Nasional

Disenggagement Sebagai Bagian dari Deradikalisasi bagi Narapidana Terorisme

INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) bersama Search for Common Ground (SfCG) Indonesia berkolaborasi dalam meningkatkan upaya deradikalisasi secara inklusif dan kolaboratif bersama dengan melibatkan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas). Hal ini dibahas dalam pertemuan Finalisasi Ringkasan Kebijakan Disengagement Berbasis Pendekatan Psikososia pada Kamis (30/5).

“Kami menyambut baik kolaborasi ini untuk semakin menguatkan dan menyelaraskan dengan program yang telah kami lakukan dan juga untuk menyusun kajian yang lebih komprehensif bagi kami,” ujar Atiek Meikurniawati, Penanggung Jawab Bidang Pelibatan Masyarakat dalam Upaya Reintegrasi.

Hal senada disampaikan Anis selaku Program Director Search Indonesia. “Secara khusus, program ini berfokus pada dua tujuan. Pertama, meningkatkan keterampilan dan wawasan anggota Pokmas Lipas dalam memberikan dukungan psikososial bagi mantan pelaku ekstremisme kekerasan. Kedua, mendorong komitmen dan dukungan pemerintah dalam meningkatkan,” jelasnya.

Ringkasan kebijakan yang sebelumnya sudah dilakukan serangkaian diskusi, wawancara, dan pengujicobaan modul telah terkumpul beberapa masukan dari para peserta dan pemangku kepentingan yang kemudian dikembangkan dalam draf ringkasan kebijakan untuk mendukung upaya disengagement berbasis pendekatan psikososial. Telah dikembangkan juga mencakup proses disengagement dengan pelibatan Pokmas Lipas dijalankan dan rekomendasi untuk mengatasi isu yang muncul dalam proses pelepasan diri mantan ekstremis dari perilaku kekerasan.

1 2Laman berikutnya
mgid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button