• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Soroti Maraknya OTT, Komisi II Dorong Diklat Antikorupsi Perkuat Integritas Kepala Daerah

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 6 Mei 2026 - 19:09
in Nasional
aher

Anggota Komisi II DPR RI Ahmad heryawan. Foto: Dok DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, menegaskan pentingnya penguatan integritas kepala daerah di tengah maraknya kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat sejumlah pejabat.

Ia mendukung langkah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri yang menginisiasi program pendidikan dan pelatihan (diklat) antikorupsi sebagai upaya pencegahan korupsi di daerah.

BacaJuga:

BRIN: Riset NLP Solusi Hadapi Tantangan Kebahasaan di Era Digital

Tepis Usulan Saor Siagian, Doli Kurnia: Fraksi DPR Adalah Wajah Partai Politik

Mendiktisaintek Minta Kampus Hadirkan Solusi Berdampak bagi Masyarakat

Program tersebut melibatkan sejumlah lembaga penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Kejaksaan Agung Republik Indonesia, sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Penguatan integritas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Maraknya OTT harus menjadi pelajaran bagi kepala daerah untuk menjaga amanah rakyat,” ujar Aher kepada wartawan, Rabu (6/5/2026)

Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu menekankan bahwa kepala daerah tidak cukup hanya memahami regulasi, tetapi juga harus konsisten menjalankannya dengan integritas tinggi.

Menurutnya, integritas harus tercermin nyata dalam setiap kebijakan dan tindakan, bukan sekadar komitmen di atas kertas. Keselarasan antara perkataan dan perbuatan menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

Aher menilai, diklat antikorupsi yang komprehensif akan memberikan pemahaman lebih utuh kepada kepala daerah, mulai dari aspek hukum, pencegahan, hingga konsekuensi dari praktik koruptif.

“Dengan pemahaman yang kuat, diharapkan kepala daerah bisa menghindari pelanggaran dan menjalankan pemerintahan secara bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga berharap program ini mampu menekan angka korupsi di daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Aher mendorong agar program diklat tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan, pengawasan ketat, serta evaluasi berkala agar nilai-nilai integritas benar-benar tertanam dalam sistem pemerintahan.

“Kita ingin program ini berkelanjutan dan berdampak nyata, sehingga integritas menjadi budaya dalam tata kelola pemerintahan daerah,” pungkasnya. (dil)

Tags: Ahmad HeryawanDPR RIKomisi IIKPKott

Berita Terkait.

BRIN
Nasional

BRIN: Riset NLP Solusi Hadapi Tantangan Kebahasaan di Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:23
Ahmad-Doli-Kurnia-Tanjung
Nasional

Tepis Usulan Saor Siagian, Doli Kurnia: Fraksi DPR Adalah Wajah Partai Politik

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:32
Brian
Nasional

Mendiktisaintek Minta Kampus Hadirkan Solusi Berdampak bagi Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:19
Perundungan
Nasional

Pascakasus Daycare di Yogyakarta, DPD RI: Harus Ada Penguatan Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:37
WNA
Nasional

Edarkan Narkoba, WNA China Ditangkap di Pademangan Jakarta

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:43
Ferry
Nasional

Menkop Buka Kick-Off Program “Mba Maya 2026”, Kolaborasi MES dengan PNM

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:33

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.