• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

LIPI: Bibit Terorisme Berawal dari Intoleransi

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 3 April 2021 - 19:56
in Headline
indoposco LIPI: Bibit Terorisme Berawal dari Intoleransi

Ilustrasi. Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Hermawan Sulistyo mengatakan, sejak awal 1990 lalu banyak masyarakat yang melakukan proses pengumpulan ilmu agama. Bagi kalangan ini, dakwah saja tidak cukup.

Sehingga, menurut Hermawan, kelompok ini berjuang melalui jalur politik. “Tujuannya mereka hanya satu untuk memperjuangkan nilai-nilai Islam yang “baru”. Dan ini di tahun 70 an tidak ada,” ungkap Hermawan Sulistyo melalui gawai, Sabtu (3/4/2021).

BacaJuga:

Pendekatan Layanan Kesehatan Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati Harus Gratis

Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026

Bus ALS Tabrak Truk Tangki BBM, 16 Orang Meninggal

Namun, sebagian lainnya dari kelompok ini, masih ujar Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ini, menilai perjuangan melalui politik saja tidak cukup. Oleh karenanya, perjuangan dilakukan lebih keras lagi.

“Mereka kemudian mengambil hak Tuhan dengan membunuh orang lain yang mereka anggap kafir,” katanya.

Menurut Hermawan, kelompok ini tidak mengetahui ada kelompok lain yang mengatasnamakan kekerasan. Sehingga, penanganan kasus ini harus melibatkan peran orangtua.

“Bibit-bibit terorisme itu awalnya dari intoleransi. Dan radikalisme itu tidak bisa hanya ucapan tapi juga dengan tindakan. Dan mata rantai ini yang harus diputus,” ungkapnya.

Ia menegaskan, mata rantai proses radikalisme sudah menyebar kemana-mana. Dan uniknya lagi, menurut Hermawan, justru masyarakat saat ini menikmati hal itu.

“Ini tidak berlaku pada Islam loh, tapi juga Kristiani. Ini (mata rantai radikalisme) yang harus kita potong,” ujarnya. (nas)

Tags: lipiRadikalismeTerorisme

Berita Terkait.

ilustrasi
Headline

Pendekatan Layanan Kesehatan Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati Harus Gratis

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:11
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Headline

Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:41
Bus
Headline

Bus ALS Tabrak Truk Tangki BBM, 16 Orang Meninggal

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:23
Imunisasi
Headline

Tren Cakupan Imunisasi Nasional Turun, Diperparah Anak Status “Zero Dose”

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:22
rizky
Headline

Faktor Keamanan, Duel Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:47
Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden
Headline

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:30

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.