• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

KJRI: Presiden AS Biden Telah Buktikan Janji Terhadap Muslim

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 10 April 2021 - 08:33
in Headline
Konjen RI di New York Arifi Saiman memaparkan tentang kehidupan Muslim di Amerika Serikat, dalam seminar daring yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia, Jumat malam (9/4/2021). Foto: Antara/Yashinta Difa

Konjen RI di New York Arifi Saiman memaparkan tentang kehidupan Muslim di Amerika Serikat, dalam seminar daring yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia, Jumat malam (9/4/2021). Foto: Antara/Yashinta Difa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Terkait kebijakan terhadap Muslim dan Islam, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden disebut telah membuktikan janji saat kampanye pencalonannya sebagai kepala negara.

Janji kampanye Biden untuk komunitas Muslim di AS antara lain melindungi hak sipil dan hak konstitusional, menghormati keragaman dan komunitas Muslim Amerika, memastikan pelayanan kesehatan yang memadai, serta menciptakan lingkungan yang kondusif dan inklusif, serta membuat komunitas Muslim di Amerika lebih aman.

BacaJuga:

Kasus Hantavirus Muncul di 9 Provinsi, DPR Minta Perkuat Deteksi Dini

Larangan Guru Honorer 2027 Harus Diiringi Skema Solusi Nyata, Begini Pesan DPR RI

Polri Waspadai Pergeseran Markas Judol Internasional dari Asia Tenggara ke Indonesia

”Kemudian janji Biden untuk menempatkan tokoh dan cendekiawan Muslim Amerika dalam berbagai posisi strategis di pemerintahan. (Janji-janji, red) ini ternyata langsung dilaksanakan pada saat Biden memasuki masa 100 hari pemerintahannya pada 20 April mendatang,” kata Konsul Jenderal RI (KJRI) di New York Arifi Saiman dalam seminar tentang arah kebijakan Presiden AS Joe Biden terkait Muslim dan dunia Islam, yang berlangsung virtual, Jumat (9/4/2021) malam.

Selain itu, sikap Biden terkait Muslim dan Islam juga tercermin melalui kebijakan luar negerinya, antara lain dengan mencabut larangan masuk ke AS bagi warga sejumlah negara, termasuk dari sejumlah negara Muslim.

Arifi berpendapat, mencabut Muslim travel ban pada hari pertama Biden menjabat sebagai presiden adalah wujud komitmen atas janji kampanye Biden-Harris.

”Meskipun kebijakan pencabutan travel ban ini tidak mutlak ditujukan ke negara-negara Muslim semata, tetapi tindakan pemerintahan Biden-Harris tersebut mengirim sinyal yang jelas kepada Muslim Amerika dan dunia Islam bahwa pendekatan Biden berbeda dengan (mantan presiden AS Donald) Trump,” ujar Arifi dilansir Antara.

Namun, meskipun telah memenuhi beberapa prioritas selama 100 hari pemerintahannya seperti pencabutan larangan perjalanan dan mewujudkan pemerintahan yang diwakili berbagai komunitas di AS, Biden masih memiliki sejumlah “pekerjaan rumah” yang perlu diselesaikan.

”Ia masih harus menangani rasisme sistemik di institusi-institusi AS dan kembali ke kesepakatan nuklir dengan Iran,” tutur Arifi.

Meskipun diwarnai berbagai dinamika, termasuk adanya sentimen negatif terhadap Islam atau Islamophobia, dan arah kebijakan pemerintah yang berubah-ubah bergantung pada pemimpinnya, Konjen Arifi menegaskan bahwa kehidupan masyarakat Muslim di AS pada umumnya baik-baik saja.

Arifi menuturkan, masyarakat Amerika adalah masyarakat yang terbuka dengan perbedaan karena sejak awal berdirinya negara tersebut dibangun oleh kaum imigran dengan keanekaragaman budaya, adat istiadat, dan kebiasaan.

”Masyarakat AS secara umum sangat toleran dan terbuka kepada Islam, sebagaimana mereka terbuka pada pemeluk agama lainnya seperti Nasrani dan Yahudi,” tandasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Islam sudah menjadi bagian dari masyarakat AS. Meskipun Idul Fitri dan Idul Adha belum ditetapkan menjadi hari libur nasional, tetapi perayaan hari-hari penting umat Islam sudah cukup dikenal di AS, dan banyak pekerja Muslim yang diizinkan mengambil cuti untuk menunaikan ibadah pada hari-hari tersebut.

Lebih lanjut, Konjen Arifi juga menyebut bahwa pemerintah AS menjamin perlindungan bagi umat beragama di mata hukum. Selama tidak melanggar peraturan dan taat pada ketentuan yang ada, seperti membayar pajak, maka tidak ada perbedaan perlakuan antara masyarakat Muslim dengan umat beragama lainnya.

”Sebetulnya pandangan tentang Islam di AS itu jangan serta merta kita terlalu terpengaruh oleh media massa, memang kalau kita tidak melihat dan mengalami sendiri akan sulit untuk bisa mengetahui secara persis bagaimana sebenarnya kehidupan warga Muslim di AS selama ini. Ini yang perlu kita sampaikan kepada warga kita di Tanah Air,” kata Arifi.

Berdasarkan survei yang dikutip KJRI New York, jumlah umat Muslim di AS diperkirakan sebanyak 3,45 juta jiwa atau 1,1 persen dari total populasi AS.

Sementara jumlah masjid di AS diperkirakan sebanyak 2.229 masjid yang tersebar di 50 negara bagian. Dari jumlah tersebut, lima diantaranya merupakan masjid Indonesia yaitu Masjid Al Hikmah (New York), Masjid IMAAM Center (Maryland), Masjid At-Thoriq (Los Angeles), Masjid Al-Falah (Philadephia), dan Masjid Istiqlal (Houston). (aro)

Tags: Amerika SerikatislamJoe Bidenmuslim

Berita Terkait.

virus
Headline

Kasus Hantavirus Muncul di 9 Provinsi, DPR Minta Perkuat Deteksi Dini

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:01
fikri
Headline

Larangan Guru Honorer 2027 Harus Diiringi Skema Solusi Nyata, Begini Pesan DPR RI

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:09
Beroperasi 2 Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional
Headline

Polri Waspadai Pergeseran Markas Judol Internasional dari Asia Tenggara ke Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:02
Beroperasi 2 Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional
Headline

Hundreds of Foreign Nationals Arrested in International Online Gambling Bust After Two Months of Operation

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:35
Beroperasi 2 Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional
Headline

Beroperasi 2 Bulan, Ratusan WNA Dibekuk dalam Kasus Judol Internasional

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:30
Prabowo Subianto Says Indonesia to End Fuel Imports Soon, Targets Energy Self-Sufficiency
Headline

Prabowo Subianto Says Indonesia to End Fuel Imports Soon, Targets Energy Self-Sufficiency

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.