INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah akan segera menerima uang rampasan hasil kejahatan senilai puluhan triliun rupiah, meski belum merinci secara mendalam asal-usul sumber dana tersebut.
“Bulan depan kurang lebih akan ada Rp49 triliun,” kata Prabowo dalam YouTube Sekretariat Presiden saat dalam penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta dikutip Kamis (14/5/2026).
Sementara itu, penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat penegakan hukum, menertibkan pemanfaatan kawasan hutan, serta mengoptimalkan tata kelola sumber daya alam nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melaporkan keberhasilan pemerintah dalam menghimpun total penerimaan negara sebesar Rp10,27 triliun
Selain penyerahan penerimaan negara, Satgas PKH juga melaporkan capaian penguasaan kembali kawasan hutan. Sejak terbentuk pada Februari 2025 hingga saat ini, Satgas PKH telah berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan pada sektor perkebunan sawit seluas 5.889.141,31 hektare. Seektor pertambangan, Satgas PKH berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan seluas 12.371,58 hektare
Dari total hasil penguasaan kembali tersebut, pada tahap ketujuh itu Satgas PKH menyerahkan kembali lahan kawasan hutan kepada kementerian/lembaga terkait.
Penyerahan dilakukan dari Satgas PKH kepada Kementerian Keuangan, dilanjutkan kepada BPI Danantara, dan kemudian kepada PT Agrinas Palma Nusantara dengan total luas 2.373.171,75 hektare.
Dalam arahannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Satgas PKH dan lembaga terkait yang telah bekerja menyelamatkan kekayaan negara.
Ia menegaskan bahwa penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata kepada rakyat bahwa pemerintah berkomitmen mengamankan uang dan aset negara untuk digunakan kembali bagi kepentingan masyarakat.
“Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Satgas PKH, Kejaksaan, Kepolisian, TNI, BPKP, PPATK, semuanya ini sekarang kita buktikan kepada rakyat bahwa kita bertekad untuk mengamankan dan menyelamatkan kekayaan negara,” ujar Prabowo. (dan)











