• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Keren, Secara Swadaya Warga Sumbar Bangun Museum Perang

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 18 April 2021 - 16:55
in Nusantara
Kepala Museum Perang Sintuk Rio Tampati Putra (kiri) memasangkan replika baju perang koleksinya kepada pengunjung untuk berfoto di Museum Perang Sintuk, Nagari Sintuk, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Sabtu (17/4/2021). Foto: Antara/Iggoy el Fitra

Kepala Museum Perang Sintuk Rio Tampati Putra (kiri) memasangkan replika baju perang koleksinya kepada pengunjung untuk berfoto di Museum Perang Sintuk, Nagari Sintuk, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Sabtu (17/4/2021). Foto: Antara/Iggoy el Fitra

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) patut diacungi jempol. Pasalnya, secara swadaya, warga mendirikan Museum Perang Sintuk untuk meningkatkan semangat perjuangan dan edukasi kepada warga setempat dan pengunjung.

“Sampai sekarang koleksi di museum ini hampir 300 buah,” ujar Rio Tampati Putra (36), pendiri yang juga Kepala Museum Perang Sintuk di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Minggu (18/4/2021).

BacaJuga:

Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Layanan Pertanahan Makin Terukur, BPN Kabupaten Tangerang Terapkan FIFO

Dia menyebutkan koleksi di museum yang rencananya akan diresmikan usai Lebaran 2021 tersebut diantaranya senapan serta perlengkapan perang lainnya, replika baju pejuang Indonesia, helm tentara Belanda, uang lama, dan foto prajurit Belanda.

Koleksi tersebut dikumpulkannya semenjak ia kecil hingga dirinya sekarang membangun museum dengan warga lainnya di daerah itu. Koleksi tersebut tidak saja berasal dari Padang Pariaman namun juga berbagai daerah salah satunya Jakarta.

Dia menyampaikan karena pihaknya memiliki sejumlah replika pakaian dan senapan maka pengunjung dapat memanfaatkannya untuk berfoto di dalam museum itu secara gratis.

Ia menjelaskan didirikannya museum tersebut di Nagari Sintuak karena daerah itu dahulunya merupakan lokasi bersejarah yaitu pernah terjadi kontak senjata antara pejuang Indonesia yang dibantu warga setempat dengan Belanda.

Bahkan, lanjutnya salah satu lapangan di daerah itu dijadikan tempat naik dan turunnya pesawat penjajah dan sekarang dijadikan sebagai lokasi bangunan sekolah oleh pemerintah.

“Sejarah itu kami peroleh dari orang-orang tua, jika mereka mengetahui ada benda antik dan bersejarah maka kami akan menelusurinya untuk meminta disumbangkan ke museum ini,” katanya dilansir Antara.

Di museum tersebut juga dikoleksi koran-koran lokal lama, majalah dan buku lama, televisi jadul, serta produk kecantikan dan kebersihan tempo dulu. Pihaknya berharap adanya bantuan dari berbagai pihak dalam hal pengadaan etalase untuk memajang koleksi yang ada dan keperluannya lainnya yang dapat mendukung keberadaan museum tersebut.

“Sampai sekarang kami tidak memungut biaya masuk, namun kami menyediakan kotak jika ada pengunjung berpartisipasi atau mendukung berjalannya museum ini,” tambahnya.

Pihaknya bertekad menjadikan museum tersebut sebagai sarana edukasi sejarah tidak saja bagi warga setempat namun juga daerah lainnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Suhatman mengatakan, Museum Perang Sintuk merupakan museum satu-satunya yang ada di kabupaten itu.

“Tentu dengan keberadaannya diharapkan mampu memberikan nilai positif bagi masyarakat Padang Pariaman terutama bagi dunia pendidikan,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, tema yang diangkat oleh museum tersebut tentang nilai-nilai sejarah perjuangan yang ada di Padang Pariaman sehingga dapat memberikan wawasan kepada masyarakat dan memberikan kebanggaan tersendiri bagi generasi sekarang bahwa pendahulunya juga ikut andil dalam perjuangan kemerdekaan.

Ia mengatakan atas dasar tersebut Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sedang melakukan pembinaan intensif terkait keberadaan museum itu.

“Kami sedang mengupayakan mengeluarkan Izin Pendirian dan Izin Operasional. Dengan ada izin tersebut maka legalitas Museum Perang Sintuk secara kelembagaan dapat diakui,” katanya.

Setelah itu, tambahnya barulah keikutsertaan pemerintah baik kabupaten, provinsi maupun pusat dapat berkontribusi aktif dalam pengembangan museum ini untuk ke depannya. (aro)

Tags: museumperjuangansumbarveteran

Berita Terkait.

Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Ternate Amankan 64.000 Batang Rokok Ilegal di Pulau Obi, Halmahera Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:47
Pelayanan
Nusantara

Layanan Pertanahan Makin Cepat, BPN Banten Bidik Balik Nama 10 Hari Kerja

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06
Pelayanan-Pertanahan
Nusantara

Layanan Pertanahan Makin Terukur, BPN Kabupaten Tangerang Terapkan FIFO

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:45
Pemeriksaan
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Temukan 1 Kg Hasis dalam Koper Penumpang dari Thailand

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:25
BMMN
Nusantara

Bea Cukai Sumbawa Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal Senilai Rp827 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:44
Latihan
Nusantara

Srikandi PLN Nusantara Power Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Perempuan di Koto Panjang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1166 shares
    Share 466 Tweet 292
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3704 shares
    Share 1482 Tweet 926
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.