• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tuai Penolakan, Penambahan PPN Berpotensi Gagal

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 14:54
in Headline
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Ilustrasi. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pada 2020 lalu, pemerintah banyak memberikan kebijakan pajak yang insentif fiskalnya dirasakan oleh masyarakat golongan menengah ke atas dan koorporasi skala besar.

Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Center of Economic and Low Studies (Celios) Bhima Yudhistira melalui gawai, Sabtu (12/6/2021).

BacaJuga:

Sentil Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Ekonom Ingatkan Efek Domino ke Desa

Sikap Presiden Soal Pelemahan Rupiah, Timboel: Abaikan Dampak ke Buruh

Resmikan Museum Marsinah, Prabowo: Mungkin Ini Museum Buruh Pertama di Dunia

Dengan kebijakan di antaranya, menurut Bhima, penurunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan hingga Rp5 triliun, pembebasan PPh Rp6,7 triliun.

Lalu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Properti ditanggung pemerintah nilainya Rp41 miliar serta angsuran PPH 25 Rp11,8 triliun dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 0 persen mencapai Rp203 miliar.

“Dari sini terlihat pemerintah hanya berpihak kepada kelas menengah ke atas,” katanya.

Kendati dari draft rancangan undang-undang (RUU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang bocor multitarif. Namun itu telah meresahkan masyarakat dan pelaku ekonomi.

“Tadi masyarakat sekarang di semua kelompok telah siap-siap ada kenaikan barang yang lebih tinggi pada barang dan jasa,” terangnya.

Langkah tersebut kemudian, menurut dia, akan menhambat pertumbuhan ekonomi. Padahal pemerintah telah merencanakan pemulihan ekonomi hingga lima persen pada 2022 nanti.

“Di beberapa negara kebijakan pemulihan ekonomi justru memberikan penurunan PPN, karena yang menikmati PPN ini masyarakat menengah ke bawah,” ungkapnya.

Malah, dikatakan Bhima, negara yang gagal menambah PPN adalah negara Kolombia. Sebab sangat sensitif terhadap daya beli masyarakat.

“Penerapan kebijakan 3 tahun ke depan ini justru bisa mengulangi kesalahan seperti dilakukan negara Kolombia,” ucapnya. (nas)

Tags: pajakPajak Sembakopph badanppn

Berita Terkait.

Prabowo
Headline

Sentil Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Ekonom Ingatkan Efek Domino ke Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:19
Aksi-Buruh
Headline

Sikap Presiden Soal Pelemahan Rupiah, Timboel: Abaikan Dampak ke Buruh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:20
bowo
Headline

Resmikan Museum Marsinah, Prabowo: Mungkin Ini Museum Buruh Pertama di Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:02
haji
Headline

Tinggalkan Madinah, Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Bersiap Menuju Puncak Haji

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:11
syahrie
Headline

Akui Khilaf Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:32
Yusril
Headline

Dorong Budaya Kritis, Yusril Persilakan Publik Debat dan Diskusi Film ‘Pesta Babi’

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:13

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2078 shares
    Share 831 Tweet 520
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1232 shares
    Share 493 Tweet 308
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.