• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Abdee Slank, Komisaris Telkom Pendukung Ekonomi Kreatif di Era 4.0

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 30 Mei 2021 - 13:25
in Nasional
Musisi Abdi Negara Nurdin atau akrab di sapa Abdee "Slank". Foto: Antara/Rosa Panggabean

Musisi Abdi Negara Nurdin atau akrab di sapa Abdee "Slank". Foto: Antara/Rosa Panggabean

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Salah satu komisaris baru PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang diangkat adalah Abdi Negara Nurdin, sosok gitaris grup band Slank.

Mungkin masyarakat hanya mengenai Abdee “Slank”, begitu panggilan akrab pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, 28 Juni 1968 itu, sebagai seorang musisi. Namun jika melihat perjalanan kariernya lebih rinci, ternyata Abdee “Slank” bukan hanya berkecimpung dalam dunia musik namun juga pernah menggeluti dunia usaha.

BacaJuga:

Menteri Trenggono Beberkan Cetak Biru Pengelolaan Laut di Singapura, Targetkan Kawasan Konservasi 30 Persen pada 2045

Mendagri Dorong Pemda Terdampak Karhutla Segera Gunakan Bantuan Anggaran Penanganan

Jangan Sampai Gagal! Ini Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026 dan Rincian Soalnya

Abdee Slank yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako ini menjadi Co-Founder PT Hijau Multi Kreatif, kemudian Founder dari Maleo Music, Co-Founder – Produser Give.ID, Komisaris di PT Sugih Reksa Indotama, dan PT Nagara Sains Ekosistem.

Abdee juga pernah menjadi Co-Founder Importmusik.com, sebuah perusahaan digital media-musik distribution. Pengalamannya dalam perusahaan ini kemungkinan akan berperan penting sebagai Komisaris Independen Telkom.

Abdee Slank juga merupakan sosok musisi yang sangat mendukung industri ekonomi kreatif menjadi industri andalan bagi Indonesia dalam mengejar ketertinggalan.

Menurut dia, saat dunia memasuki Industri 4.0 di mana semua mesin-mesin dan sharing informasi menjadi otomatis maka yang akan bertahan adalah industri kreatif.

Kreativitas sebuah ide dan gagasan yang lahir dari pemikiran insan manusia tidak bisa digantikan oleh mesin, sehingga pemerintah harus mengoptimalkan sektor ekonomi kreatif.

“Jika Indonesia ingin mengejar ketertinggalan untuk mencapai negara maju dalam bidang industri maka industri kreatiflah satu-satunya industri yang bisa mengejar ketertinggalan tersebut,” kata Abdee seperti dikutip Antara, Minggu (30/5/2021).

Industri kreatif saling berkaitan, misalnya musik hampir digunakan di semua subsektor ekonomi kreatif. Abdee mencontohkan bahwa industri musik berhubungan dengan salah satu platform e-commerce, sehingga pemusik bisa mempelajari arah bisnisnya ke depan.

Lalu apa saja pekerjaan rumah (PR) yang akan dihadapi Abdee sebagai Komisaris Independen Telkom dan bagaimana pandangannya terhadap industri ekonomi kreatif Indonesia?

Beberapa pekan sebelum RUPST Telkom melakukan perubahan susunan pengurus perseroan, Menteri BUMN Erick Thohir ingin mendorong Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator bagi konten-konten lokal baik musik, film dan karya-karya kreatif lainnya.

Peran Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator bagi film lokal di sini adalah dengan menyiarkan, membeli hak ciptanya, serta turut membantu promosi dan distribusi.

Rencana Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator bagi film-film Indonesia bertujuan untuk menciptakan market driven, di mana nanti distribusi dan pembelian film serta konten dari komunitas yang dibiayai oleh BUMN Produksi Film Negara atau PFN, akan dilakukan oleh Telkom.

Pemilihan Abdee Slank sebagai Komisaris Independen Telkom yang baru dinilai tepat jika dikaitkan dengan tugas mendorong Telkom-Telkomsel sebagai aggregator konten kreatif. Hal ini melihat dari pengalamannya sebagai salah satu pendiri Importmusik.com, sebuah portal musik Indonesia.

Bersama dengan para musisi Tanah Air yakni Anang Hermansyah, Indra Lesmana, Triawan Munaf (Kepala Badan Ekonomi Kreatif/Bekraf periode 2015-2019), Abdee Slank ikut mendirikan perusahaan digital media-musik distribution sekaligus aggregator musik Indonesia tersebut pada 2005.

Dilansir dari situs resmi Importmusik.com, Importmusik.com atau IM:port didirikan sebagai wadah untuk menampung hasil karya cipta lagu yang berasal dari semua kalangan tanpa memandang jenis aliran musik, genre musik, dan status seniman yang terlibat di dalamnya.

IM:port ditujukan untuk semua kelompok seniman, baik seniman yang sudah terkenal dan punya nama di masyarakat, seniman pendatang baru, dan kelompok musik independent yang saat ini sedang dalam proses pertumbuhan yang pesat.

