• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Petani Subang Sumringah, Gabah Hasil Panen Langsung Dibeli di Lokasi Rp 4.400/Kg

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 8 April 2021 - 09:32
in Nasional
indoposco

Panen raya di Jawa Barat

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gerakan Serap Gabah Petani (GSGP) Kementerian Pertanian (Kementan) bersama mitra yakni Bulog dan Komando Strategi Penggilingan (Kostraling) atau penggilingan-penggilingan kecil di Kabupaten Subang, Jawa Barat menuai hasil menggembirakan. Pasalnya, petani sumringah karena gabahnya dibeli langsung di lokasi panen dengan harga Rp 4.400/kilogram (kg) atau di atas harga pembelian pemerintah (HPP).

“Kami di Kelompok Tani Sinar Desa Mulyasari, Subang berjumlahkan anggota 52 orang mencakup 49 hektare produktivitasnya 9 sampai 10 ton per hektare. Gabah panen sekarang harganya di atas HPP yaitu Rp 4.400 per kilogram. Alhamdulillah kami senang,” demikian dikatakan H. Zaeni akbar yang sekaligus Ketua Kelompok Sinar saat kegiatan serap gabah bersama tim GSGP Kementan bersama dinas pertanian dan Bulog di Desa Mulyasari, Subang, Rabu (7/4/2021).

BacaJuga:

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!

Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan

Zaeni juga mengungkapkan rasa senangnya atas terpenuhinya pupuk. Menurutnya, pada penanaman padi musim tanam Oktober-Maret 2020/2021 tidak mengalami kendala pupuk sama sekali.

“Sebelum kita nyawah, kita rembuk tani dulu dan mengisis RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok,- red). Sebelum masa pemupukan, pupuk subsidi sudah tersedia. Dan pada tahun ini karena ada kartu tani, mempermudah kami peroleh pupuk. Alhamdulillah tidak ada kendala,” ucapnya.

Untuk diketahui, H. Zaeni sendiri menjual gabah hasil panennya ke Kostraling sebanyak 14 ton dengan harga Rp 4.400/kg. Kegiatan GSGP di Kabupaten Subang ini disaksikan Plt. Inspektorat Jenderal Kementan, Bambang.

Bambang mengatakan tim GSGP akan menyerap gabah petani 400 ton per kelompok tani yang luasnya mencapai 50 hektare. Di hamparan lokasi serap gabah ini terdapat lahan padi sekitar 1.000 hektare.

“Tanaman padi ini siap dipanen dalam seminggu ke depan. Dengan produktivitas sekitar 8 ton per hektare, akan diserap gabah 8.000 ton di satu hamparan,” sebutnya.

Pada waktu bersamaan yakni tepatnya Indramayu, Dirjen Tanaman Pangan Suwandi pun melakukan kegiatan GSGP. Ia menyampaikan Kementan bersama mitra terus secara masif dan serentak melakukan kegiatan GSGP di lima kabupaten Provinsi Jawa Barat. Yakni Indramayu, Subang, Karawang, Cirebon, Bekasi dengan bersinergi antara Kementan, Bulog, Dinas Pertanian, Kostraling, Kodim dengan Tujuan untuk stabilitas harga gabah saat panen raya.

“Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, kegiatan serap gabah juga bertujuan untuk menjamin stok beras dan membantu petani untuk mendapat harga penjualan yang menguntungkan petani. Kesehateraan adalah prioritas program pemerintah. Petani untung, ketahanan pangan dan negara makin kuat,” bebernya. (wib)

Tags: gabahGerakan Serap Gabah PetaniGSGPHarga GabahKementanPetani

Berita Terkait.

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”
Nasional

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:31
Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!
Nasional

Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:55
Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan
Nasional

Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31
99 Persen Kader Internal Isi Kepengurusan Baru, Jazuli: PB Mathla’ul Anwar Siap Melesat Lebih Tinggi
Nasional

51 Jemaah Haji Ilegal Ditangkap di Soetta Selama April – Mei 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:32
Christina-Aryani
Nasional

Cegah Kekerasan Pekerja Migran, Kemen P2MI Perkuat Peran Posbakum

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:25
MayDay
Nasional

Fakta di Balik Video May Day: Buruh Tak Tolak MBG, Begini Penjelasan KSPSI

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:14

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3687 shares
    Share 1475 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.