• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Covid-19 Melonjak, Banten Kekurangan Tenaga Kesehatan

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 23 Juni 2021 - 14:21
in Nusantara
indoposco

Ilustrasi - Nakes tangani pasien Covid-19. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus penularan Covid-19 di Provinsi Banten terus mengalami lonjakan. Dari peta harian, kasus konfirmasi bertambah 422 orang. Angka itu merupakan tertinggi sejak dua pekan terakhir.

Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, seiring meningkatnya kasus corona di delapan kabupaten, kota maka bed occupancy rate (BOR) atau tempat tidur (TT) juga meningkat.

BacaJuga:

Wamenag Tegaskan Kasus Ponpes Pati Ulah Oknum, Bukan Cerminan Pesantren

Wujudkan Ketahanan Energi Nasional, Kanwil Bea Cukai Papua Fasilitasi Proyek Strategis Nasional

Bea Cukai Morowali Tindak 36 Ribu Batang Rokok Ilegal di Kawasan Industri PT IMIP

Menurutnya data per 22 Juni 2021 jam 13.45 WIB, BOR Intensive Care Unit (ICU) berjumlah 82,42 persen atau 272 yang terpakai dari kapasitas 330.

Kemudian, BOR TT isolasi sudah 87,37 persen atau 3196 terpakai dari kapasitas 3658. Sementara rumah singgah BOR 94.26 persen atau 854 terpakai dari kapasitas 906.

“Selama hulunya tidak dapat dikendalikan, seberapa banyak pun kapasitas TT yang disediakan, tidak akan mampu menampung,” katanya melalui whatshapp, Rabu (23/6/2021).

Ati menjelaskan, tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit (RS) pemerintah dan swasta akan diupayakan ditambah meski tidak signifikan. Sebab sejauh ini, Banten juga memiliki keterbatasan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis paru, anasthesi, penyakit dalam, dokter umum dan perawat.

“Untuk TT di RS baik milik pemerintah maupun swasta dan rumah singgah, kami upayakan terus bertambah meskipun tidak signifikan karena keterbatasan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis paru, anasthesi, penyakit dalam, dokter umum dan perawat di seluruh kabupaten, kota se Provinsi Banten. Belum lagi para nakes juga dituntut untuk melakukan scrining aktif TLI (Tes, Lacak, dan Isolasi) dan mengejar percepatan vaksinasi,” jelasnya.

Ia menyebutkan, zonasi Banten yang masih oranye berdasarkan penilaian pakar di tingkat pusat dengan 14 indikator.

“Penilaian zonasi ini dilakukan oleh para pakar di tingkat pusat dengan 14 indikator penilaian,” tuturnya.

Perlu diketahui, kasus konfirmasi positif di Banten berjumlah 54.638 orang. Rinciannya, 3.142 masih dirawat, 50.098 dinyatakan sembuh dan 1.399 sudah meninggal. (son)

Tags: covid-19Provinsi BantenSatgas Covid-19

Berita Terkait.

Wamenag Tegaskan Kasus Ponpes Pati Ulah Oknum, Bukan Cerminan Pesantren
Nusantara

Wamenag Tegaskan Kasus Ponpes Pati Ulah Oknum, Bukan Cerminan Pesantren

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:09
Wujudkan Ketahanan Energi Nasional, Kanwil Bea Cukai Papua Fasilitasi Proyek Strategis Nasional
Nusantara

Wujudkan Ketahanan Energi Nasional, Kanwil Bea Cukai Papua Fasilitasi Proyek Strategis Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:53
BC
Nusantara

Bea Cukai Morowali Tindak 36 Ribu Batang Rokok Ilegal di Kawasan Industri PT IMIP

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:41
Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Kolaka Timur di Sultra, Hiposenter Hanya 9 Km

Senin, 11 Mei 2026 - 21:55
Petugas
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Madiun bersama Polres dan Denpom, Amankan 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal Di Tol Ngawi-Kertosono

Senin, 11 Mei 2026 - 16:36
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Musnahkan 31,9 Juta Batang Rokok dan 1,6 Ribu Liter Minuman Beralkohol Ilegal di Makassar

Senin, 11 Mei 2026 - 14:54

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    674 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.