• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Fakultas Kehutanan UGM Bantu Produksi Peti Jenazah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 23 Juli 2021 - 03:05
in Nasional
Tim Kubur Cepat membawa jenazah dengan protokol COVID-19 untuk dimakamkan di Badran, Yogyakarta, Selasa (22/6/2021). Menurut data Posko Terpadu Penanganan COVID-19 DIY terjadi peningkatan kasus COVID-19 dalam tiga hari terakhir sebanyak lebih dari 600 kasus per hari dengan total terkonfirmasi 53.303 kasus, positif aktif 6.071 kasus, 45.853 kasus sembuh, dan 1.379 kasus meninggal dunia per tanggal 21 Juni 2021 pukul 16.00 WIB. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp.)

Tim Kubur Cepat membawa jenazah dengan protokol COVID-19 untuk dimakamkan di Badran, Yogyakarta, Selasa (22/6/2021). Menurut data Posko Terpadu Penanganan COVID-19 DIY terjadi peningkatan kasus COVID-19 dalam tiga hari terakhir sebanyak lebih dari 600 kasus per hari dengan total terkonfirmasi 53.303 kasus, positif aktif 6.071 kasus, 45.853 kasus sembuh, dan 1.379 kasus meninggal dunia per tanggal 21 Juni 2021 pukul 16.00 WIB. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp.)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Departemen Teknologi Hasil Hutan (DTHH) Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada memproduksi peti jenazah untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah sakit di Daerah Istimewa Yogyakarta seiring tingginya angka kematian akibat Covid-19 di provinsi ini.

Kepala DTHH Fakultas Kehutanan UGM Sigit Sunarta melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Kamis, mengatakan DTHH dan tim tergerak memproduksi peti jenazah Covid-19 setelah mendapatkan informasi bahwa RSUP Dr Sardjito serta RS Akademik UGM kekurangan persediaan peti jenazah.

BacaJuga:

2,03 Juta Anak Konsumsi Rokok Sepanjang 2025, FKBI Ingatkan Beban Ekonomi Orang Tua

Semakin Berkilau di Bawah Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Nasional dan Siap ‘Go Global’

Mendagri Serahkan Anugerah Adinata Syariah 2026, Dorong Pemda Kembangkan Potensi Ekonomi Syariah

“Setelah kami diinfo oleh satgas Covid-19 UGM mengenai kekurangan persediaan peti jenazah yang dialami oleh RS Sardjito serta RS Akademik. Setelah itu, kita di DTHH merasa terpanggil untuk ikut meringankan beban rumah sakit dengan menyediakan peti jenazah buatan kita sendiri,” tutur Sigit.

Sigit mengatakan produksi peti jenazah tersebut merupakan kerja sama dengan Karbolo Community-relawan bencana Gamping Sleman, donatur dan para mahasiswa. Ada 2 tempat produksi yang digunakan, yaitu di Gamping, Sleman serta satunya lagi di workshop Pengolahan Kayu DTHH di Klebengan.

Sejauh ini, DTHH serta tim sudah menyalurkan sebanyak 10 peti jenazah kepada RS Akademik pada Minggu, (18/7) lalu.

“Yang sudah jadi kita serahkan RSA ada 10, selanjutnya 10 berikutnya hari ini kita kirim. Minggu depan kurang lebih 10 lagi, Insyaallah,” imbuh Sigit.

Per 21 Juli 2021, angka kematian akibat Covid-19 di DIY mencapai 87 jiwa per hari sehingga jumlah kematian akibat Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 2.595 jiwa.

Jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 juga masih terpantau lebih dari 1.500 kasus per hari.

Pada 21 Juli kasus positif Covid-19 di DIY meningkat sebesar 1.648 kasus sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY sudah mencapai 97.596 kasus.

Peningkatan kasus terkonfirmasi positif paling banyak berasal dari Kabupaten Bantul dengan 601 kasus, disusul Kabupaten Sleman dengan 381 kasus, Kota Yogyakarta 308 kasus, Kabupaten Gunung Kidul 185 kasus, dan Kabupaten Kulon Progo 173 kasus. (mg2)

Tags: Fakultas Kehutanan UGMProduksi Peti Jenazahugm

Berita Terkait.

2,03 Juta Anak Konsumsi Rokok Sepanjang 2025, FKBI Ingatkan Beban Ekonomi Orang Tua
Nasional

2,03 Juta Anak Konsumsi Rokok Sepanjang 2025, FKBI Ingatkan Beban Ekonomi Orang Tua

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:05
Semakin Berkilau di Bawah Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Nasional dan Siap ‘Go Global’
Nasional

Semakin Berkilau di Bawah Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Nasional dan Siap ‘Go Global’

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:54
Mendagri Serahkan Anugerah Adinata Syariah 2026, Dorong Pemda Kembangkan Potensi Ekonomi Syariah
Nasional

Mendagri Serahkan Anugerah Adinata Syariah 2026, Dorong Pemda Kembangkan Potensi Ekonomi Syariah

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:44
Pengamat Ingatkan Pemerintah Tak Berhenti di Klarifikasi Soal Isu PHK TikTok-Tokopedia
Nasional

Pengamat Ingatkan Pemerintah Tak Berhenti di Klarifikasi Soal Isu PHK TikTok-Tokopedia

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:19
FGD-Sumut
Nasional

Marak PMI Korban Online Scammer Kamboja, Peneliti UMJ Bedah Komunikasi Politik Pemerintah

Senin, 6 Juli 2026 - 21:47
Tito
Nasional

Dukung Program Perumahan, Kemendagri Koordinasikan Usulan Sasaran BSPS dari Daerah

Senin, 6 Juli 2026 - 21:17

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2277 shares
    Share 911 Tweet 569
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur
Olahraga

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Editor Laurens Dami
Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Portugal Roberto Martinez akan mengundurkan diri dari jabatannya setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Selecao...

SelengkapnyaDetails
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
Ronaldo

Jelang Hadapi Spanyol, Ronaldo Fokus Nikmati Piala Dunia Terakhirnya

Senin, 6 Juli 2026 - 19:15
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.