• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perkuat Peran Perempuan dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 21 April 2021 - 21:27
in Ekonomi
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi (atas tengah); Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti (atas kanan); Deputy Director Business Incubation Shariah KNEKS, Ibu Indarwati Rifianingrum (bawah kiri); Founder Fashion Brands Royal Kaftan Eturiacarves, Royal Sulam, Royal Astana, Amy Atmanto (bawah tengah); dan Pimpinan Baznaz, Saidah Sakwan (bawah kanan), dalam webinar dengan tema “Perempuan Tangguh Yang Menginspirasi bagi Pembangunan Ekonomi Syariah Indonesia”, di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi (atas tengah); Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti (atas kanan); Deputy Director Business Incubation Shariah KNEKS, Ibu Indarwati Rifianingrum (bawah kiri); Founder Fashion Brands Royal Kaftan Eturiacarves, Royal Sulam, Royal Astana, Amy Atmanto (bawah tengah); dan Pimpinan Baznaz, Saidah Sakwan (bawah kanan), dalam webinar dengan tema “Perempuan Tangguh Yang Menginspirasi bagi Pembangunan Ekonomi Syariah Indonesia”, di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peran perempuan dalam pengembangan sektor ekonomi dan keuangan syariah saat ini sudah sangat signifikan. Hal ini membawa banyak dampak positif baik untuk pertumbuhan ekonomi dan industri keuangan syariah, maupun perekonomian Indonesia secara umum ke depannya.

Berdasarkan data Riset Danareksa, per Agustus 2020 tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan sudah mencapai 53,13 persen. Angka ini mendekati rasio partisipasi angkatan kerja laki-laki sebesar 82,41 persen. Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2018 dan tahun 2019 lalu, angkanya masing-masing baru mencapai 51,89 persen dan 51,88 persen.

BacaJuga:

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Partisipasi perempuan dalam pengembangan industri keuangan dan ekonomi syariah juga terlihat dari banyaknya pekerja wanita yang terdapat di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

“Saat ini, dari total 20 ribu pekerja BSI di seluruh Indonesia, 40 persen di antaranya merupakan perempuan. Jumlah ini tidak bisa dibilang sedikit. Yang menarik adalah porsi perempuan di jajaran senior manajemen sekitar hampir 20 persen,” ujar Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam Webinar dalam rangka memperingati Hari Kartini dengan tema “Perempuan Tangguh Yang Menginspirasi bagi Pembangunan Ekonomi Syariah Indonesia”, di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Webinar tersebut mengundang perempuan-perempuan hebat dalam bidang ekonomi dan ekonomi Syariah antara lain Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti Deputy Director Business Incubation Shariah KNEKS, Ibu Indarwati Rifianingrum; Pimpinan Baznaz Saidah Sakwan; Staf Khusus Presiden RI Bidang Sosial dan Founder Thisable Enterprise, Angkie Yudistia; dan Founder Fashion Brands Royal Kaftan Eturiacarves, Royal Sulam, Royal Astana, Amy Atmanto

Hery yang juga Bendahara Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menambahkan, porsi perempuan pada jajaran direksi dan majemen level pimpinan di BSI sekarang sudah mencapai sekitar 20 persen.

“Jabatan itu bukan karena kuota atau belas kasihan, tetapi memang karena kemampuan leadership dan kompetensi keuangan syariahnya mumpuni,” kata dia.

Hal ini membuktikan bahwa peran wanita semakin diperhitungkan baik dari sisi bisnis maupun di dalam keuangan, maupun perbankan syariah, khususnya di Bank Syariah Indonesia.

Hery berharap ke depannya literasi perempuan terhadap produk dan layanan keuangan syariah bisa semakin meningkat. Selain itu, perempuan-perempuan yang sudah terlibat dalam pengembangan ekonomi syariah diharap bisa menginspirasi wanita lain agar tak lagi sungkan untuk memegang peran penting memajukan bangsa dan perekonomian negara.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, saat ini perempuan Indonesia sudah menduduki posisi penting dan strategis dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Destry menyebut, saat ini perkembangan ekonomi syariah secara global terus meningkat. Berdasarkan laporan Refinitiv dan ICD, aset keuangan syariah global diproyeksi naik dari US$2,8 triliun pada 2019 menjadi USD3,69 triliun pada 2024 mendatang. Pertumbuhan aset keuangan syariah global ini dipastikan juga terjadi di Indonesia.

Pertumbuhan yang pesat ini disebutnya juga dilakukan melalui pemberdayaan perempuan. Berbagai program pengembangan usaha syariah dilakukan dengan melibatkan perempuan pelaku usaha syariah maupun para santri putri di pesantren. Hal ini dilakukan agar ke depannya semakin tercipta kesetaraan gender di Indonesia.

“Kesetaraan gender khususnya perempuan memiliki potensi untuk mendorong Pertumbuhan Ekonomi. Berdasarkan studi dari McKinsey (2018), Indonesia dapat meningkatkan tambahan PDB sebesar US$135 miliar diatas angka normal PDB pada tahun 2025, apabila ada percepatan kesetaraan gender. Hal ini semakin mempertegas bahwa pemberdayaan perempuan akan berdampak positif bagi perekonomian nasional,” ujar Destry.

Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia, Saidah Sakwan mengatakan, pelaku industri keuangan syariah, khususnya BSI, juga bisa meningkatkan sinergi untuk pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah demi peningkatan kesejahteraan perempuan. Alasannya, berdasarkan data Baznas saat ini mayoritas kelompok miskin diisi oleh perempuan.

Padahal, di saat bersamaan potensi nilai zakat di Indonesia jumlahnya cukup besar yakni mencapai Rp327 triliun. Akan tetapi hingga kini baru Rp12 triliun dana zakat, infak, dan sedekah yang bisa disalurkan tiap tahunnya di Indonesia.

“Dengan Zakat, kita diharapkan bisa menaikan kelas para mustahik (penerima zakat) terutama para perempuan agar bisa menjadi pihak yang lebih maju dan berpotensi menjadi entrepreneur. BSI bisa berperan menjadi ibu angkat untuk UMKM penerima dana zakat,” ujar Saidah. (arm)

Tags: bsiEkonomi Syariahhari kartini

Berita Terkait.

generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29
rano
Ekonomi

Indeks Inklusi Keuangan Jakarta Capai 99,74 Persen, Bank Jakarta Perkuat Edukasi Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:19
lpdb
Ekonomi

Jaga Kepercayaan Publik, LPDB Koperasi Benahi Sinkronisasi Data Keuangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:05

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1316 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    897 shares
    Share 359 Tweet 224
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.