• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kematian Anak Terpapar Covid-19 di Indonesia, Tertinggi se-Asia Pasifik

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 5 Juni 2021 - 09:25
in Headline
indoposco

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah berencana membuka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada tahun ajaran baru Juli mendatang. Kebijakan ini menuai pro dan kontra di masyarakat.

“Tahun 2020 lalu kami sudah siapkan membuka PTM dan dilanjutkan 2021 ini. Kami tetap prioritas hak hidup, hak sehat dan hak pendidikan,” ujar Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti melalui gawai, Sabtu (5/6/2021).

BacaJuga:

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Ia menjelaskan, hak pendidikan bisa terpenuhi apabila hak hidup dan hak sehat anak terpenuhi. Namun, apabila hak pendidikan terpenuhi dan anak sakit atau meninggal, maka pendidikan tersebut tidak berguna.

“Angka kematian anak terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia saat ini tertinggi se-Asia Pasifik,” bebernya.

Menurut Retno, angka Covid-19 rate di suatu daerah di atas 10, KPAI tidak pernah merekomendasikan pembukaan PTM terbatas. Apalagi membuka untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Jangankan Covid-19 di atas 10, di atas 5 saja, kami menyarankan PTM tidak dibuka,” ucapnya.

Retno menjelaskan, faktor vaksinasi terhadap guru dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan bukan menjadi faktor utama pembukaan PTM terbatas. Berkaca dari sekolah-sekolah di Eropa, kesiapan sekolah menjadi faktor utama PTM terbatas.

Menurut Retno, KPAI sangat konsen terkait pengawasan persiapan sekolah pada PTM terbatas. Dari pantauan, menurut Retno, ada kenaikan kesiapan sekolah menghadapi PTM terbatas.

“Di 2020 lalu, baru 16,7 persen sekolah yang siap menerapkan PTM terbatas. Dan naik di 2021 saat ini mencapai 79 persen. Ini menunjukkan keseriusan daerah memberlakukan PTM terbatas,” ucapnya. (nas)

Tags: belajar tatap mukacovid-19KPAIpembelajaran tatap mukasekolah tatap muka

Berita Terkait.

Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2108 shares
    Share 843 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1232 shares
    Share 493 Tweet 308
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.