• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mendes: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Harus Jadi Kerja Bersama

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 8 Oktober 2021 - 10:34
in Nasional
indoposco

Wakil Presiden K.H. Maruf Amin didampingi Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melakukan kunjungan Kerja ke Provinsi Jawa Tengah, Kamis (7/10/2021). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyatakan penuntasan kemiskinan ekstrem harus menjadi kerja bersama kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, serta pihak swasta.

“Kita terus meningkatkan komunikasi serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk bersama- sama mengejar target Presiden Joko Widodo nol persen kemiskinan ekstrem di tahun 2024,” tutur Halim Iskandar seperti dikutip Antara, Jumat (8/10/2021).

BacaJuga:

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak

Wamenpar: Saka Yoga Festival Momentum Perkuat Pariwisata Berbasis Wellness

KKP Gandeng E-Commerce untuk Tingkatkan Literasi Digital Pengelola KNMP

Halim Iskandar mengemukakan hal itu di sela Rapat Koordinasi (Rakor) Pengentasan Kemiskinan Ekstrim Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/10).

Gus Halim, sapaan akrabnya, menjelaskan untuk 2021 pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah difokuskan di Kabupaten Banyumas, Brebes, Pemalang, Banjarnegara, serta Kebumen. Ia optimistis penuntasan kemiskinan ekstrem di 5 daerah tersebut dapat selesai akhir tahun ini.

“Saya telah mengunjungi kelima daerah tersebut. Saat ini berbagai program pengentasan kemiskinan akan segera diluncurkan sesuai profiling warga yang membutuhkan berdasarkan data SDGs Desa yang kita miliki,” ucapnya.

Ia menyampaikan data SDGs Desa ini sangat penting untuk memastikan kalau program pengentasan kemiskinan tepat sasaran dan sesuai dengan “profiling” warga desa yang membutuhkan.

Hingga 6 Oktober 2021, sebanyak 44.520 desa atau setara 59 persen yang telah menuntaskan proses pendataan berbasis SDGs Desa. Rukun tetangga yang telah terdata sebanyak 485.280, dengan 30.901.327 kepala keluarga, 92.172.656 jiwa atau 76 persen dari total warga desa.

“Data dikumpulkan oleh 1.575.944 relawan pendataan desa dengan penggunaan dana desa untuk pemutakhiran data SDGs Desa Rp1.572.553.390.689,00 atau setara Rp23 juta per desa,” ucapnya.

Gus Halim berharap agar para kepala daerah segera menuntaskan proses pengumpulan data SDGs Desa di wilayah masing-masing. Menurutnya langkah ini cukup fundamental untuk menuntaskan nol persen kemiskinan ekstrem di 2024.

“Kita meyakini pemutakhiran data desa berbasis SDGs Desa dapat menjadi pijakan dasar untuk penentuan konsolidasi program dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrem termasuk di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Rakor Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Jawa Tengah dipimpin langsung oleh Wakil Presiden KH Maruf Amin yang dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Hadir pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan kepala daerah dari di Kabupaten Banyumas, Brebes, Pemalang, Banjarnegara, serta Kebumen.

Dalam kesempatan itu Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengatakan kalau penuntasan kemiskinan ekstrem merupakan salah satu program unggulan pemerintah. Berbagai langkah percepatan penuntasan kemiskinan ekstrem juga terus dilakukan. (mg2)

Tags: Kemendes PDTTKemiskinan EkstremMendes PDTT

Berita Terkait.

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak
Nasional

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak

Minggu, 12 April 2026 - 18:36
Ni-Luh-Puspa
Nasional

Wamenpar: Saka Yoga Festival Momentum Perkuat Pariwisata Berbasis Wellness

Minggu, 12 April 2026 - 16:29
Webinar
Nasional

KKP Gandeng E-Commerce untuk Tingkatkan Literasi Digital Pengelola KNMP

Minggu, 12 April 2026 - 13:26
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Peran Tenaga Kependidikan Dukung Kualitas Sistem Pendidikan Tinggi

Minggu, 12 April 2026 - 00:30
belajar
Nasional

Dana BOSP 2026 Bukan Hanya Jadi Instrumen Pembiayaan, Begini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:02
rakor
Nasional

Rakor Bersama Pemda NTB, Menteri Nusron Sebut Integrasi Data Tanah dan Pajak Bisa Dongkrak PAD hingga 300%

Sabtu, 11 April 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2215 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    801 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.