• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Enam Provinsi Perlu Lebih Waspadai Varian Delta

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 25 Agustus 2021 - 23:37
in Nasional
indoposco

Ilustrasi - Covid-19 coronavirus Delta variant Sars ncov 2 2021. Delta Strain. India Coronavirus delta variant. B.1.617.2 E484Q L452R. Foto: Antara/Shutterstock/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi menyatakan enam provinsi di Indonesia agar lebih waspada dan semakin meningkatkan kegiatan testing serta tracing.

“Saat ini varian Delta adalah varian yang memiliki tingkat transmisi tinggi, serta berpotensi menyebabkan keparahan adalah merupakan varian yang mendominasi di Indonesia,” kata Nadia dalam acara Siaran Pers PPKM secara daring di Jakarta, Rabu (25/8).

BacaJuga:

Perempuan Tak Cukup Jadi Pengguna Teknologi, Rini Dorong 4 Langkah Pemberdayaan

UNSIA Cetak Talenta Digital, Perkuat Langkah Menuju Kampus Inovator AI

Kemenag: Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Segera Cair

Nadia mengungkapkan enam provinsi yang terdeteksi memiliki kasus varian Delta tertinggi adalah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tengah.

Selanjutnya ia mengatakan terdapat tiga provinsi yang belum melaporkan adanya varian Delta yakni Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara.

“Bagi wilayah yang belum menemukan varian Delta, dalam hal ini ada tiga provinsi. Bukan berarti tidak ada varian di daerah tersebut. Ingat, pandemi tidak mengenal batas wilayah sehingga kewaspadaan yang sama, tingginya harus tetap kita lakukan,” kata dia, dikutip dari Antara.

Untuk mengatasi terjadinya peningkatan kasus aktif di seluruh daerah, pihaknya melakukan sejumlah upaya pencegahan yang efektif dapat mencegah penularan seperti melalui kegiatan testing, lacak, isolasi, penguatan protokol kesehatan serta vaksinasi.

“Kita berupaya untuk mengenal musuh kita dalam pengendalian yang lebih baik dan lebih tepat lagi. Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, pandemi dan virus Covid-19 tidak mengenal batas administrasi,” kata dia.

Ia mengimbau kepada masyarakat Jika ada yang merasakan sakit seperti sesak nafas, segera laporkan diri ke puskesmas setempat atau menggunakan fasilitas telemedicine untuk mendapatkan saran ataupun obat- obatan yang diperlukan.

“Ingat jangan memutuskan melakukan isolasi mandiri tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Kita tahu varian Delta adalah varian yang mempercepat keparahan gejala. Sehingga pastikan jangan menunda ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan bila gejala menjadi berat atau bertambah sesak,” kata dia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro mengatakan masyarakat perlu menghindari kerumunan agar varian Delta tidak lebih cepat menular.

“Kerumunan hanya akan mempercepat varian delta yang sendirinya telah cepat menular. Kita sudah belajar pahit, kerumunan yang terjadi saat liburan awal tahun dan Lebaran kemarin akan selalu membawa dampak kenaikan kasus konfirmasi,” kata Reisa.

Ia mengatakan, varian Delta mempunyai daya tular yang tinggi. Diperkirakan varian tersebut memiliki reproductive number Delta varian sebesar 6 sampai 8 dari 10 orang yang terkena varian itu, akan menularkan kepada 60 sampai 80 orang lainnya.

“Itulah mengapa kita mencatat angka konfirmasi harian di atas 50 ribu kasus per harinya,” kata Reisa menjelaskan alasan kasus aktif terus mengalami peningkatan.

Ia menjelaskan, seluruh pihak untuk terus menjaga protokol kesehatan agar tidak mengulang kesalahan yang sama saat terjadi peningkatan kasus yang sangat tinggi pada awal bulan Juli lalu.

“Di Juli 2021, dengan berat hati kenaikan kasus yang tak terkendali akan membuat sistem kesehatan kewalahan. Tenaga kesehatan dan rumah sakit kelebihan beban dan pasien tidak terselamatkan,” kata Reisa mengingatkan terjadinya lonjakan kasus tertinggi di Tanah Air.

Reisa juga menyarankan agar masyarakat sebisa mungkin untuk terus di rumah apabila tidak ada kegiatan penting, supaya terhindar dari varian Delta yang cepat menular. (mg3)

Tags: Kemenkespandemi covid-19Varian Delta

Berita Terkait.

Rini
Nasional

Perempuan Tak Cukup Jadi Pengguna Teknologi, Rini Dorong 4 Langkah Pemberdayaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:06
UNSIA
Nasional

UNSIA Cetak Talenta Digital, Perkuat Langkah Menuju Kampus Inovator AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:05
Menag
Nasional

Kemenag: Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Segera Cair

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:32
Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri
Nasional

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:03
Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI
Nasional

Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09
hakim
Nasional

Gus Kikin: Qanun Asasi Merupakan Ruh Nahdlatul Ulama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:35

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2194 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.