• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemprov Kalteng Klaim Tak Ada Kegagalan Panen Food Estate

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 4 Februari 2021 - 09:23
in Nusantara
Food Estate Kalimantan Tengah Siap Panen. Foto: Kementan untuk INDOPOSCO.ID

Food Estate Kalimantan Tengah Siap Panen. Foto: Kementan untuk INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Panen raya di kawasan Food Estate Kalimantan Tengah (Kalteng) tinggal menanti hari. Hamparan tanaman padi yang sudah menguning pun kini siap diproduksi.

Pemerintah bersiap menjawab dan memenuhi harapan masyarakat terkait lumbung pangan nasional yang dapat menopang kebutuhan sehari-hari. Dalam masa panen ini, diperkirakan produktivitasnya mencapai 5 sampai 6 ton perhektare.

BacaJuga:

Bea Cukai dan Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,9 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate dari Malaysia

Bea Cukai Fasilitasi Impor 5 Helikopter untuk Antisipasi Karhutla di Riau

Bea Cukai Batam Tindak 54 Pelanggaran dalam Sebulan, dari Rokok Ilegal hingga Narkotika

Kepala Dinas Hortikukultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti menerangkan bahwa keunggulan food estate terdapat pada kolaborasi yang kuat antara petani, pemerintah dan para pengusaha pertanian dalam menjaga lahan serta mencapai target yang ditetapkan.

“Kami di lapangan ini terus bekerja keras dalam rangka meningkatkan produksi food estate. Sehingga tidak mungkin rasanya area lumbung pangan ini mengalami gagal panen,” ujar Sunarti saat meninjau area siap panen di Kabupaten Pulang Pisau, Kamis, (4/2/2021).

Menurut Sunarti, narasi gagal panen sangat berlebihan, juga menyedihkan. Faktanya, banyak petani dan para pengusaha tani yang terus bergeliat mengambil untung dari program jangka panjang yang digagas Presiden Joko Widodo tersebut.

“Kalimat gagal panen itu tidak melihat persoalan secara utuh dan tidak mewakili luasan food estate yang mencapai 10 ribu hektare. Memang ada yang menurun, tapi itu hanya sebagian kecil saja, dan penyebabnya adalah faktor cuaca seperti angin dan hujan,” katanya.

Makanya, kata Sunarti, ke depan jika terjadi kendala cuaca semacam ini sebaiknya para petani segera melaporkan kepada petugas penyuluh yang ada di lapangan. Bukan berarti, mengambil keputusan lalu membuat pernyataan.

“Agar hasilnya ke depan itu baik tentunya dalam pola budidayanya harus mengikuti pola yang sudah dianjurkan oleh para petugas kita. Mungkin selama ini mereka masih melakukan budidaya dengan cara tabur benih yang bisa mempengaruhi pertumbuhannya, sehingga mudah roboh diterjang cuaca buruk,” katanya.

Adapun terkait pola tanam yang dilakukan, Sunarti mengatakan bahwa pemerintah daerah selalu mendorong petani untuk melakukan 3 kali produksi dalam setahun. Pola tanam semacam itu dinilai memungkinkan karena benih yang digunakan merupakan benih unggul jenis impara 42.

“Memang sebelumnya masyarakat sekitar sini budidaya tanamannya hanya dua kali dalam setahun, tapi kita dari pemerintah mendorong untuk menjadikan 3 kali dalam setahun. Kenapa? Sebab benih yang digunakan adalah benih unggul,” katanya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah, Syamsuddin menambahkan bahwa saat ini pemerintah terus melakukan intervensi mekanisasi dengan mengirim berbagai alsintan hingga ratusan unit.

“Ke depan kita akan intervensi terus area food estate ini dengan teknologi dan mekanisasi,” tutupnya. (wib)

Tags: Food EstatePemprov Kalteng

Berita Terkait.

bc4
Nusantara

Bea Cukai dan Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,9 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate dari Malaysia

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:55
bc3
Nusantara

Bea Cukai Fasilitasi Impor 5 Helikopter untuk Antisipasi Karhutla di Riau

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:45
bc2
Nusantara

Bea Cukai Batam Tindak 54 Pelanggaran dalam Sebulan, dari Rokok Ilegal hingga Narkotika

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:35
Penandatanganan
Nusantara

Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal di Jabar Melalui Program Literasi Keuangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:15
Belajar Kelola Sampah dan Lestarikan Mangrove, Siswa Bunyu Diajak Jadi Penjaga Lingkungan
Nusantara

Belajar Kelola Sampah dan Lestarikan Mangrove, Siswa Bunyu Diajak Jadi Penjaga Lingkungan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13
ANTAM Cetak Rekor Pendapatan Rp84,64 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Dividen 70 Persen
Nusantara

Platform Keempat Sukses Onstream, PHM Percepat Produksi Gas dari Proyek Sisi Nubi

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1223 shares
    Share 489 Tweet 306
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1461 shares
    Share 584 Tweet 365
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    892 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    833 shares
    Share 333 Tweet 208
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.