• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Gubernur Banten Sebut Pemotong Dana Hibah Keturunan Fir’aun

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 20 April 2021 - 23:41
in Nasional
Gubernur Banten Wahidin Halim.

Gubernur Banten Wahidin Halim.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Banten Wahidin Halim kesal niat baiknya dalam membantu pesantren diciderai oleh oknum yang memotong dana hibah. Sehingga, bantuan Rp117 miliar pada tahun 2020 untuk ribuan Pondok Pesantren (Ponpes) tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Bahkan, luapan emosi pria yang kerap disapa WH ini memuncak dengan menyebutkan pemotong dana Ponpes merupakan keturunan Fir’aun. Diketahui bahwa Fir’aun merupakan gelar raja pada zaman Mesir kuno yang tersohor dengan kekejamannya dan pernah mengaku Tuhan karena kekuatannya.

BacaJuga:

Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara

Demo Mahasiswa Disusupi, Pria Bawa 3 Bom Molotov Kini Jadi Tersangka

Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern

“Ini keturunan Fir’aun atau apa ini, susah dibilanginnya. Saya marah, duit buat Kiyai diambil. Coba bayangin susah kita ngasih sedekah ke Kiyai, ini malah dipotong, diambil,” katanya saat ditemui di DPRD Banten, Selasa (20/4/2021).

Menurutnya, prilaku korupsi yang dilakukan oknum seperti pada zaman penjajahan Belanda di Banten. Padahal, gaji Tenaga Kerja Sukarela (TKS), tunjangan kinerja (Tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN) telah ditambah, tapi heran masih ada pemotongan dan hibah.

“Ini orang-orang menurut saya sejak zaman Belanda udah korupsi, mereka-mereka TKS itu udah saya naikkin gajinya, pimpinan juga Kepala OPD saya tambah tunjangan kinerja (tukin). Mereka juga sudah gajinya standar bagus, tapi memang udah bawaan dari dulu,” ungkapnya.

Menurut analisa orang nomor satu di Banten itu menyebutkan, dana hibah Ponpes ini hanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu dan tidak masuk pada kategori dana bancakan. Pihaknya meminta pelaku pemotongan harus diburu dan diproses secara hukum.

“Kalau saya lihat indikasi yang ada nggak. Belum nampak itu karena kepentingan oknum aja, oknum yang berkeliaran ini lagi kita dalami. Tapi saya tidak buru-buru menyimpulkan ke arah sana, karena tidak ada tanda-tanda ke sana,” terangnya. (son)

Tags: Dana Hibah PonpesGubernur BantenWahidin Halim

Berita Terkait.

Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara
Nasional

Bagir Manan Buka Suara Sengketa Hotel Sultan: Hak Warga Tak Boleh Disapu Atas Nama Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:55
Demo Mahasiswa Disusupi, Pria Bawa 3 Bom Molotov Kini Jadi Tersangka
Nasional

Demo Mahasiswa Disusupi, Pria Bawa 3 Bom Molotov Kini Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:31
Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern
Nasional

Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:03
Pengerahan TNI-Komcad Saat Demo Mahasiswa, Koalisi Sipil: Langkah Keliru dan Ilegal
Nasional

Pengerahan TNI-Komcad Saat Demo Mahasiswa, Koalisi Sipil: Langkah Keliru dan Ilegal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:15
DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional
Nasional

DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:02
Syamsu-Rizal
Nasional

Blind Spot Pertahanan Udara di Indonesia Timur Jadi Sorotan, DPR Ingatkan Ancaman Drone dan Pesawat Asing

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:02

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1510 shares
    Share 604 Tweet 378
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.