IM:port akan berperan sebagai wadah untuk membawa kepentingan semua seniman yang terlibat dalam penciptaan sebuah karya musik, baik itu composer, artis/penyanyi, produser dan pihak-pihak lainnya yang terlibat di dalamnya.

Abdee sebagai salah satu sosok yang membidani kelahiran situs aggregator musik tersebut tentunya diharapkan dapat memainkan perannya sebagai Komisaris Independen dalam memberikan saran serta masukan sejumlah strategi kepada Dewan Direksi Telkom, agar dapat mewujudkan strategi Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendorong Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator konten kreatif Indonesia.

Manfaatkan revolusi 5G

PR besar lainnya yang dihadapi Abdee Slank sebagai komisaris independen Telkom adalah memanfaatkan jaringan Internet 5G yang telah masuk ke Indonesia beberapa hari lalu bagi kemajuan industri ekonomi kreatif Tanah Air.

Setelah menerima Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) pada 24 Mei 2021, Telkomsel sebagai anak perusahaan Telkom secara resmi meluncurkan layanan Telkomsel 5G dengan mengusung tema “5G: Unlock the Future”.

Selain menegaskan posisinya sebagai operator seluler pertama yang menggelar jaringan 5G di Indonesia, melalui peluncuran ini Telkomsel juga memastikan layanan 5G sudah dapat digunakan secara komersial.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut layanan jaringan 5G Telkomsel akan menjadi game changer dalam transformasi digital Indonesia.

Istilah game changer sendiri bisa diartikan sebagai ide atau situasi yang mendobrak dan mengubah cara berpikir serta perilaku atau singkatnya sebuah revolusi dalam transformasi digital.

Selain mendorong Telkom dan Telkomsel sebagai aggregator konten lokal, Erick juga menginginkan Telkom dan Telkomsel tetap berfokus pada bisnis intinya dalam sektor telekomunikasi, terlebih lagi dalam upaya mendorong pemanfaatan jaringan Internet 5G bagi para pelaku ekonomi Tanah Air termasuk pelaku ekonomi kreatif.

Dalam posisi ini, Abdee Slank sebagai salah satu pelaku ekonomi kreatif juga diharapkan mendorong pemanfaatan jaringan 5G Telkom dan Telkomsel bagi perkembangan industri ekonomi kreatif terutama dalam membangkitkan industri tersebut yang sebelumnya terhantam pandemi Covid-19.

Saran dan masukan Abdee sebagai pelaku ekonomi kreatif terkait pemanfaatan jaringan 5G bagi kemajuan industri ekonomi kreatif sangat penting dalam menentukan ke arah mana sektor ekonomi kreatif Indonesia akan berjalan.

Dapat disimpulkan bahwa pemilihan Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank sebagai komisaris independen sangat krusial dan tepat dalam situasi dan konteks yang telah dijabarkan sebelumnya.

Pertama sebagai sosok yang pernah ikut mendirikan situs berkategori aggregator konten digital, Abdee memiliki pengalaman yang tentu dirinya diharapkan bisa memberikan saran masukan kepada Telkom agar mampu menjadi aggregator konten lokal sesuai arahan strategi Menteri BUMN Erick Thohir.

Kedua sebagai salah satu pelaku ekonomi kreatif Indonesia, Abdee juga bisa mendorong pemanfaatan jaringan 5G yang telah masuk ke Indonesia bagi kemaslahatan semua pihak, baik itu pelaku ekonomi kreatif maupun masyarakat Indonesia. (wib)

Tags: Abdee SlankEkonomi KreatifTelkom Indonesia

Berita Terkait.

Sakti-Wahyu
Nasional

Menteri Trenggono Beberkan Cetak Biru Pengelolaan Laut di Singapura, Targetkan Kawasan Konservasi 30 Persen pada 2045

Kamis, 17 September 2026 - 12:04
Mendagri
Nasional

Mendagri Dorong Pemda Terdampak Karhutla Segera Gunakan Bantuan Anggaran Penanganan

Kamis, 17 September 2026 - 11:03
Calon-Praja
Nasional

Jangan Sampai Gagal! Ini Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026 dan Rincian Soalnya

Kamis, 17 September 2026 - 08:10
Wihaji
Nasional

Kemendukbangga Gulirkan 5 Program Prioritas Perkuat Ketahanan Keluarga Demi Indonesia Emas 2045

Kamis, 17 September 2026 - 07:39
LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan Prabowo, Pramono Berlakukan Tarif Rp8
Nasional

Gelar Demo di DPRD Kota Bekasi, Massa Minta Pengadaan Ambulans Diusut

Rabu, 16 September 2026 - 22:05
LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan Prabowo, Pramono Berlakukan Tarif Rp8
Nasional

RAPBN 2027 Masuk Tahap Pembahasan, Menkeu Soroti Masukan DPD dari Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 21:03

OLAHRAGA

Pemain-Persib
Olahraga

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 17 September 2026 - 08:20

INDOPOSCO.ID - Persib Bandung membuka kiprahnya di AFC Champions League 2 (ACL Two) 2026/27 dengan cara yang meyakinkan. Bermain jauh...

SelengkapnyaDetails
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    2780 shares
    Share 1112 Tweet 695
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1179 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.