• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tenaga Kesehatan Keluhkan Kelangkaan Obat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 4 Juli 2021 - 19:45
in Headline
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Ilustrasi. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setelah beberapa hari lalu masyarakat dikejutkan kelangkaan tabung gas oksigen, kini kelangkaan obat dikeluhkan oleh tenaga kesehatan (nakes). Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah mengatakan, pemerintah harus mengatasi kelangkaan obat.

“Ini tanggung jawab negara. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah lalai,” tegas Trubus Rahardiansyah melalui gawai, Ahad (4/7/2021).

BacaJuga:

Dorong Budaya Kritis, Yusril Persilakan Publik Debat dan Diskusi Film ‘Pesta Babi’

Peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026, Begini Pesan Mendalam Menag

Yusril: Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi” Bukan Arahan Pusat

Saat ini, menurut dia, kebutuhan obat sangat diperlukan, terutama bagi penanganan pasien Covid-19.

“Jadi jangan ada alasan kekurangan obat. Produsen harus memproduksinya dalam jumlah besar,” ucap Trubus.

Ia mengaku khawatir kelangkaan obat disebabkan oleh sejumlah pihak yang ingin mencari keuntungan. Untuk itu, aparat penegak hukum harus mengungkapnya.

“Ini (kelangkaan obat) apakah benar sudah tidak ada atau memang disengaja. Aaparat penegak hukum harus mengungkap ini,” kata Trubus.

Dia mengatakan, kelangkaan obat harus diantisipasi dengan mensuplai obat dari daerah atau wilayah zona hijau. Sebab, dipastikan ketersediaan obat di sana masih melimpah.

“Kan tidak mungkin, obat di wilayah zona hijau obat langka. Jadi bisa saja obat dari sana disuplai ke zona merah atau daerah yang kekurangan obat,” terang Trubus.

Ketergantungan obat dari impor, menurut Trubus, harus ada strategi khusus untuk mencari obat alternatif. Dengan mendukung industri obat memproduksi obat alternatif untuk keadaan darurat.

“Kemenkes dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) harus bisa mengambil kebijakan untuk obat alternatif yang mendukung pada penanganan Covid-19,” ujarnya.

“Ini keadaan darurat. Jadi tidak hanya membiarkan kelangkaan obat. Harus ada koordinasi dari para ahli dan akademisi untuk melakukan penelitian obat alternatif,” imbuh Trubus. (nas)

Tags: covid-19kelangkaan obattenaga kesehatan

Berita Terkait.

Yusril
Headline

Dorong Budaya Kritis, Yusril Persilakan Publik Debat dan Diskusi Film ‘Pesta Babi’

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:13
Nasarudin
Headline

Peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026, Begini Pesan Mendalam Menag

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:20
Yusril
Headline

Yusril: Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi” Bukan Arahan Pusat

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:28
anjar
Headline

Kemenhaj Tegas Tak Cabut SE Dam di Tanah Air Meski Ditolak MUI: “Kami Hormati Perbedaan Fiqih”

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:27
bowo
Headline

Prabowo: Negara Bakal Terima Uang Rampasan Rp49 Triliun Bulan Depan

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:43
cerdas cermat
Headline

Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:14

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1522 shares
    Share 609 Tweet 381
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1177 shares
    Share 471 Tweet 294
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.