• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

KPAI akan Temui Gadis Cilik yang Dijual Online

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 7 April 2021 - 21:57
in Headline
Anggota KPAI Ai Mariyati Solihah (kiri) bersama Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan (tengah) dan Kapolsek Kelapa Gading Kompol Rango Siregar (kanan) di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (7/4/2021). Foto: Antara/Abdu Faisal.

Anggota KPAI Ai Mariyati Solihah (kiri) bersama Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan (tengah) dan Kapolsek Kelapa Gading Kompol Rango Siregar (kanan) di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (7/4/2021). Foto: Antara/Abdu Faisal.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Mariyati akan menemui korban anak di bawah umur, AC (11), yang berhasil diselamatkan polisi dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Apartemen Gading Nias Tower Emerald, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Kami akan menemui korban, karena ini betul-betul sangat mencederainya,” kata Ai saat ditemui di Markas Polres Metro Jakarta Utara, seperti dilansir Antara, Rabu (7/4/2021).

BacaJuga:

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

AC merupakan pelajar perempuan yang masih duduk di kelas 5 SD menjadi korban perdagangan orang oleh tersangka DF (27).

Ia dijajakan dengan tarif Rp450 ribu oleh tersangka secara online melalui aplikasi pesan daring MiChat.

Ai, yang merupakan anggota KPAI bidang Trafficking dan Eksploitasi Anak mendorong kepolisian untuk mengungkap siapa pembeli bocah belia tersebut.

“Kami mendorong kepolisian untuk mengungkap siapa pembeli anak ini? Karena lagi-lagi pembeli ya, entah suka atau tidak, di atas pemaksaan atau tidak, itu tetap tindak pidana,” kata Ai.

Ai menambahkan, KPAI mengapresiasi kepolisian karena telah menggagalkan rencana tersangka sebelum terjadi peristiwa yang tidak diinginkan terhadap korban.

Polisi dari unit reserse kriminal Polsek Kelapa Gading yang dipimpin AKP M Fajar meringkus pelaku di Apartemen Gading Nias Residence, Tower Emerald.

“Ini merupakan bentuk tindakan yang kami apresiasi. Saya prihatin dan tentu KPAI menaruh perhatian besar karena anak kelas 5 SD, tak bisa kami bayangkan, sudah masuk jaringan sindikat tindak pidana perdagangan orang,” kata Ai.

Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, terlihat bagaimana upayanya menjerat korban yang dinilai belum bisa berpikir secara matang serta secara ekonomi dapat dibilang berada pada kondisi yang rentan karena terdesak kebutuhan dan lain sebagainya.

“Saya kira tipologi ini sudah sangat sesuai dengan aturan kita pada Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang,” kata Ai,

Oleh karena itu, dia berharap kasus itu dapat menjadi perhatian semua pihak karena betul-betul sangat menggugah nurani siapa pun.

“Saya yakin di sinilah hukum akan berdiri dengan tegak sesuai dengan kapasitas termasuk di dalam UU ini,” ujarnya.

Ai juga mendorong Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan untuk mengutamakan rehabilitasi terhadap AC secara baik sampai pulih dari trauma yang mungkin muncul.

“Karena anak kelas 5 SD saya kira butuh dukungan penuh serta mengoptimalkan monitoring terhadap korban untuk mendapatkan pemulihan setelah ini,” ucap Ai.

KPAI juga menyoroti peran orang tua korban dalam kasus tersebut dan karena itu pihaknya akan menunggu penyelidikan lebih lanjut dari Tim Penyidik (TP) dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara.

“Saya akan mendengarkan asesmen dari TP PPA. Karena kasus ini selalu diawali tipologi pendidikan anak sejak dini,” kata Ai. (bro)

Tags: Komisi Perlindungan Anak IndonesiaKPAITPPO

Berita Terkait.

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55
bgnn
Headline

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:07
makan
Headline

Following Constitutional Court Ruling Barring Education Funds for MBG, National Nutrition Agency Refers Budget Questions to Finance Ministry

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.