September ini sekitar 2,3 juta ton. Dengan surplus ini, kata politisi muda PDI Perjuangan ini, harusnya Kemendag bisa mengatur persoalan harga di tingkat peternak ini dimana pada Juli lalu sudah terjadi kenaikan.

“Harapan kami sudah ada mitigasi jemput bola kepada pelaku-pelaku penjual jagung untuk keluarkan stoknya jual sesuai Permendag Nomor 7 Tahun 2020,” tambah dia.

Menteri Perdagangan M. Lutfi justru meragukan data stok jagung tersebut. Menurutnya, jika ada stok jagung sebesar 2,3 juta ton, tidak mungkin harga di tingkat petani naik menjadi Rp 6.100 per kilogram.

“Kalau ada barangnya, sekarang kita jangan ngomong jutaan, ngomong 7 ribu saja nggak ada buat kebutuhan 1 bulan di Blitar. Nggak ada barangnya,” tegas dia.

Luthfi memastikan telah mengecek ketersediaan jagung di pasaran bahkan sampai langsung ke pemain besar jagung. Namun dia memastikan, stok tersebut tidak ada. “Kita sekarang sudah cek orangnya, 7 ribu saja nggak ada. Untuk keperluan di Blitar saja tidak ada,” jelasnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prima Gandhi membantah apa yang dikatakan Mendag tersebut. Pasalnya, kondisi jagung dalam negeri saat ini aman dan cukup.

Hal ini diperkuat dengan data stok jagung minggu ke-II September 2021 sebesar 2,6 juta ton. Secara rinci terdapat di Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) 722 ribu ton, pengepul 744 ribu ton, agen 423 ribu ton, sisanya di eceran, rumah tangga, industri olahan dan usaha lainnya.

“Ya kalau beliau (Mendag,- red) bicara stok hanya 7.000 ton nggak mungkin lah, itu cek saja di gudang gudang GPMT ada tuh ratusan ribu ton, cek juga stok di pedagang pedagang besar. Masa sih tidak tahu pemain jagung, tinggal hubungi telepon pedagang juga dijawab, bila perlu ya sidak lah, turun ke lapangan,” tegasnya.

“Kita tidak boleh meragukan data pemerintah yang dipakai Kementan yang acuannya hasil perhitungan BPS. Sebab Presiden Jokowi sudah menetapkan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang satu data Indonesia. Jadi kita harus konsisten untuk percaya perkembangan pertanian dari satu data,” imbuh Prima Gandhi. (wib)

Tags: DPRHarga PakanImpor JagungKemendag

Berita Terkait.

Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas
Nasional

Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32
Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO
Nasional

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:45
Amelia-Anggraini
Nasional

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:48
Kapolri
Nasional

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:28
Rizal-Suhaili
Nasional

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:07
Asta-mandala
Nasional

Program SMK Go Global Sasar Pasar Kerja Eropa, Asia, hingga Timur Tengah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:45

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1516 shares
    Share 606 Tweet 379
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1425 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.