• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Isu Kudeta Demokrat, Orang Luar Bisa Jadi Pimpinan, Asal…

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 6 Februari 2021 - 17:13
in Nasional
Ketua Umum Partai Demokrat AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) . Foto : demokrat.or.id

Ketua Umum Partai Demokrat AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) . Foto : demokrat.or.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Politisi Partai Demokrat Achmad Yahya menilai dukungan beberapa kader internal partai tidak bisa menentukan seseorang duduk di pucuk pimpinan sebagai ketua umum (ketum). Ada sejumlah proses yang harus dilalui sesuai AD/ART Partai Demokrat.

”Dalam partai politik (parpol) itu tidak ada istilah kudeta atau mengambil alih. Semua melalui proses demokrasi yang diatur dalam anggaran dasar (AD), yakni Kongres Luar Biasa (KLB),” ujar Achmad Yahya melalui gawai, Sabtu (6/2/2021).

BacaJuga:

Baleg DPR Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Era Berebut Bangku Negeri Mulai Bergeser, Sekolah Swasta Resmi Jadi Solusi SPMB

Sikapi Kasus Pelecehan Santriwati, DPR Tekankan Pentingnya Ruang Aman di Faskes

Untuk menyelenggarakan KLB sendiri, lanjut Yahya, tidak mudah. Harus atas permintaan sebagian besar dari pemilik suara atau pimpinan-pimpinan di daerah. ”KLB ini tergantung pada pemilik suara. Kalau pemilik suara enggak mau, ya enggak bisa,” ucapnya.

Lebih jauh Mantan Ketua DPD Sulawesi Tengah Partai Demokrat ini mengungkapkan, dalam Partai Demokrat ada dua persyaratan untuk menyelenggarakan KLB, yakni atas permintaan majelis tinggi. Dalam hal ini diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

”Ini bisa saja terjadi, kalau SBY menilai bahwa AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) untuk kepentingan yang lebih besar. Bisa saja SBY meminta, sebagai ketua majelis tinggi partai,” terangnya.

Lalu, lanjut Yahya, KLB bisa saja diminta oleh pimpinan-pimpinan daerah. Dengan persyaratan dua pertiga atau minimal 50 persen. ”Jadi enggak bisa serta merta dilaksanakan KLB,” tandasnya.

Ia menyebut, orang luar Partai Demokrat bisa saja menjadi pimpinan partai, dengan cara mendaftar dulu. ”Contoh saya dulu bukan kader Partai Demokrat. Kemudian saya diminta para kader jadi ketua. Ya saya mendaftar dulu jadi anggota, dan setelah jadi anggota, kemudian saya dipilih jadi ketua DPD Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Ia mengatakan, jadi peluang Moeldoko menjadi pimpinan Partai Demokrat pun sangat terbuka. Caranya harus mendaftar jadi anggota Partai Demokrat. ”Begitu dia (Moeldoko, red) punya kartu anggota (KTA), baru dia mendaftar jadi ketua umum. Jadi kalau enggak ada KTA, ya enggak bisa,” katanya.

Perlu diketahui, belakang publik dibuat gaduh oleh isu kudeta di partai Demokrat yang diduga dilakukan oleh orang di lingkungan Istana. Bahkan, Ketua Umum Partai Demokrat AHY melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo. (nas)

Tags: AHYdemokratMoeldokopartai demokrat

Berita Terkait.

Bob-Hasan
Nasional

Baleg DPR Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:06
KBM
Nasional

Era Berebut Bangku Negeri Mulai Bergeser, Sekolah Swasta Resmi Jadi Solusi SPMB

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:45
Netty
Nasional

Sikapi Kasus Pelecehan Santriwati, DPR Tekankan Pentingnya Ruang Aman di Faskes

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:25
Gogot-Suharwoto
Nasional

Bukan Sekadar Afirmasi, Siswa Kurang Mampu Bisa Kuasai 3 Jalur Sekaligus di SPMB

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:44
Bus
Nasional

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM, DPR: Jangan Tunda Evaluasi Keselamatan Transportasi!

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:24
Kapolri
Nasional

Reformasi Polri, Kapolri Siap Tunduk pada Rekomendasi Kompolnas

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:03

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.