• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Optimistis Kesejahteraan Petani Meningkat, Kementan Siapkan SDM Andal di Pinrang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 19 September 2021 - 08:27
in Nusantara
Tim Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang menggelar program Sekoalh Lapang Tahap 1 untuk Daerah Irigasi Pasolengan, di Kantor Desa Buttu Sawe, Kabupaten Pinrang, Kamis (16/9/2021).

Tim Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang menggelar program Sekoalh Lapang Tahap 1 untuk Daerah Irigasi Pasolengan, di Kantor Desa Buttu Sawe, Kabupaten Pinrang, Kamis (16/9/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Sekolah Lapang Tahap memiliki peran strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) petani. Sekolah Lapang yang notabene salah satu implementasi program Integrated Particitopary Development and Management of Irrigation (IPDMIP), sangat berperan dalam mendongkrak prodduktivitas petani. Misalnya saja di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Tim Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang menggelar program Sekoalh Lapang Tahap 1 untuk Daerah Irigasi Pasolengan. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Buttu Sawe, Kabupaten Pinrang, Kamis (16/9/2021).

BacaJuga:

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Ganja dari Thailand

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Nuraini mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan nilai pertanian irigasi, melalui pendampingan dan pelatihan para petani.

“Ini program berkelanjutan yang sangat penting bagi petani. Kami sangat berterima kasih kepada pihak Kementerian Pertanian,” ujar Nuraini melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (18/9).

“Sesuai dengan pengalaman saya sebagai petani yang pernah mengikuti kegiatan sekolah lapang, semua materi yang disampaikan oleh narasumber adalah ilmu yang benar-benar dibutuhkan oleh petani. Olehnya itu, seluruh peserta harus tetap hadir karena materinya akan terus berlanjut,” tambahnya.

Nuraini mengatakan, sekolah lapang ini khusus untuk petani-petani yang berada di Daerah Irigasi Pasolengan.

“Sekolah lapang ini harus mengikutsertakan wanita minimal tujuh orang dari 30 peserta tiap kelompok tani, karena berdasarkan penelitian, wanita itu lebih tinggi tingkat ketelitiannya, maka dari itu harus diberdayakan maksimal,” lanjut dia.

Dia menambahkan selain sebagai penyebar informasi paling handal, wanita juga diharapkan bisa memahami dan mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan dalam berusahatani, agar bisa menyisihkan sebagian dari pendapatan usahataninya untuk biaya pada musim tanam berikutnya.

“Dengan demikian, apa yang dicita-citakan Bapak Menteri Pertanian bisa bersama-sama kita capai. Kesejahteraan petani meningkat,” tutup dia.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo optimistis program IPDMIP dapat bermanfaat bagi kepentingan masyarakat pedesaan, khususnya bagi petani dalam mendukung pencapaian ketahanan pangan. Lewat IPDMIP, produktivitas pertanian terus meningkat, khususnya di daerah irigasi.

“Pendapatan petani harus terus naik sehingga kesejahteraan petani juga meningkat. Pertanian adalah emas 100 karat,” kata dia melalui keterangan tertulisnya, Jumat (17/9).

Syahrul menyampaikan jika produktivitas meningkat, pendapatan petani juga meningkat.

“Kemampuan sumber daya manusia juga harus kita tingkatkan agar mereka bisa mengelola pertanian dengan baik,” ungkapnya.

Syahrul mengingatkan sektor pertanian adalah ‘emas 100 karat’. Menjanjikan dan tak pernah ingkar janji sehingga sangat prospektif untuk digeluti.

“Terutama para pemuda dan milenial. Kita gerakan pertanian Indonesia, masa depan pertanian kita ada pada mereka,” ujar dia.

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, menegaskan, program IPDMIP menjadi salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di daerah irigasi sehingga pada akhirnya kesehatan petani bisa meningkat.

Menurutnya, IPDMIP harus berperan mendorong proses transformasi dari sistem pertanian tradisional menjadi modern. Untuk itu, SDM-nya harus digarap lebih dahulu.

“Mereka adalah petani, penyuluh, petani milenial melalui pelatihan,” kata Dedi. (arm)

Tags: PetaniPinrangSDM

Berita Terkait.

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada
Nusantara

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:01
BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan
Nusantara

BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:24
Barbuk
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Ganja dari Thailand

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:47
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Purwokerto Musnahkan Lebih dari 3 Juta Batang Rokok Ilegal Hasil Penindakan 2025-2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:46
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Cilacap Gagalkan Pengiriman 2 Ribu Batang Rokok Ilegal melalui Jasa Ekspedisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:26
BKSDA
Nusantara

BBKSDA Riau Bergerak Cepat Tangani Dugaan Konflik Beruang Madu dengan Warga di Kabupaten Pelalawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:05

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2457 shares
    Share 983 Tweet 614
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2144 shares
    Share 858 Tweet 536
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1992 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.