• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Jumlah Anak Penderita Stunting Di Banda Aceh Capai 364 Orang

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 5 Agustus 2021 - 15:37
in Nusantara
Ilustrasi- Mural stunting di Jakarta, Rabu (16/12/2020). Foto: Antara

Ilustrasi- Mural stunting di Jakarta, Rabu (16/12/2020). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh mencatat jumlah anak yang menderita stunting di ibu kota Provinsi Aceh itu mencapai 364 orang hingga tahun 2021.

“Tahun ini kita hanya mencari data berapa angka stunting di Banda Aceh, dan ini akan kita laporkan ke BKKBN provinsi,” tutur Kepala DP3AP2KB Banda Aceh Cut Azharida seperti dikutip Antara, Kamis (5/8/2021).

BacaJuga:

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Bea Cukai Ngurah Rai Temukan 1 Kg Hasis dalam Koper Penumpang dari Thailand

Bea Cukai Sumbawa Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai Rp827 Juta

Cut Azharida menyatakan, karena 2021 ini pihaknya belum memiliki anggaran terhadap penanganan stunting, sejauh ini mereka belum bergerak. Tetapi, lebih kepada mencanangkan upaya pencegahan serta pembinaan untuk 2022 mendatang melalui bantuan provinsi ataupun pusat.

“Untuk tahun ini kita belum ada anggaran, mungkin tahun depan baru ada anggaran dari pusat, saat ini kita hanya lakukan pendataan gampong( desa) yang ada stunting, itu kita intervensi sejauh mana stunting berkurang di desa itu,” tuturnya.

Azharida menyatakan, salah satu upaya mereka dalam pencegahan stunting ini dengan melaunching rumah gizi di desa-desa, sehingga nantinya bisa dilihat sejauh mana perkembangan stunting di daerah itu.

“Untuk di rumah gizi ada kegiatan bekerja sama dengan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), di situ juga ada pemberian gizi untuk balita, posyandu, serta berbagai kegiatan lainnya,” tuturnya.

Cut Azharida menjelaskan, langkah yang dilakukan pihaknya dalam upaya pencegahan terjadinya stunting ini dimulai dari seribu hari kehidupan. Di mana pembinaan dilakukan mulai sejak menjadi calon pengantin, awal pernikahan sampai proses menyusui.

DP3AP2KB Banda Aceh mempunyai program sosialisasi pra nikah, dari sana pembinaan awal dilakukan, hingga seorang ibu melahirkan hingga menyusui anaknya, dan bagaimana memastikan asupan gizi di saat hamil.

“Dari sana kita geraknya biar stunting itu tidak kita temui. Di kala bunda berbadan dua, kita kasih bimbingan, sebab stunting itu berasal dari kehamilan, kekurangan vitamin kala hamil berpengaruh ke stunting,” demikian Cut Azharida.

Menurut data DP3AP2KB Banda Aceh, adapun rincian 364 penderita stunting tersebut yaitu dari wilayah Puskesmas Kuta Alam yaitu Gampong Beurawe 24 orang.

Kemudian di wilayah Puskesmas Meuraxa yaitu dari Gampong Lampaseh Aceh 19 orang, Surien 11, Gampong Baro 11, Aso Nanggroe 8, Lamjabat 14, serta Gampong Blang 16 orang.

Selanjutnya, pada Puskesmas Ulee Kareng dari Gampong Ceurih 16 orang, Doy 16 serta Pangoe Deah 6 penderita. Kemudian, dalam wilayah Puskesmas Lampaseh terdapat 19 orang dari Gampong Lampaseh Kota, Gampong Jawa 38 orang.

Dari wilayah Puskesmas Baiturrahman terdapat 23 orang asal Gampong Ateuk Munjeng, serta Peuniti 31 penderita. Kemudian, pada Puskesmas Lampulo yaitu hanya 26 orang dari Gampong Lambaro Skep.

Terakhir, pada Puskesmas Banda Raya yaitu dari Gampong Geuceu Komplek 22 orang, Geuceu Kayee Jato 10, Lam Ara 12, Lhong Raya 14, Peunyeurat 13, serta dari Gampong Lamlagang sebanyak 15 penderita. (mg2/wib)

Tags: Banda AcehDP3AP2KBstunting

Berita Terkait.

Pelayanan
Nusantara

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06
Pemeriksaan
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Temukan 1 Kg Hasis dalam Koper Penumpang dari Thailand

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:25
BMMN
Nusantara

Bea Cukai Sumbawa Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai Rp827 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:44
Latihan
Nusantara

Srikandi PLN Nusantara Power Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Perempuan di Koto Panjang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:04
opini
Nusantara

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45
sigit
Nusantara

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.