• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kesedihan Seorang Nenek Pedagang Uduk di Kota Serang yang Gagal Naik Haji

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 10 Juni 2021 - 19:24
in Nusantara
indoposco

Sarwiyah, calon jemaah haji asal Kota Serang

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Waktu itu, suara adzan magrib menggema keras dari toa masjid. Sarwiyah (75) beranjak dari ruang tamunya menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu. Seperti biasanya, rukun Islam kedua ditegakkan di kamar pribadinya.

Selepas itu, dia berjalan ke ruang tamu memperhatikan dua cucunya yang sedang makan malam sambil menonton televisi. Sesekali, matanya tertuju pada sebuah bingkai foto yang dipasang didinding ruang keluarga.

BacaJuga:

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Bea Cukai Gagalkan Upaya Peredaran 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalimantan, Selamatkan Kerugian Negara Rp2,65 Miliar

Mulutnya terbuka, tersenyum manis melihat foto cucu perempuannya menggunakan pakaian serba putih belajar manasik haji. Yang membuatnya tersenyum manis, karena sampul foto yang begambarkan Ka’bah.

Terlintas di benaknya, akan mencium Ka’bah tahun ini di Makah. Terlebih, dirinya sudah mendaftarkan dan melunasi segala keperluan untuk berangkat haji tahun ini.

Tetapi, suara televisi memalingkan pandangannya. Pasalnya, kabar diberita memberikan informasi adanya kemungkinan naik haji tahun 2021 batal dengan alasan situasi pandemi Covid-19.

Hatinya tertegun. Kakinya melangkah menuju lemari baju. Pakaian serba putih yang dibelinya dari toko dan masih terbungkus pelastik, dibukanya, dielus-elus dan dipeluk dengan erat.

Sambil duduk di kursi ruang tamu, kepalanya mengenadah ke langit-langit rumah. Sontak mulutnya kembali tersenyum dan memanjatkan doa pasrah yang terbaik kepada yang maha kuasa. Meskipun sudah dua kali gagal diberangkatkan.

Proses persyaratan untuk keberangkatan haji sudah dipenuhi. Bahkan sebelum bulan puasa tahun ini, Sarwiyah sudah latihan manasik haji. Waktu itu, pembimbing pelaksanaan haji memerintahkan dirinya untuk siap-siap jika dipanggil haji.

“Belum, cuma liat berita doang. Pembimbingnya H. Agus, belum ada pemberitahuan. Lagi manasik sebelum puasa tahun ini. Disuntik vaksin 2 kali di Piskesmas Walantaka,” katanya saat ditemui di rumahnya, Kamis (10/6/2021).

Warga Lingkungan Pesanggrahan, RT 07, RW 03, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten mengaku tidak kecewa sama sekali jika gagal berangkat melaksanakan rukun Islam yang ke lima.

Meskipun herja keras menabung dari hasil jualan uduk, pecel dan ketupat secara keliling belum terbayar, pihaknya tetap berprasangka baik, pasti rencana yang kuasa yang paling baik.

Sejak belasan tahun ke belakang, Sarwiyah menyisihkan hasil jualannya untuk menabung. Sedikit-sedikit terkumpul dan di investasikan melalui arisan. Kemudian jika menang arisan, uangnya dibelikan emas untuk bayar berangkat haji.

Tahun 2012 tepatnya, emasnya itu terjual seharga Rp25 juta. Tidak berpikir panjang, dia langsung mendaftarkan haji di Kemenag Kota Serang. Lalu tahun ini, pihaknya sudah menyetorkan lagi Rp10 juta dan melunasi syarat administrasi haji.

“Daftar pertama Rp25 juta langsung, yang kedua Rp10 juta. Jadi jumlahnya Rp35 juta. Daftar 2012 itu DP, pelunasan tahun 2020,” tuturnya.

Ibu dari tiga anak ini tetap komitmen untuk berangkat haji. Bahkan, pihaknya tidak ingin mengambil uang yang telah disetorkan.

Hanya ada tiga doa yang ingin dipanjatkan di Makah, diberi kesehatan, umur panjang dan keselamtan bagi keluarganya. Harapan besarnya tidak banyak, hanya ingin diberi kesempatan untuk mengunjungi Ka’bah.

“Kalau jadi berangkat ke Ka’bah, mau ngedoa selamat, umur panjang, sehat terus. Kita mah nggak mau diambil (uang haji), pasrah kapan saja yang penting bisa berangkat. Ibu mah nggak apa-apa asal berangkat saja,” tuturnya. (son)

Tags: calon jamaah hajiibadah haji 2021 dibatalkanpemerintah batalkan haji 2021

Berita Terkait.

opini
Nusantara

Anatomi Krisis dan Framing Hukum: Membongkar Praktik Scapegoating Pebalap pada Tragedi Drag Race Kotamobagu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:45
sigit
Nusantara

Banten Terbanyak, Polri Bangun 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:07
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Gagalkan Upaya Peredaran 2,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalimantan, Selamatkan Kerugian Negara Rp2,65 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:46
Dana-Cukai
Nusantara

Bea Cukai Gencarkan Edukasi Cukai dan Gempur Rokok Ilegal di Jawa Tengah dan Jogjakarta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:54
Petugas-BC
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Banjarmasin, TNI, dan Polri Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:14
Angkutan
Nusantara

Angkutan Pelajar Gratis Magelang: Terbantu, tapi Armada Kelebihan Muatan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3696 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    861 shares
    Share 344 Tweet 215
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.