• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tinjau Fasilitas Ekspor, Bea Cukai Bandar Lampung Kunjungi Produsen dan Eksportir Buah

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 5 April 2021 - 21:27
in Nusantara
Bea Cukai Bandar Lampung mengunjungi perusahaan eksportir.

Bea Cukai Bandar Lampung mengunjungi perusahaan eksportir.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah gencarkan memfasilitasi para pelaku usaha dengan beragam fasilitas kepabeanan, termasuk tempat penimbunan berikat (TPB). Merujuk Pasal 1 angka 17 Undang-Undang Kepabeanan jo Pasal 1 angka 1 PP 32/2009, TPB merupakan bangunan, tempat, atau kawasan yang memenuhi persyaratan tertentu yang digunakan untuk menimbun barang dengan tujuan tertentu dengan mendapatkan penangguhan bea masuk.

Penangguhan bea masuk ini merupakan salah satu jenis fasilitas di bidang kepabeanan yang meniadakan sementara kewajiban pembayaran bea masuk sampai timbul kewajiban untuk membayar bea masuk berdasarkan UU Kepabeanan. Bentuk TPB sendiri merupakan bagian dari kawasan pabean yang sepenuhnya berada di bawah pengawasan Bea Cukai.

BacaJuga:

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Hingga 14 Hari ke Depan

Jelang Musim Hujan, Aceh Selatan Kejar Serapan TKD untuk Infrastruktur di Atas 50 Persen

Pulihkan Nadi Ekonomi Nelayan, Pidie Jaya Percepat Normalisasi Muara Krueng Meureudu

Atas kewenangan ini pula, Bea Cukai aktif meninjau pemanfaatan TPB dengan mengunjungi perusahaan eksportir, seperti yang dilakukan Bea Cukai Bandar Lampung terhadap dua perusahaan di daerah pengawasannya.

“Kunjungan ke perusahaan menjadi sarana kami untuk mendengarkan kebutuhan pengguna jasa secara langsung, umumnya dalam kunjungan tersebut kami berkesempatan melihat rangkaian proses industri pengolahan barang ekspor, untuk mengetahui bagaimana proses bisnis yang dijalankan oleh perusahaan yang bersangkutan,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Bandar Lampung, Esti Wiyandari, Senin (5/4/2021).

Ia pun menyebutkan kunjungan pihaknya ke PT Great Giant Pineapple (PT GGP) yang merupakan salah satu eksportir sekaligus pengguna fasilitas TPB pada tanggal 31 Maret 2021 lalu. “Kami melakukan asistensi dengan General Manager PT GGP beserta jajaran, mereka memberikan kami masukan terkait pelayanan, khususnya di bidang ekspor. Pokok bahasan utama saat itu ialah dwelling time atau lama waktu pemrosesan barang ekspor untuk sampai ke tangan konsumen di luar negeri. Mengingat produk utama ekspor PT GGP yang berupa buah segar sangat peka waktu terkait kesegarannya, waktu pemrosesan yang singkat menjadi penting untuk membantu produknya bersaing di luar negeri,” terang Esti.

Menyikapi hal tersebut, Esti mengatakan untuk memangkas waktu pemrosesan, Bea Cukai terus melakukan koordinasi dengan instansi dalam negeri terkait di bidang perdagangan internasional, termasuk membangun koordinasi yang baik dengan pihak Bea Cukai di luar negeri. Dari kunjungan tersebut, diharapkan hambatan yang dihadapi perusahaan dapat menjadi bahan evaluasi bagi bea cukai untuk menentukan arah kebijakan serta pemberian fasilitas yang lebih baik dan dapat meningkatkan ekspor Indonesia ke depannya.

Esti mengatakan, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan PT GGP pada saat menghadiri acara Kunjungan Kerja Dua Menteri Republik Indonesia di Sentra Produksi Pisang milik Koperasi Tani Hijau Makmur, yang berlokasi di Kabupaten Tanggamus pada tanggal 28 Maret 2021.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus dan PT GGP merupakan pembina dari Koperasi Tani Hijau Makmur, yang juga salah satu penerima fasilitas kawasan berikat oleh Bea Cukai Lampung. Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk melakukan studi lapangan mengenai model kemitraan antara perusahaan dengan koperasi, dalam rangka memroduksi dan memasarkan produk unggulan asal Kabupaten Tanggamus, yaitu pisang mas,” jelasnya.

Komoditi pisang mas telah berhasil menembus pasar ekspor, model kemitraan yang terjalin antara PT GGP dan Koperasi Tani Hijau Makmur dianggap menarik untuk ditelisik dan dipelajari, sembari mencari apakah masih ada kekurangan dalam realisasinya.

Esti mengungkapkan, mengutip laporan Corporate Affair PT GGP, Welly Soegiono, PT GGP telah bermitra dengan petani pisang mas di Kabupaten Tanggamus dengan konsep sharing value sejak tahun 2017. Di Tanggamus terdapat 400 hektare lahan pisang mas yang tersebar di tujuh kecamatan dengan 10 packing house, dengan total ada 800 orang petani yang dibina.

“Pihak perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Bandar Lampung yang telah memberi fasilitas TPB. Pelaksanaan skema subkontrak yang memperoleh penangguhan bea masuk dan pajak dalam rangka impor dapat secara efektif memangkas biaya produksi sehingga dapat meningkatkan produktifitas petani dan koperasi, serta meningkatkan ekspor di pasar internasional,” katanya.

Ia berharap semoga sinergi antara pemerintah, perusahaan, koperasi, dan petani terus tumbuh dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung. (ipo)

Tags: bea cukai bandar lampungeksporEksportir

Berita Terkait.

BUMN Dipangkas dari 1.600 Jadi 300, DPR: Harus Lebih Untung dan Menyejahterakan Rakyat
Nusantara

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Hingga 14 Hari ke Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:35
Jelang Musim Hujan, Aceh Selatan Kejar Serapan TKD untuk Infrastruktur di Atas 50 Persen
Nusantara

Jelang Musim Hujan, Aceh Selatan Kejar Serapan TKD untuk Infrastruktur di Atas 50 Persen

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:25
Pulihkan Nadi Ekonomi Nelayan, Pidie Jaya Percepat Normalisasi Muara Krueng Meureudu
Nusantara

Pulihkan Nadi Ekonomi Nelayan, Pidie Jaya Percepat Normalisasi Muara Krueng Meureudu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:15
Pascagempa NTT, 5 Ribu Lebih Warga Bertahan di Pengungsian
Nusantara

Pascagempa NTT, 5 Ribu Lebih Warga Bertahan di Pengungsian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:01
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nusantara

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:33
Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027
Nusantara

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:52

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3789 shares
    Share 1516 Tweet 947
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.