• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Boy Rafli Amar Ingatkan Bahaya Kepanikan Sosial di Era Tekanan Ekonomi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 17 Mei 2026 - 16:07
in Nasional
Boy-Rafli-Amar

Ketua Umum IKASMAN 37 Jakarta, Boy Rafli Amar menyampaikan sambutan dalam acara Silaturahim Tanpa Batas yang digelar Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta (IKASMAN 37) di Jakarta, Minggu (17/5/2026). Foto: Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Suasana hangat penuh keakraban terasa dalam agenda Silaturahim Tanpa Batas yang digelar Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta (IKASMAN 37) di Jakarta, Minggu (17/5/2026). Namun lebih dari sekadar temu alumni lintas generasi, kegiatan tersebut berkembang menjadi ruang diskusi kebangsaan di tengah situasi global yang dinilai semakin penuh tekanan.

Ketua Umum IKASMAN 37 Jakarta, Boy Rafli Amar, menegaskan pentingnya menjaga solidaritas sosial agar masyarakat tidak terpecah menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun derasnya arus informasi digital.

BacaJuga:

Cegah Praktik Nonprosedural, Kemenhaj Kembali Gagalkan 32 Jemaah Haji Ilegal di Soetta

Skandal Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat: Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

PSO Jaga Mobilitas Lebih 155 Juta Penumpang, Pemerintah Pastikan Tarif Kereta Terjangkau

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa situasi hari ini penuh tekanan, baik dari faktor global maupun dalam negeri. Justru dalam situasi seperti ini, nilai kekeluargaan menjadi benteng utama. Kalau kita mulai berjalan sendiri-sendiri, saling curiga, atau bahkan saling menjatuhkan, maka kita sedang melemahkan diri kita sendiri,” ujar Boy.

Menurut mantan Kepala BNPT tersebut, kekuatan bangsa tidak hanya bertumpu pada kebijakan negara, tetapi juga pada sikap masyarakat dalam menjaga kepedulian sosial sehari-hari.

“Kita ini bangsa besar, tapi kekuatan itu akan runtuh kalau kita tidak saling menjaga. Jangan sampai tantangan ekonomi dan informasi justru membuat kita kehilangan empati. Mulai dari hal sederhana seperti peduli dengan sekitar, tidak egois, dan tetap mengedepankan kepentingan bersama,” kata Boy.

Dalam kesempatan itu, Boy juga menyinggung pentingnya kedewasaan masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi, khususnya terkait pola konsumsi dan perilaku belanja di tengah ketidakpastian.

“Prioritaskan kebutuhan pokok, bukan keinginan. Jangan terpancing kepanikan yang justru membuat kita menimbun bahan pokok secara berlebihan. Itu bukan solusi, malah bisa memperburuk keadaan secara kolektif,” tegasnya.

Ia menilai menjaga kebutuhan keluarga tetap penting, namun harus dilakukan secara bijak dan proporsional agar tidak memicu keresahan sosial.

“Menjaga stok untuk keluarga itu wajar, tapi jangan berlebihan sampai merugikan orang lain. Kita harus punya kesadaran bahwa stabilitas itu juga ditentukan oleh perilaku kita sebagai masyarakat,” jelas Boy.

Tak hanya membahas persoalan ekonomi dan sosial, Boy Rafli Amar turut mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara di tengah derasnya kritik dan dinamika politik.

“Kritik boleh, bahkan perlu, tapi jangan sampai kita kehilangan kepercayaan secara total karena itu justru membuka ruang ketidakpastian yang lebih besar,” tuturnya.

Sorotan lain yang menjadi perhatian dalam acara tersebut adalah pengaruh media sosial terhadap pembentukan opini publik. Boy mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan ruang digital agar tidak mudah terprovokasi.

“Media sosial hari ini bukan sekadar alat komunikasi, tapi juga alat pembentuk persepsi. Kalau kita tidak bijak, kita bisa dengan mudah terprovokasi. Gunakan media sosial untuk hal positif, untuk membangun, bukan menyebarkan ketakutan atau kebencian,” kata Boy.

Ia juga memberi peringatan tegas mengenai bahaya penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dinilai dapat memperkeruh situasi sosial.

“Hoaks itu bukan sekadar informasi salah, tapi bisa menjadi pemicu konflik. Kita harus disiplin memverifikasi informasi. Jangan langsung percaya, apalagi menyebarkan, sebelum kita tahu kebenarannya. Di era sekarang, tanggung jawab bermedia itu sama pentingnya dengan tanggung jawab sosial,” tambahnya.

Acara silaturahim tersebut dihadiri sejumlah alumni SMAN 37 Jakarta dari berbagai profesi dan latar belakang, mulai dari unsur pemerintahan, militer, politik, akademisi hingga dunia hiburan. Hadir di antaranya Iwan Suryana, Supo Dwi Diantara, Nova Paloh, Hendri Satrio, serta Abdul Satar.

Deretan nama publik figur yang juga tercatat sebagai alumni SMAN 37 turut memperlihatkan luasnya jejaring alumni sekolah tersebut, di antaranya Katon Bagaskara, Endhita, Indra Birowo, Krisna Mukti, Debbie Dahlia, Dina Carol, hingga Bayu Setiono.

Melalui agenda ini, IKASMAN 37 ingin memperkuat ikatan lintas generasi sekaligus menghadirkan kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.(her)

Tags: boy rafli amarekonomisosial

Berita Terkait.

Jemaah-haji
Nasional

Cegah Praktik Nonprosedural, Kemenhaj Kembali Gagalkan 32 Jemaah Haji Ilegal di Soetta

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:40
Nadiem
Nasional

Skandal Korupsi Laptop Chromebook Seret Nadiem, Pengamat: Kerusakan Sistem Pendidikan Era Jokowi

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:38
Penumpang-Kereta
Nasional

PSO Jaga Mobilitas Lebih 155 Juta Penumpang, Pemerintah Pastikan Tarif Kereta Terjangkau

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:07
Pesawat
Nasional

YLKI Kecam Kenaikan Fuel Surcharge, Minta Pemerintah Lindungi Konsumen

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:26
Peresmian
Nasional

Operasionalisasi 1.061 KDKMP Diresmikan Presiden, Menkop: Bukti Kehadiran Pemerintah Bangun Ekonomi Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:14
Jemaah-Haji
Nasional

Haji 2026, Timwas DPR Soroti Katering Telat dan Jemaah Terpisah di Tanah Suci

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2187 shares
    Share 875 Tweet 547
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1233 shares
    Share 493 Tweet 308
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.