• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Survei: Minat Masyarakat Indonesia pada Vaksinasi Tinggi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 13 Oktober 2021 - 22:35
in Nasional
vaksinasi

Tangkapan layar Direktur Ilmu Komunikasi dan Penelitian dari Johns Hopkins Center for Communication Programs Douglas Storey (bawah) bersama moderator dan penerjemah dalam webinar Urgensi Percepatan Vaksinasi Kelompok Rentan, Antisipasi Gelombang Ketiga COVID-19 yang diikuti di Jakarta, Rabu (13/11/2021). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Ilmu Komunikasi dan Penelitian dari Johns Hopkins Center for Communication Programs, Douglas Storey mengatakan minat masyarakat Indonesia terhadap kegiatan vaksinasi cukup tinggi.

“Lebih banyak yang menyatakan pasti atau lebih mungkin divaksin sekitar 67 persen dibandingkan mereka yang melaporkan tidak akan divaksin,” ucap Douglas dalam webinar Urgensi Percepatan Vaksinasi Kelompok Rentan, Antisipasi Gelombang Ketiga COVID-19 yang diikuti di Jakarta, Rabu (13/10).

BacaJuga:

Boy Rafli Amar Ingatkan Bahaya Kepanikan Sosial di Era Tekanan Ekonomi

Cegah Praktik Nonprosedural, Kemenhaj Kembali Gagalkan 32 Jemaah Haji Ilegal di Soetta

Skandal Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat: Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Data tersebut, digabungkan bersama beberapa pihak, semacam Universitas Maryland dan Universtas Carnegie Mellon, setelah melakukan survey yang dicocokkan dengan usia pada Mei sampai September lalu melalui akun Facebook pada para pengguna Facebook secara random.

Douglas mengatakan bersumber pada data dashboard yang dimiliki, dalam waktu 5 bulan terakhir persentase masyarakat yang berupaya memperoleh vaksin juga terus menjadi meningkat.

Ia memberikan contoh pada bulan September sebesar 33 persen masyarakat Indonesia berupaya untuk memperoleh vaksin.“ Ini dari responden yang belum divaksin, jadi masih banyak yang mencoba dapat vaksin itu. Ini adalah hal yang bagus,” ucap Douglas.

Meski atensi masyarakat terhadap vaksinasi di Indonesia besar, Douglas berambisi pemerintah dapat mengantarkan catatan pada masyarakat lebih berpusat pada bagaimana cara vaksin bekerja dan testimoni vaksinasi mengingat masih ada masyarakat yang ragu untuk divaksinasi.

“Jadi, implikasinya penyampaian pesan perlu difokuskan pada keamanan vaksin yang telah terbukti dan efek samping akibat COVID-19,” ungkapnya.

Direktur Projek MyChoice dari Johns Hopkins Center for Communication Programs, Yunita Wahyuningrum mengatakan meskipun minat vaksinasi di Indonesia terbilang tinggi, masyarakat masih sering abai terhadap protokol kesehatan.

“Kalau kita melihat data (dashboard) di sini, level tingkat persepsi orang terhadap bahaya dari COVID-19 di Indonesia relatif lebih rendah, dibandingkan negara-negara lain,” kata Yunita.

Bersumber pada data yang ia miliki, rendahnya persepsi tersebut, karena 78 persen orang percaya bahwa seluruh orang telah memakai masker dan 75 persen orang percaya bahwa nyaris seluruh atau mayoritas orang saat ini telah divaksinasi.

Lebih lanjut, ia berkata masyarakat yang menjaga jarak dan menjauhi kontak masih rendah, alhasil dibutuhkan suatu usaha supaya hal tersebut jadi suatu kebiasaan baru dalam norma di masyarakat.

“Masih cukup rendah menjaga jarak, kemudian menghindari kontak. Ini yang nampaknya masih perlu menjadi bagian upaya kita untuk menjadikan norma sosial, karena menjaga jarak juga menjadi bagian dari tindakan pencegahan,” ujar dia.

Yunita menjelaskan untuk mengubah perilaku tersebut, selain menginformasikan soal vaksinasi, pemerintah sebagai sumber yang dipercaya publik perlu memberikan informasi terkait hal-hal lain yang tidak hanya sebatas pandemi atau COVID-19 saja.

Informasi-informasi itu, kata dia, dapat menarik perhatian masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan, misalnya ekonomi atau kesehatan mental yang terdampak akibat COVID-19.

“Lingkaran yang menunjukkan topik yang sekarang ingin diketahui orang terkait dengan masa pandemi ini adalah dampak ekonomi. Masalah ekonomi menjadi informasi yang dianggap penting oleh audiensi kita, misalnya dampak ekonomi dan yang ingin diketahui (soal) mental health,” ucap dia. (mg4)

Tags: VaksinasiVaksinasi Covid-19

Berita Terkait.

Boy-Rafli-Amar
Nasional

Boy Rafli Amar Ingatkan Bahaya Kepanikan Sosial di Era Tekanan Ekonomi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:07
Jemaah-haji
Nasional

Cegah Praktik Nonprosedural, Kemenhaj Kembali Gagalkan 32 Jemaah Haji Ilegal di Soetta

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:40
Nadiem
Nasional

Skandal Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat: Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:38
Penumpang-Kereta
Nasional

PSO Jaga Mobilitas Lebih 155 Juta Penumpang, Pemerintah Pastikan Tarif Kereta Terjangkau

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:07
Pesawat
Nasional

YLKI Kecam Kenaikan Fuel Surcharge, Minta Pemerintah Lindungi Konsumen

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:26
Peresmian
Nasional

Operasionalisasi 1.061 KDKMP Diresmikan Presiden, Menkop: Bukti Kehadiran Pemerintah Bangun Ekonomi Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:14

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2243 shares
    Share 897 Tweet 561
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1235 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.