• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Dokter Hewan Pengidap Pertama Virus Monyet di China Meninggal

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 18 Juli 2021 - 12:45
in Internasional
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Ilustrasi. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang dokter hewan yang terinfeksi oleh virus monyet B di China dikabarkan meninggal dunia.

Namun, sejauh ini beberapa orang yang kontak dekat korban dinyatakan selamat, demikian laporan Pusat Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC) dalam harian mingguannya yang dilansir pada Sabtu (17/ 7).

BacaJuga:

Terus Memanas, IRGC Siap Lakukan Pembalasan usai Kapal Tanker Iran Diserang AS

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Jurnal tersebut menyebutkan pria asal Beijing berusia 53 tahun yang bekerja di lembaga penelitian primata itu meninggal pada 27 Mei lalu.

Dia mengalami gejala awal, seperti mual dan muntah, sebulan setelah membedah 2 monyet yang mati pada dini Maret.

Dokter itu sudah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit sebelum meninggal.

CCDC menyatakan tidak ada kejadian fatal atau bukti klinis infeksi virus monyet B di China sebelumnya.

Kematian dokter hewan itu menjadi kasus kematian pertama virus monyet B pada manusia. Para peneliti mengambil sampel cairan serebrospinal dari dokter hewan itu pada April lalu dan hasilnya menyatakan dia positif terinfeksi virus kera B.

Namun sampel- sampel yang diambil dari kontak dekatnya menunjukkan hasil negatif. Virus tersebut pertama kali diidentifikasi pada 1932 sebagai “enzootic alphaherpesvirus” pada monyet jenis Macaca.

Virus tersebut dapat ditularkan melalui kontak langsung dan pertukaran sekresi tubuh dengan tingkat tingkat kematian 70 hingga 80 persen. Dalam jurnal tersebut CCDC juga menyebutkan monyet kemungkinan berpotensi menimbulkan ancaman bagi orang-orang di sekitarnya. (mg1)

Tags: CCDCChinadokter hewatPusat Pencegahan Penyakit Menular Chinavirus monyet B

Berita Terkait.

UMKM Binaan Pertamina Bersinar di Inabuyer 2026, Buyer Berebut Kerja Sama
Internasional

Terus Memanas, IRGC Siap Lakukan Pembalasan usai Kapal Tanker Iran Diserang AS

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:01
Kapal-Tanker
Internasional

Iran Desak PBB Kutuk Serangan AS ke Kapal Tankernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:56
iran
Internasional

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:05
Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3702 shares
    Share 1481 Tweet 926
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.