• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Peringatan Kemerdekaan Momentum Bersatu Lawan Pandemi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 17 Agustus 2021 - 14:33
in Headline
Seorang Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) mencium bendera merah putih usai dikukuhkan di halaman kantor Bupati, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (16/8/2021). Foto: Antara/Adiwinata Solihin

Seorang Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) mencium bendera merah putih usai dikukuhkan di halaman kantor Bupati, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (16/8/2021). Foto: Antara/Adiwinata Solihin

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini untuk kedua kalinya berada dalam kondisi pandemi. Peringatan Kemerdekaan ke-76 RI kali ini diharapkan menjadi momentum bagi semua anak bangsa untuk bersatu padu dalam mengatasi krisis yang dihadapi.

Hal itu disampaikan Koordinator Nasional Forum Solidaritas Kemanusian (FSK) Sudirman Said saat memberikan refleksinya terkait HUT ke-76 RI pada 17 Agustus 2021.

BacaJuga:

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

“Semoga suasana peringatan kemerdekaan ini memberi inspirasi bagi bangsa untuk bersatu padu membebaskan diri dari penjajah tidak tampak bernama Covid-19,” tutur Sudirman Said dalam keterangannya pada Selasa (17/8).

Sudirman menyampaikan suasana kebatinan bangsa masih prihatin di tengah pandemi saat ini. Peringatan kemerdekaan yang biasanya dipenuhi kegembiraan pun tidak dapat dilakukan masyarakat dengan leluasa.

Menurutnya, masyarakat masih menghadapi ketidakpastian mengenai kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir. Karena itu, tuturnya, saat ini diperlukan 3 hal pokok untuk menanggulangi pandemi belajar dari negara- negara lain.

“Pertama gerakan edukasi serta literasi publik secara masif. Kedua, percepatan vaksinasi. Ketiga, menjadikan prokes (protokol kesehatan) ketat sebagai kebiasaan baru atau new normal,” tutur Sekjen Palang Merah Indonesia (PMI) itu.

Sudirman menilai pandemi sudah memberi pelajaran betapa pentingnya kemanusiaan serta solidaritas sesama anak bangsa.

Menurutnya, bahu-membahu antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, komunitas, serta berbagai elemen lain semakin penting karena pandemi ini hanya bisa diselesaikan dengan sikap saling tolong-menolong.

“Pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, gerakan pemuda serta komunitas di semua lapisan harus saling bantu. Sekali lagi perjalanan Covid-19 selama 2 tahun ini membuktikan perlunya saling bantu. Peran solidaritas kemanusiaan akan sangat mendorong solusi,” ucapnya.

Pandemi juga memberikan pelajaran berarti untuk adanya adaptasi di semua aspek karena tatanan kehidupan bersama saat ini serta sesudah Covid-19 akan sangat berubah. Cara kerja, cara berbisnis, cara bergaul dan berinteraksi ke depan diperkirakan akan sangat mengandalkan bantuan teknologi.

“Masa-masa sulit ini merupakan waktu yang baik untuk melaksanakan adaptasi besar besaran. Penguasaan teknologi akan jadi aspek penting. Kemampuan beradaptasi juga dibutuhkan. Tahun depan kita harus tetap bersiap bahwa keadaan masih belum berubah tetapi jika Covid-19 sudah berakhir maka akan jadi nilai plus,” ucapnya.

Terkait perkembangan situasi pandemi, Sudirman menilai kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dilakukan di Jawa-Bali terbukti efektif dalam menekan laju wabah. Ia berharap PPKM bisa terus dijalani konsisten khususnya di luar Jawa- Bali untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus.

“PPKM serentak di Jawa Bali serta dilakukan dalam waktu cukup lama terbukti efektif mengurangi jumlah kasus. Karena itu kita berharap konsistensi atas kebijakan yang sama akan diterapkan di luar Pulau Jawa serta Pulau Bali, terutama di area padat penduduk,” ucapnya. (Mg2)

Tags: Forum Solidaritas KemanusiaanHUT RI ke 76

Berita Terkait.

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55
bgnn
Headline

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:07
makan
Headline

Following Constitutional Court Ruling Barring Education Funds for MBG, National Nutrition Agency Refers Budget Questions to Finance Ministry

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.