• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Panglima Inggris Minta Dunia Beri Kesempatan Pada Taliban

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 18 Agustus 2021 - 19:40
in Internasional
Panglima militer Inggris Jenderal Nick Carter. Foto: (ANTARA/Reuters)

Panglima militer Inggris Jenderal Nick Carter. Foto: (ANTARA/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dunia sebaiknya memberi kesempatan kepada Taliban untuk membuat pemerintahan baru di Afghanistan, tutur panglima militer Inggris Nick Carter, Rabu (18/8/2021). Menurut Carter, dunia nanti mungkin akan mengetahui apakah kelompok pemberontak yang dalam beberapa dekade sudah dicap oleh Barat sebagai militan itu akan bersikap lebih masuk akal.

Para pemimpin Taliban akan membuktikan diri mereka kepada dunia, tutur seorang pejabat gerakan Islamis itu tidak seperti yang terjadi selama 20 tahun terakhir ketika mereka lebih banyak hidup dalam kerahasiaan.

BacaJuga:

Terus Memanas, IRGC Siap Lakukan Pembalasan usai Kapal Tanker Iran Diserang AS

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Carter menyatakan dirinya sudah berkomunikasi dengan mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai yang disebutnya akan bertemu dengan Taliban pada Rabu (18/8).

“Kita harus sabar, kita harus menahan diri serta kita harus memberi mereka ruang untuk membentuk pemerintahan serta kita harus memberi mereka ruang untuk menunjukkan mandat mereka. Mungkin saja Taliban yang saat ini berbeda dari Taliban yang dulu diingat orang dari tahun 1990an,” tutur Carter pada BBC seperti dikutip Antara, Rabu (18/8/2021)

“Nanti kita akan tahu, apabila kita memberi mereka ruang, kalau Taliban ini tentunya lebih masuk akal tetapi apa yang harus kita ingat adalah bahwa mereka bukan organisasi yang homogen Taliban merupakan kelompok para tokoh adat yang beragam serta berasal dari seluruh daerah pedesaan Afghanistan,” tuturnya.

Carter menjelaskan Taliban sejatinya adalah” anak- anak desa” yang menjalani” Pashtunwali”, pedoman hidup kaum tradisional serta kode etik bangsa Pashtun.

“Mereka mungkin adalah Taliban yang lebih bertindak secara wajar. Mereka kurang represif. Dan tentu, apabila Kamu melihat cara mereka memerintah Kabul saat ini, ada indikasi mereka lebih wajar,” tegasnya.

Namun beberapa veteran tentara Inggris meragukan hal itu. “Orang seharusnya tidak dirayu dengan kata-kata lembut seperti ini,” tutur Charlie Herbert, mantan mayor jenderal angkatan darat Inggris yang pernah bertugas di Afghanistan serta juga bekerja sebagai penasihat senior NATO kepada Sky News.

“Taliban membutuhkan pengakuan internasional. Mereka merebut kekuasaan dengan kekuatan dan mereka kini sangat menginginkan pengakuan global, dari China, dari Rusia serta Barat, mereka mereka membutuhkan itu. Jadi mereka akan memakai kata-kata pemikat tentang kesempatan yang sama untuk perempuan,” tuturnya.

Herbert menjelaskan tidak ada bukti Taliban telah menjadi moderat. “Mereka menunggu, mereka bertaruh waktu hingga kita meninggalkan Kabul dan kemudian pertumpahan darah akan dimulai ketika tidak ada wartawan serta masyarakat asing yang melihat hal itu.” (mg2/wib)

Tags: InggrisPanglima InggrisTaliban

Berita Terkait.

UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama
Internasional

Terus Memanas, IRGC Siap Lakukan Pembalasan usai Kapal Tanker Iran Diserang AS

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:01
Kapal-Tanker
Internasional

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:56
iran
Internasional

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:05
Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3702 shares
    Share 1481 Tweet 926
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.