• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ini Alasan Menkumham soal Lapas Terbakar Tewaskan 41 Orang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 8 September 2021 - 13:38
in Headline
indoposco

Menkumham Yasonna Laoly dalam konferensi pers terkait kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan bahwa Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang over kapasitas 400 Persen.

Ia mengatakan penghuni di Lapas Kelas 1 Tangerang sebanyak 2.072 orang. Yang terbakar adalah Blok C2, model paviliun-paviliun. Di dalam satu blok itu ada beberapa kamar yang terkunci.

BacaJuga:

Usut Kasus TPPU, Kejagung Periksa Febrie Adriansyah dan Nurman Herin secara Terpisah

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

“Yang pertama perlu saya sampaikan, kondisi Lapas Kelas 1 Tangerang ini, dibangun tahun 1972. Sudah 42 tahun, kita tidak memperbaiki instalasi listriknya. Ada penambahan daya, tetapi instalasi listrik masih tetap,” ujar Yasonna, dalam konferensi pers, Rabu (8/9/2021).

Ia menjelaskan, dugaan sementara kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang adalah karena persoalan listrik (arus pendek).

Namun demikian, kata Yasonna, sekarang Puslabfor Mabes Polri, Ditreskrimum Polda Metro Jaya sedang meneliti sebab musabab dari kebakaran tersebut.

“Karena kita tidak mau berspekulasi, tetapi yang sementara kita lihat masih sangat kasat mata, yaitu dugaannya adalah arus pendek,” katanya.

Pada saat membuka konferensi pers, Yasonna menyampaikan turut belasungkawa dan berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.

“Pertama-tama saya menyampaikan turut belangsungkawa dan berdukacita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga dari 41 orang korban musibah kebakaran yang terjadi di penghuni Blok C2, Lapas Kelas 1, Tangerang,” ujar Yasonna.

Yasonna mengaku pihaknya telah bertemu dua orang keluarga dan langsung menyampaikan turut belasungkawa dan dukacita sedalam-dalamnya.

Lebih jauh, Yasonna menjelaskan bahwa kebakaran terjadi pukul 01.45 WIB. Pada saat itu, lanjutnya, petugas pengawas dari atas melihat kondisi ada api.

“Petugas pengawas langsung menelepon kepala pengamanan, dan kemudian langsung menelepon pemadam kebakaran. Sekitar 13 menit kemudian, sebanyak 12 mobil pemadam kebakaran datang. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangerang, khususnya pemadam kebakaran sangat cepat dan responsif untuk memadamkan kebakaran. Tidak sampai satu setengah jam, kebakaran berhasil dipadamkan,” ujarnya.

Yasonna menyampaikan bahwa oleh karena api cepat membesar, beberapa kamar tidak sempat dibuka karena api yang begitu cepat.

“Terus pertanyaannya, mengapa kamar dikunci, karena protap Lapas, kamar harus dikunci. Maka di situlah korban kita temukan. Yang selamat sebanyak 81 orang. Yang korban, 40 meninggal di tempat, 1 orang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Jadi yang dirujuk ke Rumah Sakit Tangerang ada 8 orang, kemudian ada 31 orang mengalami luka ringan dirawat di Klinik Lapas, dan 75 orang berhasil dievakuasi,” pungkasnya. (dam/gin)

Tags: Ditjenpas KemenkumhamKebakaran LapasKemenkumhamlapasLapas Kelas 1 TangerangMenkumham Yasonna Laoly

Berita Terkait.

Usut Kasus TPPU, Kejagung Periksa Febrie Adriansyah dan Nurman Herin secara Terpisah
Headline

Usut Kasus TPPU, Kejagung Periksa Febrie Adriansyah dan Nurman Herin secara Terpisah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:45
Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Headline

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:40
Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2454 shares
    Share 982 Tweet 614
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2119 shares
    Share 848 Tweet 530
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1991 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.