• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pembangunan Tol Serpan, Ratusan Hektare Sawah Banjir

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 3 April 2021 - 17:47
in Headline
indoposco

Areal sawah di sisi kanan kiri tol Serang-Panimbang yang siap panen terendam banjir

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ratusan hektare areal persawahan di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dipastikan gagal panen alias puso akibat terendam banjir. Diduga, banjir tersebut jadi disebabkan pembangunan jalan tol Serang-Panimbang (Serpan) yang melintasi kedua wilayah tersebut.

Enden Wahyudin, anggota DPRD Lebak dari Fraksi PDIP kepada INDOPOSCO mengungkapkan, penyebab ratusan hektare areal sawah yang siap penen terendam banjir adalah, akibat tidak matangnya perencanaan dampak dari pembangunan jalan bebas hambatan tersebut.

BacaJuga:

Imparsial Desak Presiden Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI

Tak Ingin Pendidikan Dirugikan, DPR Desak Pemerintah Benahi Struktur Anggaran

Kejagung Klaim Tak Tahu Rumah Sentul Eks Jampidsus Tak Tercatat di LHKPN

“Harusnya dibuatkan lagi saluran air yang memadai,karena banyak aliran sungai yang tertimbun akibat dari pembangunan jalan tol. Selain itu, juga dibuatkan juga semacam Embung (penampuamg air-red).Sehingga saat turun hujan deras, air bisa dialirkan ke embung untuk mencegah banjir,” ungkap Enden, Sabtu (3/4/2021).

Ia menuding, perencanaan yang dilakukan oleh pemerintah,dalam hal ini BPJT (Badan Pengelola Jalan Tol) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) tidak matang dan terlalu terburu buru,sehingga melupakan dampak yang ditimbulkan dari pembangunan jalan tol. ”Harusya dari awal sudah diperhitungkan dampak sosialnya, karena banyak areal sawah yang ikut dibebaskan untuk pembangunan jalan tol Serpan ini,” cetus politisi PDIP ini.

Sementara Rosyad (54), salah seorang pemilik lahan sawah yang terendam banjir di Kecamatan Tunjung Teja,Kabupaten Serang mengaku, sejak adanya pembangunan jalan bebas hambatan setahun lalu, para petani tidak bisa lagi menanam padi 2 kali dalam setahun, karena sodetan atau aliran irigasi tertimbun oleh pembangunan jalan tol. “Kalaupun bisa panen hasilnya tidak maksimal, dan paling bisa bertanam padi sekali dalam setahun. Dulu sebelum ada jalan tol ini kami bisa panen dua kali, bahkan sampai ada yang tiga kali dalam setahun,” terang Rosyad, Sabtu (3/4/2021).

Ia mengungkapkan, tahun ini dipastikan puluhan hektare tanaman padi yang akan memasuki masa panen di walayahnya mengalami puso, karena terendam banjir akibat tidak adanya pembuangan air yang dibangun oleh kontraktor yang mengerjakan pembangunan jalan tol. ”Kami bingung mau mengadu kemana, karena kami dulu pernah protes kepada carik (sekdes-red) malah kami dikatakan tidak mendukung program pemerintah.Padahal,kami berharap hasil penan ini bisa kami gunakan untuk kebutuhan selama bulan puasa dan Idul Fitri,” tutur Rosyad.

Hal senada dikatakan Madsari, (45), seorang petani padi di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak yang mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, karena tanaman padi yang sudah berumur tiga bulan terendam banjir. ”Dulu sebelum adanya jalan tol ini,sawah kami yang sudah ada secara turun temurun tidak pernah terkena banjir. Namun sejak adanya jalan tol, aliran air yang dulunya hingga ke seberang jalan tol kini sudah tertutup,” ungkapnya.

Ia berharap adanya kompensasi yang diberikan oleh pemerintah kepada para petani yang mengalami kerugian akibat pembangunan jalan tol tersebut. Apalagi kata Madsari, sebelumnya petani tidak pernah diajak bicara oleh pemerintah saat rencana pembangunan jalan tol dilakukan. ”Dulu yang diundang ke kantor desa itu hanya pemilik lahan yang terkena pembebasan, sementara kami yang terdampak seperti ini tidak pernah diajak bicara,” katanya.

Legal Manager PT Wijaya Karya (Wika) jalan tol Serang Panimbang, Rendy Dwiandika yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, terkait keluhan petani padi di Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, dan Kecamatan Cibadak,Kabupaten Lebak, meminta kepada wartawan media ini untuk langsung konfirmasi kepada Bambang. ”Langsung ke pak Bambang aja bang untuk urusan media,” kata Rendy.

Sementara Bambang, humas Tol Serpan yang dihubungi melalui sambungan telepon tidak merespon meski sambungan telepon berdering. Demikian juga, saat dikonfirmasi malalui pesan WhatsApp juga tidak berbalas, meski pesan yang dikirimkan telah dibaca dengan dua tanda centang biru. (yas)

Tags: banjirSawahTol Serang-Panimbang

Berita Terkait.

rumah
Headline

Imparsial Desak Presiden Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:06
Pelajar
Headline

Tak Ingin Pendidikan Dirugikan, DPR Desak Pemerintah Benahi Struktur Anggaran

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:13
febri
Headline

Kejagung Klaim Tak Tahu Rumah Sentul Eks Jampidsus Tak Tercatat di LHKPN

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:33
Sonny-Sanjaya
Headline

LPSK Tolak Permohonan JC Eks Wakil BGN Sony Sonjaya

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17
bhudii
Headline

Police Arrest Suspect in Bomb Threat Case at SDN Srengseng Sawah 15, Motive Under Investigation

Senin, 13 Juli 2026 - 19:29
bhudi
Headline

Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Motif Didalami

Senin, 13 Juli 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12430 shares
    Share 4972 Tweet 3108
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2768 shares
    Share 1107 Tweet 692
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1273 shares
    Share 509 Tweet 318
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1065 shares
    Share 426 Tweet 266
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengakui, bahwa strategi mempertahankan keunggulan 1-0 di babak final Piala Dunia 2026 justru...

SelengkapnyaDetails
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.