• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bea Cukai Paparkan Peran Teknologi Informasinya untuk Indonesia

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 Juni 2021 - 19:58
in Nasional
indoposco Bea Cukai Paparkan Peran Teknologi Informasinya untuk Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peran Bea Cukai sangat identik dengan pelayanan dan pengawasan di sektor kepabeanan dan cukai. Dalam menjalankan peran tersebut, Bea Cukai disokong dengan sistem teknologi informasi yang sangat memadai dan terus berkembang. Kali ini, Bea Cukai melalui Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai dalam acara live talkshow yang ditayangkan pada salah satu stasiun tv nasional pada Jumat (11/6/2021) pukul 09.00 WIB, berkesempatan untuk memaparkan lebih dalam bagaimana perkembangan sistem teknologi informasi di Bea Cukai dan peranannya untuk Indonesia.

Direktur Informasi Bea Cukai, Agus Sudarmadi, menjelaskan bahwa perjalanan transformasi digital di Bea Cukai bukanlah perjalanan yang singkat. Transformasi digital di Bea Cukai dimulai sejak tahun 1990 ketika pemberitahuan impor dan ekspor barang masih menggunakan hard copy, dan data tersebut diinput ke komputer yang ada di kantor pelayanan. Seiring berjalannya waktu, sistem teknologi informasi terus dikembangkan oleh para pegawai Bea Cukai dan dibantu oleh pihak ketiga. Saat ini, Bea Cukai telah menghasilkan beberapa produk teknologi informasi unggulan seperti penggunaan internet of things (e-seal, autogate system), teknologi big data (data analytic), dan artificial intelligence.

BacaJuga:

Soal Peluang Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Ledakan AI Ubah Lanskap Dunia, Wamendiktisaintek Tekankan 3 Peran Kunci Perguruan Tinggi

Bertemu Kadin di Istana, Prabowo: Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Kunci Pembangunan

“Transformasi digital dari sistem PIB disket sampai mejadi CEISA 4.0 seperti saat sekarang ini tentu memiliki tujuan utama untuk mempermudah proses bisnis kepabeanan dan cukai. Selain kemudahan proses bisnis, keuntungan lain yang diperoleh pengguna jasa adalah dalam hal kecepatan dan transparansi. Di sisi lain, dalam bidang pengawasan, teknologi big data dan artificial intelligence telah kami gunakan dalam melakukan pengawasan yang efektif dan efisien,” tambah Agus.

Selanjutnya, Agus memaparkan peran Bea Cukai dalam sistem logistik di Indonesia. Bea Cukai merupakan bagian dari global supply chain bersama otoritas pelabuhan. Komunitas demand-side logistic telah terhimpun dalam portal CEISA, sementara komunitas supply-side logistic berkumpul dalam platform-platform swasta.

Agus mengemukakan, sistem logistik saat ini masih belum ideal. Tingginya biaya logistik selalu menjadi isu hangat dalam sistem perlogistikan nasional. Belum terbangunnya sistem informasi online (e-logistics) yang terintegrasi untuk menyediakan informasi dan data mengenai sumber penyediaan dan permintaan barang, tarif, transportasi, dan pelayanan birokrasi merupakan peluang yang dijawab dengan National Logistic Ecosystem (NLE) sebagai salah satu pilar key driver dalam sistem logistik nasional.

Dalam proses pengembangannya, kata Agus, NLE menerapkan konsep Open API Collaboration. Dengan Open API Collaboration, NLE dapat berperan menjadi kolaborator dengan cara menyediakan open platform dan open API dalam bekerja sama dengan partner dan digital ecosystem untuk mempermudah dan mempercepat pengembangan solusi/layanan baru, inovasi, dan model bisnis di bidang logistik. Kunci keberhasilan dari pengembangan NLE adalah kolaborasi. Kolaborasi antar kementerian/lembaga ini bukan hanya dari segi teknologi namun juga regulasi. Implementasi berkelanjutan dan perluasaan penggunaan dari sektor swasta akan mengakselerasi pengembangan NLE.

Terakhir, Agus menyampaikan harapan untuk sistem teknologi informasi di Bea Cukai dalam lima tahun kedapan. “Melihat perjalanan transformasi digital yang tidak singkat di Bea Cukai, saya sangat yakin akan terus lahir inovasi teknologi informasi yang dapat bersaing di kepabeanan internasional dan senantiasa berusaha meningkatkan kehandalan sistem teknolagi informasi-nya guna memenuhi ekspektasi yang tinggi dari para stakeholder hingga menjadi institusi kepabeanan terkemuka di dunia,” pungkasnya. (ipo)

Tags: Bea CukaiNLETeknologi Informasi

Berita Terkait.

menhut
Nasional

Soal Peluang Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:20
dikti
Nasional

Ledakan AI Ubah Lanskap Dunia, Wamendiktisaintek Tekankan 3 Peran Kunci Perguruan Tinggi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:02
kadin
Nasional

Bertemu Kadin di Istana, Prabowo: Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Kunci Pembangunan

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:43
kur
Nasional

Pemerintah Tegaskan KUR Rp100 Juta Bebas Agunan, Segera Lapor Jika Ada Pungli dan Calo

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:22
johny
Nasional

Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:02
perpres
Nasional

Perpres 38/2026 Resmi Berlaku, Satukan Langkah Bangun Ekosistem Kewirausahaan Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2052 shares
    Share 821 Tweet 513
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3139 shares
    Share 1256 Tweet 785
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.