• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Panglima Inggris Minta Dunia Beri Kesempatan Pada Taliban

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 18 Agustus 2021 - 19:40
in Internasional
Panglima militer Inggris Jenderal Nick Carter. Foto: (ANTARA/Reuters)

Panglima militer Inggris Jenderal Nick Carter. Foto: (ANTARA/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dunia sebaiknya memberi kesempatan kepada Taliban untuk membuat pemerintahan baru di Afghanistan, tutur panglima militer Inggris Nick Carter, Rabu (18/8/2021). Menurut Carter, dunia nanti mungkin akan mengetahui apakah kelompok pemberontak yang dalam beberapa dekade sudah dicap oleh Barat sebagai militan itu akan bersikap lebih masuk akal.

Para pemimpin Taliban akan membuktikan diri mereka kepada dunia, tutur seorang pejabat gerakan Islamis itu tidak seperti yang terjadi selama 20 tahun terakhir ketika mereka lebih banyak hidup dalam kerahasiaan.

BacaJuga:

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Carter menyatakan dirinya sudah berkomunikasi dengan mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai yang disebutnya akan bertemu dengan Taliban pada Rabu (18/8).

“Kita harus sabar, kita harus menahan diri serta kita harus memberi mereka ruang untuk membentuk pemerintahan serta kita harus memberi mereka ruang untuk menunjukkan mandat mereka. Mungkin saja Taliban yang saat ini berbeda dari Taliban yang dulu diingat orang dari tahun 1990an,” tutur Carter pada BBC seperti dikutip Antara, Rabu (18/8/2021)

“Nanti kita akan tahu, apabila kita memberi mereka ruang, kalau Taliban ini tentunya lebih masuk akal tetapi apa yang harus kita ingat adalah bahwa mereka bukan organisasi yang homogen Taliban merupakan kelompok para tokoh adat yang beragam serta berasal dari seluruh daerah pedesaan Afghanistan,” tuturnya.

Carter menjelaskan Taliban sejatinya adalah” anak- anak desa” yang menjalani” Pashtunwali”, pedoman hidup kaum tradisional serta kode etik bangsa Pashtun.

“Mereka mungkin adalah Taliban yang lebih bertindak secara wajar. Mereka kurang represif. Dan tentu, apabila Kamu melihat cara mereka memerintah Kabul saat ini, ada indikasi mereka lebih wajar,” tegasnya.

Namun beberapa veteran tentara Inggris meragukan hal itu. “Orang seharusnya tidak dirayu dengan kata-kata lembut seperti ini,” tutur Charlie Herbert, mantan mayor jenderal angkatan darat Inggris yang pernah bertugas di Afghanistan serta juga bekerja sebagai penasihat senior NATO kepada Sky News.

“Taliban membutuhkan pengakuan internasional. Mereka merebut kekuasaan dengan kekuatan dan mereka kini sangat menginginkan pengakuan global, dari China, dari Rusia serta Barat, mereka mereka membutuhkan itu. Jadi mereka akan memakai kata-kata pemikat tentang kesempatan yang sama untuk perempuan,” tuturnya.

Herbert menjelaskan tidak ada bukti Taliban telah menjadi moderat. “Mereka menunggu, mereka bertaruh waktu hingga kita meninggalkan Kabul dan kemudian pertumpahan darah akan dimulai ketika tidak ada wartawan serta masyarakat asing yang melihat hal itu.” (mg2/wib)

Tags: InggrisPanglima InggrisTaliban

Berita Terkait.

Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1021 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3800 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.