• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat Katakan Meski Gaji Selangit, Tak Semua Masuk Kantong Anggota DPR

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 16 September 2021 - 23:22
in Nasional
Ilustrasi kekayaan anggota DPR. Foto: (Antara)

Ilustrasi kekayaan anggota DPR. Foto: (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Beberapa hari terakhir masyarakat ramai perbincangkan dugaan suap Wakil Ketua DPR Fraksi Golkar Azis Syamsuddin pada kasus Wali Kota Tanjungbalai.

Hari ini, masyarakat dikejutkan kabar penetapan tersangka Anggota DPR RI Fraksi Golkar yang juga mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) atas dugaan korupsi pembelian gas bumi 2010-2019.

BacaJuga:

Setara Institute: Manuver Hukum Febrie Adriansyah Alihkan Substansi Perkara TPPU

Menanti Pengganti Perry Warjiyo, DPR Soroti Kriteria Gubernur BI Baru

Konsistensi Riset dan Inovasi Antar Untar ke Peringkat Teratas PTS di SINTA

“Sistem di parlemen mempengaruhi mereka bertindak korup. Apalagi tertutupnya akses dan pendapatan mereka, sehingga anggota DPR leluasa melakukan lobi politik dan swasta,” kata Pengamat Politik Dedi Kurnia Syah melalui gawai, Kamis (16/9/2021).

Hingga saat ini, dikatakan dia, DPR menjadi lembaga paling korup. Para wakil rakyat ini menjadi ahli lobi dan ini kemudian dimanfaatkan oleh swasta untuk mempengaruhi keputusan terkait kepentingannya.

“Penghasilan sebesar apapun akan dianggap kecil oleh anggota DPR, karena mereka harus membiayai proses loyalitas kepada partai dan kelompok tim sukses di daerah pilihan (Dapil) masing-masing,” ungkapnya.

“Uang bersumber parlemen yang diterima anggota DPR lebih dari Rp 4 miliar per tahun ini tidak semua masuk ke kantong DPR,” imbuhnya.

Menurut dia, pendapatan anggota DPR tersebut harus mereka sisihkan untuk mengembalikan donasi ke partai politik (Parpol), timses di Dapil hingga suplai logistik untuk kelompok-kelompok di Dapil.

“Uang-uang ini sebenarnya bisa diputus, asal sistemnya dibangun kuat dengan pembiayaan kegiatan parpol ditanggung negara. Sehingga ada audit secara terbuka penggunaan APBN tersebut,” ungkapnya.

Ia pesimistis anggota DPR di Senayan menyetujui pembiayaan parpol dari APBN. Sebab, mereka ingin terhindar dari audit secara terbuka.

“Jawaban para dewan terhormat ini enteng, tidak mau membebani APBN, padahal mereka tidak mau ada audit terbuka,” tegasnya. (nas)

Tags: Anggota DPRDPRGajiPengamat

Berita Terkait.

Febrie
Nasional

Setara Institute: Manuver Hukum Febrie Adriansyah Alihkan Substansi Perkara TPPU

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:24
Perry-Warijo
Nasional

Menanti Pengganti Perry Warjiyo, DPR Soroti Kriteria Gubernur BI Baru

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:43
Penelitian
Nasional

Konsistensi Riset dan Inovasi Antar Untar ke Peringkat Teratas PTS di SINTA

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:42
Abdul-Mu'ti
Nasional

Mendikdasmen: Pembelajaran Mendalam Harus Dimulai dari Filosofi Memuliakan Murid

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:21
wamenhan
Nasional

Nama Norman Joesoef Mencuat, DPR Soroti Kriteria Ideal Pengisi Kursi Wamenhan

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:07
brin
Nasional

HAKTEKNAS Jadi Momentum Perkuat Inovasi, BRIN-LPDP Anugerahi Inovator Baterai

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2201 shares
    Share 880 Tweet 550
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.