• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Lemahnya Leadership Jadi Akar Perpecahan di Partai Demokrat

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 12 September 2021 - 12:29
in Headline
uu cipta kerja

Pakar komunikasi politik (komunikolog) dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Dr. Emrus Sihombing. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pergolakan atau perpecahan yang terjadi di tubuh Partai Demokrat lebih disebabkan karena lemahnya leadership atau kepemimpinan.

Salah satu faktor dalam leadership adalah kemampuan untuk merangkul berbagai kepentingan.

BacaJuga:

Istana Bicara Dugaan Penyadapan hingga Makar, Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Dugaan Penyadapan Prabowo Mengarah ke Solo? Mahfud MD Ungkap Bocoran yang Jadi Sorotan

Prihatin Situasi Negara Usai Dugaan Penyadapan, SBY Kirim Pesan Khusus ke Prabowo

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengatakan hal kunci dalam politik adalah merangkul berbagai kepentingan, bukan soal menang dan kalah.

“Kalau tidak mampu merangkul berbagai kepentingan, berarti lemah leadership-nya. Saya berhipotesa, di bawah kepemimpinan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) masih bisa merangkul berbagai kepentingan itu. Tetapi di bawah kepemimpinan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) tidak lagi mampu merangkul berbagai kepentingan sehingga munculnya kader-kader Partai Demokrat yang mendeklarasikan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang mengajak Moeldoko menjadi ketua umum,” ujar Emrus, kepada Indoposco, Minggu (12/9/2021).

Menurut Emrus, pergolakan di tubuh Partai Demokrat akan terus terjadi jika tidak segera diselesaikan secara politik pula. Karena persoalan politik tidak akan mampu diselesaikan secara hukum kendati penyelesaian secara hukum itu merupakan amanat konstitusi sebagai negara hukum.

“Persoalan politik bukan soal menang dan kalah. Persoalan politik adalah persoalan kekuasaan. Politik itu merangkul berbagai kepentingan,” kata Emrus.

Emrus menyarankan Partai Demokrat kembali dipimpin SBY dan merangkul semua faksi yang ada di tubuh Partai Demokrat termasuk yang mendeklarasikan Partai Demokrat di Deli Serdang.

“Mereka harus bertemu dan berdialog. Tetapi tidak boleh saling memaksakan kehendak. Andaikan mereka menyatu, berarti ada dua faksi yakni faksi AHY dan faksi Moeldoko. Mereka berdialog saja, bertukar kepentingan, sehingga ditemukan titik kompromi. Demokrasi dalam suatu partai adalah seni berkompromi. Tidak boleh memaksakan kehendak. Faksi Moeldoko tidak boleh memaksakan kehendak ke faksi AHY. Sebaliknya juga demikian,” ujar Emrus.

Lebih jauh, Emrus mengemukakan, dari kompromi itu bisa saja disepakati SBY menjadi pemimpin Partai Demokrat dan mungkin sekretaris jenderal (Sekjen) dari faksi Moeldoko.

“Saya berani berpendapat bahwa figur pemersatu, yang bisa merangkul semua adalah SBY. Sederhana melihatnya. Ketika kepemipinan SBY, tidak terjadi ini (perpecahan). Bukankah terjadi ini setelah kepemimpinan AHY,” katanya.

Emrus menegaskan, partai politik itu milik rakyat, bukan milik pendiri, bukan PT (Perseroan Terbatas), atau “milik pemegang saham.” Partai politik itu, kata Emrus, milik rakyat karena melalui partai muncul pemimpin eksekutif dan legislatif.

“Bahkan, pemimpin yudikatif pun melalui fit and proper test di DPR. DPR representrasi dari fraksi dan fraksi representasi dari partai politik. Pemimpin bangsa ini diperoleh dari proses politik melalui partai. Bukankah mereka (partai politik) menerima dana dari negara. Dengan kata lain, duit rakyat juga ada di partai politik, termasuk Partai Demokrat,” katanya.

Pergolakan di tubuh Partai Demokrat akan berakhir, kata Emrus, jika menempuh tidak kompromi dan merangkul berbagai kepentingan.

“Kalau Partai Demokrat terus seperti ini, rakyat akan menilai bahwa kader-kader Partai Demokrat tidak dewasa dalam berpolitik. Rakyat akan menilai, mengurus diri sendiri (Partai Demokrat) saja tidak bisa, bagaimana memimpin bangsa ini,” ujarnya.

Emrus berpendapat, perpecahan di tubuh Partai Demokrat akan menggerus dukungan dari rakyat. “Mereka akan kehilangan kepercayaan dari rakyat. Rakyat tidak akan mendukung lagi Partai Demokrat karena mengurus organisasi partai saja belum menunjukkan hasil yang baik bagaimana memimpin negara, atau memimpin di legislatif atau eksekutif di Pilkada,” katanya.

Emrus berpandangan bahwa jika Partai Demokrat berhasil menyatu maka seluruh kader bisa memiliki kesempatan untuk mere-covery persepsi publik yang sudah terlanjur kurang baik. (dam)

Tags: AHYDemokrat kubu Moeldokopartai demokratPerpecahan Partai Demokrat

Berita Terkait.

Polisi Tegaskan Narasi SIM Gratis 2026 di TikTok Hoaks
Headline

Istana Bicara Dugaan Penyadapan hingga Makar, Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Rabu, 4 November 2026 - 21:55
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar
Headline

Dugaan Penyadapan Prabowo Mengarah ke Solo? Mahfud MD Ungkap Bocoran yang Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 19:17
Prihatin Situasi Negara Usai Dugaan Penyadapan, SBY Kirim Pesan Khusus ke Prabowo
Headline

Prihatin Situasi Negara Usai Dugaan Penyadapan, SBY Kirim Pesan Khusus ke Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 18:15
Presiden PKS: Jika Prabowo Saja Bisa Disadap, Bagaimana dengan Privasi Rakyat?
Headline

Pecat Listyo, Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Plt Kepala KSP

Rabu, 4 November 2026 - 15:32
Presiden PKS: Jika Prabowo Saja Bisa Disadap, Bagaimana dengan Privasi Rakyat?
Headline

Presiden PKS: Jika Prabowo Saja Bisa Disadap, Bagaimana dengan Privasi Rakyat?

Rabu, 4 November 2026 - 15:22
lsp
Headline

PKS Minta Polisi Usut Aktor Intelektual Kasus Penyadapan Libatkan Eks Kapolri

Rabu, 4 November 2026 - 13:33

OLAHRAGA

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Olahraga

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 4 November 2026 - 22:31

INDOPOSCO.ID – Tata kelola kompetisi futsal nasional kembali mendapat sorotan. Kali ini, kritik datang dari Pangsuma FC yang menilai pengelolaan...

SelengkapnyaDetails
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31
noc

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Rabu, 4 November 2026 - 13:13
piala

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Selasa, 3 November 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3299 shares
    Share 1320 Tweet 825
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2299 shares
    Share 920 Tweet 575
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1875 shares
    Share 750 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.