• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tingkatkan Produktivitas, Kementan Latih Pemupukan Berimbang Bagi Penyuluh

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 30 April 2021 - 08:03
in Nasional
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menjawab awak media didampingi Kepala Pusluhtan BPPSDMP Leli Nuryati. Foto: BPPSDMP

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menjawab awak media didampingi Kepala Pusluhtan BPPSDMP Leli Nuryati. Foto: BPPSDMP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peningkatan kompetensi penyuluh sebagai garda terdepan pertanian terus diupayakan Kementerian Pertanian RI (Kementan) di antaranya melalui ‘Pelatihan Pemupukan Berimbang’ secara daring (online) selama lima hari, 29 April-2 Mei 2021 yang diikuti 66.776 penyuluh dari seluruh pelosok Indonesia.

“Pemupukan berimbang adalah pemberian sejumlah pupuk, yang sesuai kebutuhan tanaman dan kesuburan tanah. Tanah subur butuh sedikit pupuk, kalau tanah tandus berarti kebutuhan pupuk lebih banyak,” kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi di Jakarta membuka kegiatan Training of Facilitators (ToF) pada Kamis (29/4/2021).

BacaJuga:

Kepala Bapanas Tegaskan Impor Ilegal Beras Sangat Keterlaluan dan Rugikan Petani

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Menurutnya, pupuk merupakan salah satu faktor produksi yang signifikan, kontribusinya 15 persen hingga 60 persen bagi produktivitas, tergantung kondisi dan karakteristik tanah. Pemupukan bertujuan meningkatkan mutu, efisiensi, melestarikan tanah dan optimalisasi unsur hara.

“Seperti halnya manusia dan hewan, tanaman butuh makanan setelah oksigen dan air. Makanannya disebut sebagai unsur hara, untuk pertumbuhan tanaman,” kata Dedi Nursyamsi pada ToF secara online yang didukung tiga unit pelaksana teknis (UPT) dari BPPSDMP.

Kegiatan ToF digelar BPPSDMP Kementan, katanya, bertujuan melatih penyuluh selaku fasilitator melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) di Balai Penyuluhan Pertanian selaku Komando Strategis Pembangunan Pertanian (BPP KostraTani) khususnya pada lokasi kegiatan Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) bagi petani di Daerah Irigasi (DI) pada 74 kabupaten di 16 provinsi.

Hal itu sejalan dengan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo yang kerapkali mengingatkan petani untuk bijak memakai pupuk secara berimbang, agar produktivitas pertanian bisa dipertahankan.

“Penyuluh berperan vital membina petani, memastikan penerapan teknologi pertanian yang direkomendasikan, fasilitasi penumbuhan dan pengembangan kelembagaan petani dan kelembagaan ekonomi petani,” kata Mentan Syahrul saat bertemu petani dan penyuluh secara tatap muka atau daring melalui Agricultur War Room (AWR).

“Saya yakin, kalau petani konsisten menggunakan pupuk secara berimbang, maka produktivitas dan daya saing pertanian bisa dipertahankan, karena keduanya bertalian erat,” kata Mentan

Dedi Nursyamsi mengingatkan penyuluh agar sosialisasi proses pemupukan yang baik dan benar. mengacu pada 5T yakni Tepat Jenis, Tepat Dosis, Tepat Waktu, Tepat Tempat dan Tepat Cara, diawali dengan menyehatkan tanah sebelum pemupukan agar pupuk bekerja optimal.

“Pemupukan berimbang mendorong penggunaan pupuk sesuai kebutuhan. Misalnya jagung, butuh pupuk urea hingga 350 kg per hektare (ha), beda dengan kedelai hanya 50 kg per ha,” katanya lagi.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP (Pusluhtan) Leli Nuryati mengatakan, (ToF) bertujuan meningkatkan kompetensi penyuluh dalam adopsi inovasi teknologi pemupukan berimbang, pengelolaan bahan organik dan konservasi tanah, termasuk implementasi teknologi pemupukan berimbang di level penyuluh dan petani.

“Kemampuan dan pengetahuan penyuluh tentang pemupukan berimbang dan kesehatan tanah sangat penting agar bisa memastikan petani melakukan kegiatan pemupukan berimbang dan meneruskannya pada petani lainnya,” ujarnya.

Kegiatan ToF digelar serempak oleh tiga UPT BPPSDMP via online dan tatap muka. Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi, Bogor (PPMKP) bagi penyuluh di Pulau Sumatera plus Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batu, Malang di Jawa Timur bagi penyuluh di Pulau Kalimantan plus Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara BBPP Batangkaluku diikuti penyuluh di Pulau Sulawesi plus Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

“ToF selain mendorong pemupukan berimbang juga memperkuat Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani atau RDKK pupuk bersubsidi dan penguatan koordinasi vertikal dan horisontal,” kata Leli.(ibs) 

Tags: BPPSDMPKementanmentanpenyuluh

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kepala Bapanas Tegaskan Impor Ilegal Beras Sangat Keterlaluan dan Rugikan Petani

Rabu, 23 September 2026 - 06:11
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 00:12
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Selasa, 22 September 2026 - 22:38
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 21:08
Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam
Nasional

Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam

Selasa, 22 September 2026 - 18:25
Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 
Nasional

Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 

Selasa, 22 September 2026 - 16:04

OLAHRAGA

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne–Rizky Eka
Olahraga

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne–Rizky Eka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 23 September 2026 - 08:34

INDOPOSCO.ID – Dua perubahan harus dilakukan Timnas Indonesia menjelang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Dony Tri Pamungkas dan Yakob...

SelengkapnyaDetails
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.